Author name: Riska Yuli Nurvianthi

Riska Yuli Nurvianthi adalah akademisi dan peneliti di bidang farmasi. Ia aktif dalam penelitian dan penulisan ilmiah, serta memiliki minat pada integrasi ilmu farmasi dan teknologi untuk mendukung praktik kesehatan berbasis bukti. Di luar aktivitas akademik, ia mencintai kesederhanaan, menyukai alam, dan menjadi penikmat sunyi.

Riska Yuli Nurvianthi
ilustrasi darah biru
Alat Laboratorium, Desain Eksperimen, Farmasi, Kesehatan

Tes Darah Biru: Revolusi Deteksi Kanker Pankreas dan Paru dengan PAC-MANN

Kanker pankreas dan kanker paru-paru adalah dua jenis kanker dengan tingkat fatalitas tinggi yang sering kali terdeteksi terlambat. Namun, penelitian terbaru dari Oregon Health & Science University (OHSU) membawa harapan baru dengan inovasi tes darah berbasis nanosensor bernama PAC-MANN (Protease Activity-based Assay using a Magnetic Nanosensor).

Tes Darah Biru: Revolusi Deteksi Kanker Pankreas dan Paru dengan PAC-MANN Read Post »

ilustrasi
Sains Alam

Hati-Hati, Makanan Sehari-hari Ini Diam-Diam Dapat Merusak Hormon Kita!

Hormon memainkan peran penting dalam tubuh sebagai “pembawa pesan” kimiawi yang mengatur metabolisme, sistem imun, suasana hati, hingga kesuburan. Namun, berbagai zat berbahaya dalam makanan modern dapat menghambat produksi hormon, mengganggu kerja reseptor hormon, atau bahkan meniru hormon alami tubuh.

Hati-Hati, Makanan Sehari-hari Ini Diam-Diam Dapat Merusak Hormon Kita! Read Post »

ilustrasi superfood
Sains Alam

Kombinasi Superfood dan Obat: Potensi dan Tantangannya dalam Dunia Kesehatan

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat, pemanfaatan superfood sebagai bagian dari pengobatan alami semakin diperhitungkan. Namun, penggunaan superfood bersama obat-obatan juga perlu dikaji lebih dalam untuk menghindari interaksi yang merugikan kesehatan.

Kombinasi Superfood dan Obat: Potensi dan Tantangannya dalam Dunia Kesehatan Read Post »

ilustrasi MSG dalam Makanan
Farmasi, Kesehatan

MSG dan Obat: Benarkah Micin Bisa Mengurangi Efektivitas Pengobatan?

Dalam dunia farmasi dan nutrisi, interaksi antara bahan kimia makanan dan obat adalah topik penting yang sering luput dari perhatian. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa zat dalam makanan, termasuk MSG, dapat mempengaruhi metabolisme obat, ketersediaan hayati, dan efektivitasnya dalam tubuh. Lalu, benarkah MSG bisa menghambat atau bahkan meningkatkan efek obat tertentu? Mari kita kupas secara ilmiah sobat warstek.

MSG dan Obat: Benarkah Micin Bisa Mengurangi Efektivitas Pengobatan? Read Post »

Scroll to Top