Dina Ilmi Kamila

Dina Ilmi Kamila | Mahasiswi | S1 Teknologi Pangan Universitas Pasundan Bandung | Pecinta buku | dinailmikamila3@gmail.com

Aplikasi Teknologi Ozon Pada Penanganan Buah dan Sayuran

Ozon (O3) merupakan zat desinfektan yang kuat dan mampu membunuh mikroorganisme patogen seperti bakteri, virus dan jamur. Saat ini pemanfaatan ozon telah diaplikasikan di berbagai bidang/sektor, diantaranya pengolahan air minum, desinfeksi air minum dalam kemasan, desinfeksi untuk pengolahan limbah cair, sterilisasi peralatan kedokteran, pengelantangan (bleaching) pada pabrik tekstil, sterilisasi bahan pangan mentah dan pengawetan bahan makanan [6]. Hal ini karena ozon adalah oksidator kuat dengan potensial oksidasi 2,07 volt dan dapat… Selengkapnya »Aplikasi Teknologi Ozon Pada Penanganan Buah dan Sayuran

blank

Perubahan Fisiko Kimia yang Terjadi pada Telur

Telur merupakan alat dan cara berkembangbiak bagi unggas dan sebagian hewan. Telur secara alami telah disiapkan oleh induknya untuk menunjang kehidupan dan perkembangan embrio dengan sempurna. Kandungan gizi telur nyaris sempurna, sebab merupakan persediaan pangan selama embrio mengalami perkembangan di dalam telur, tanpa makanan tambahan dari luar, begitu pula senyawa-senyawa kimia bermanfaat lainnya yang ada dalam telur. Telur adalah sumber protein bermutu tinggi, kaya akan vitamin, dan mineral. Protein telur… Selengkapnya »Perubahan Fisiko Kimia yang Terjadi pada Telur

blank

Mekanisme Kerja Asam Benzoat Sebagai Bahan Pengawet Makanan

Penggunaan bahan kimia sebagai bahan tambahan pada makanan (food additive) saat ini sering ditemui pada makanan dan minuman. Salah satu bahan tambahan pada makanan adalah pengawet bahan kimia yang berfungsi  untuk memperlambat kerusakan makanan, baik yang disebabkan mikroba pembusuk, bakteri, ragi maupun jamur dengan cara menghambat, mencegah, menghentikan proses pembusukan dan fermentasi dari bahan makanan (Winarno, F. G. dan S. L. Jenie. 1983). Salah satu bahan pengawet yang banyak digunakan… Selengkapnya »Mekanisme Kerja Asam Benzoat Sebagai Bahan Pengawet Makanan

blank

Waspadai Racun Clostridum Botulinum Pada Makanan Kaleng

Makanan kaleng adalah produk olahan pangan yang sudah diawetkan agar tahan lama. Di dalam bukunya yang sangat terkenal, Thermobacteriology in Food Processing, Prof. Dr. C.R. Stumbo mengatakan bahwa makanan yang dikalengkan secara hermitis (penutupannya sangat rapat, sehingga tidak dapat ditembus oleh udara, air, mikrobia seperti clostridum botulinum atau bahan asing lain)merupakan produk teknologi pengawetan yang sudah lama dikenal. Dengan pengolahan yang aseptik yaitu kombinasi proses untuk sterilisasi, di mana produk (bisa obat atau pangan)… Selengkapnya »Waspadai Racun Clostridum Botulinum Pada Makanan Kaleng