Aplikasi Teknologi Ozon Pada Penanganan Buah dan Sayuran

Aplikasi Teknologi Ozon Pada Penanganan Buah dan Sayuran

Ozon (O3) merupakan¬†zat desinfektan yang kuat dan mampu membunuh mikroorganisme patogen seperti bakteri, virus dan jamur. Saat ini pemanfaatan ozon telah diaplikasikan di berbagai bidang/sektor, diantaranya pengolahan air minum, desinfeksi air minum dalam kemasan, desinfeksi untuk pengolahan limbah cair, sterilisasi peralatan kedokteran, pengelantangan (bleaching) pada pabrik tekstil, sterilisasi bahan pangan mentah dan pengawetan bahan makanan [6]. Hal ini karena ozon adalah oksidator kuat dengan potensial oksidasi 2,07 volt dan dapat menghasilkan radikal hidroksida dengan potensial oksidasi 2,7 volt. >>> 

Baca Selengkapnya

Mekanisme Kerja Asam Benzoat Sebagai Bahan Pengawet Makanan

Mekanisme Kerja Asam Benzoat Sebagai Bahan Pengawet Makanan

Penggunaan bahan kimia sebagai bahan tambahan pada makanan (food additive) saat ini sering ditemui pada makanan dan minuman. Salah satu bahan tambahan pada makanan adalah pengawet bahan kimia yang berfungsi¬† untuk memperlambat kerusakan makanan, baik yang disebabkan mikroba pembusuk, bakteri, ragi maupun jamur dengan cara menghambat, mencegah, menghentikan proses pembusukan dan fermentasi dari bahan makanan (Winarno, F. G. dan S. L. Jenie. 1983). >>> 

Baca Selengkapnya

Waspadai Racun Clostridum Botulinum Pada Makanan Kaleng

Waspadai Racun Clostridum Botulinum Pada Makanan Kaleng

Makanan kaleng adalah produk olahan pangan yang sudah diawetkan agar tahan lama. Di dalam bukunya yang sangat terkenal, Thermobacteriology in Food Processing, Prof. Dr. C.R. Stumbo mengatakan bahwa makanan yang dikalengkan secara hermitis (penutupannya sangat rapat, sehingga tidak dapat ditembus oleh udara, air, mikrobia atau bahan asing lain)merupakan produk teknologi pengawetan yang sudah lama dikenal. >>> 

Baca Selengkapnya