matchmaking services michigan

Bagaimana Jika Proyek Energiewende Jerman Dialihkan Saja Untuk Energi Nuklir?

Ancaman perubahan iklim menjadi salah satu isu lingkungan terkuat pada abad 21. Emisi CO2 dari aktivitas manusia memicu pemanasan global, yang kemudian akan berimbas pada perubahan iklim. Dengan laju emisi CO2 saat ini, temperatur permukaan bumi dapat naik hingga 3°C pada akhir abad 21. Dampaknya adalah bencana iklim; cuaca ekstrem makin merajalela, kekeringan, kebakaran hutan, penyebaran penyakit, hingga krisis pangan [1-3]. >>> 

Baca Selengkapnya

Membuat Hydrogen Fuel Pada Temperatur dan Tekanan Ruang Dengan Single Enzyme Biomineralization

Membuat Hydrogen Fuel Pada Temperatur dan Tekanan Ruang Dengan Single Enzyme Biomineralization

Ketika mendengar “hydrogen fuel” atau bahan bakar hidrogen, seringkali di benak ini yang terisi adalah pemikiran “membakar” hidrogen sehingga mendapatkan energi siap pakai (listrik, gerak, panas). Namun perlu diketahui FUEL dalam hal ini jangan diterjemahkan “bahan bakar” yang mengandung pengertian “combustion” seperti motor bakar. Sehingga sering disebut juga FUEL CELL (bahan bakar sel). >>> 

Baca Selengkapnya

Bagaimana Jika Investasi Energi Terbarukan Dialihkan Ke Energi Nuklir?

Bagaimana Jika Investasi Energi Terbarukan Dialihkan Ke Energi Nuklir?

Ditengah isu perubahan iklim yang makin menguat dan polusi udara yang makin parah, usaha-usaha peralihan dari energi fosil ke energi bersih terus dilakukan. Dari moda energi bersih yang ada, energi terbarukan mendapat sorotan paling besar. Panel surya dan turbin angin dianggap menjadi Messiah bagi planet bumi. >>> 

Baca Selengkapnya

Membongkar Mitos Negative Pricing Listrik Jerman

Membongkar Mitos Negative Pricing Listrik Jerman

Di media sosial, meme tentang Jerman “membayar” pelanggan untuk menggunakan listrik kembali beredar. Klaimnya, hal itu merupakan keberhasilan dari “energi terbarukan,” yang kemudian membuat publik berkhayal hal tersebut bisa diterapkan di Indonesia. Meme tersebut bukan meme baru, tetapi entah kenapa kembali bersirkulasi. >>> 

Baca Selengkapnya

Mengganti Energi Nuklir Dengan Energi Terbarukan Bukanlah Ide Bagus—Setidaknya di Inggris dan Swedia

Mengganti Energi Nuklir Dengan Energi Terbarukan Bukanlah Ide Bagus—Setidaknya di Inggris dan Swedia

Perubahan iklim menjadi salah satu isu lingkungan yang paling disorot di abad 21. Pembakaran energi fosil secara besar-besaran sejak dimulainya Revolusi Industri telah menyebabkan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer semakin bertambah. Alih-alih berkurang, pembakaran energi fosil semakin lama semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, yang meniscayakan peningkatan kebutuhan energi. Tercatat, pada tahun 2017, lebih dari 33 milyar ton CO2 dilepaskan ke atmosfer sebagai imbas konsumsi energi fosil [1]. Untuk menambah kabar buruk, tren selama sembilan tahun terakhir cenderung terus meningkat! >>> 

Baca Selengkapnya