Jangan Asal Simpan Buku! Ini Dia Dampak Jika Menyimpannya Sembarangan

Tumpukan Buku Lama

Hayo siapa yang suka mengoleksi buku? Pernahkan kalian melihat bahwa semakin lama, buku yang kalian simpan akan berubah warna menjadi kuning? Para pengoleksi buku pasti merasakan hal ini deh. Kira-kira mengapa ya hal itu bisa terjadi?

Ternyata menurut salah seorang professor kimia dari University of South Carolina, Susan Richardson, peristiwa berubahnya warna tersebut disebabkan oleh peristiwa oksidasi [2]. >>> 

Baca Selengkapnya

Penakluk Kuantum dari Ujung Timur Pulau Garam

Penakluk Kuantum dari Ujung Timur Pulau Garam

persamaan schrodinger dan asas pertidaksamaan Heisenberg

Persamaan Schrodinger dan asas pertidaksamaan Heisenberg (beserta foto Heisenberg), dua persamaan fundamental dalam Mekanika Kuantum

“Bhuuk”, terdengar suara buku setebal 336 halaman terjatuh. Buku itu sudah lusuh, compang-camping di bagian ujung-ujungnya, bopeng-bopeng, kertasnya sudah berwarna agak kekuningan, sampulnya pun tak berbentuk sampul, tak karuan. Buku tersebut jatuh dari pegangan seorang pemuda di halaman parkir sepeda masjid Jami’ Sumenep. Seakan tak rela jika harus berpisah dengan buku lusuh tersebut, pemuda itu membawa kemanapun buku itu pergi, termasuk ketika sedang sholat. Dia berfikir bahwa membaca buku setelah selesai dzikir sholat akan menambah kemudahan dalam mempelajarinya. Dan buku itu tidak sengaja terjatuh, dengan penuh kasih sayang dia membersihkan permukaan buku yang menyentuh tanah dengan kibasan tangannya dan bahkan mengelap dengan sarungnya. Kini sang buku sudah mantap diletakkan di keranjang sepeda mini, pikirnya. >>> 

Baca Selengkapnya

Nanopaper Transparan pada Aplikasi Solar Cell

Cellulose merupakan polimer alam yang banyak terdapat di bumi. Dalam kayu, rantai-rantai selulose bergabung membentuk serat primer. Beberapa serat primer selanjutnya bergabung membentuk serat mikro. Serat ini ternyata memiliki sifat yang unik. Beberapa penelitian dilakukan untuk mengoptimalkan sifat-sifat serat cellulose dalam ukuran nano yang dikenal dengan nanofibrillar cellulose atau NFC. Dikenal juga dengan cellulose nanofibril (CNF). >>> 

Baca Selengkapnya

Senyawa Intermetalik Nb3Sn

Senyawa Intermetalik Nb3Sn

Senyawa intermetalik merupakan senyawa yang terbentuk dari logam-logam yang memiliki struktur kristal yang berbeda. Nb3Sn merupakan senyawa intermetalik yang memiliki struktur kristal A15 (Nazareth, 2008), yang terbentuk dari struktur kristal tetragonal dari Sn dan body center cubic (BCC) dari Nb. Terdapat 76 senyawa dengan struktur kristal A15 dan 46 diantaranya merupakan superkonduktor, termasuk Nb3Sn (Dhaka, 2007). Gambar 1 merupakan unit sel dari senyawa intermetalik A15 Nb3Sn. Bola yang berwarna kuning merupakan atom timah (Sn), sedangkan bola biru merupakan atom Niobium (Nb). Parameter kisi A15 adalah 0,569 nm dengan spasi antar atom Nb sekitar 0,269 nm, lebih kecil dari Nb murni (0,290 nm). Hal inilah yang dapat meningkatkan kerapatan arus dan meningkatkan sifat superkonduktivitasnya (Nazareth, 2008). >>> 

Baca Selengkapnya

Warna dan Energi dari Cahaya

Warna dan Energi dari Cahaya

Cahaya merupakan suatu gelombang elektromagnetik. Kita mampu melihat karena adanya cahaya. Mata kita akan menangkap cahaya yang masuk melalui retina dan memprosesnya di otak kita. Cahaya yang tertangkap oleh retina mata memiliki beberapa warna. Cahaya yang mampu dianalisa oleh otak ini selanjutnya disebut dengan cahaya tampak. Ada banyak jenis cahaya lain yang tidak tampak atau terlihat oleh mata kita. contoh cahaya ini adalah sinar ultraviolet, gelombang radio, microwave atau sinar X. perbedaan jenis cahaya ini berdasarkan pada panjang gelombang atau frekuensi dari cahaya. Panjang gelombang adalah panjang dari suatu gelombang untuk menyelesaikan satu lintasan bukit dan lembah seperti ditunjukkan pada Gambar 1. >>> 

Baca Selengkapnya