Lompat ke konten

Energi

Butuh 1 Abad untuk Indonesia menjadi Negara Modern dan Maju

Konsumsi listrik yang besar selama ini dianggap sebagai pemborosan. Namun rupanya, data yang ada memperlihatkan, semakin besar konsumsi listrik sebuah negara, maka semakin maju ekonominya. Memang sangat banyak indikator untuk menentukan sebuah negara menjadi maju dan modern ,dari pendapatan perkapita ,jenis penerimaan negara ,infrastruktur dll. Artikel ini ditulis untuk melihat Indonesia akan menjadi negara maju dan modern dari sisi penggunaan listrik perkapita atau tingkat elektrifikasi. Konsumsi Listrik per kapita (Kwh/Kapita)… Selengkapnya »Butuh 1 Abad untuk Indonesia menjadi Negara Modern dan Maju

blank

Mengenal Jenis PLTS: Listrik Aman Walau Cuaca Mendung

Listrik saat ini tentu saja merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Betapa tidak, semua kegiatan di Bumi ini membutuhkan listrik. Tanpa listrik, tak akan ada air yang mengalir ke perumahan di perkotaan. Lalu tanpa air, apa yang bisa dilakukan manusia untuk bertahan hidup. Memasak, mencuci, bahkan sesederhana mencuci tangan, butuh air. Dan air itu (terutama untuk perkotaan yang jauh dari sumber air alami), membutuhkan listrik. Tak… Selengkapnya »Mengenal Jenis PLTS: Listrik Aman Walau Cuaca Mendung

blank

Dunia Mulai Beralih ke Energi Terbarukan, Bagaimana Nasib Industri Fosil?

Energi terbarukan merupakan sumber energi yang dapat dimanfaatkan secara terus menerus yang tersedia di alam. Energi sendiri adalah kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia selain sandang, pangan, dan papan. Dengan energi, manusia bisa memasak, berkendara, dan menerangi rumah. Energi merupakan ujung tombak berbagai sektor kehidupan manusia seperti untuk pertanian, pendidikan, kesehatan, transportasi, dan ekonomi. Dari sisi pemanfaatan energi, dunia masih sangat tergantung terhadap energi tak terbarukan alias energi fosil. Masifnya penggunaan… Selengkapnya »Dunia Mulai Beralih ke Energi Terbarukan, Bagaimana Nasib Industri Fosil?

briket kulit kopi

Konversi Limbah Kulit Kopi menjadi Briket di Malangsari Banyuwangi

   Briket Berbahan Dasar Kulit Kopi Kopi merupakan salah satu komoditas yang paling penting dalam perekonomian nasional. Selain itu, kopi adalah penghasil devisa non migas negara terbesar ke-4 pada komoditas perkebunan setelah tekstil, kayu, dan karet [1]. Perkebunan Perkebunan kopi Malangsari Banyuwangi merupakan salah satu perkebunan kopi terbesar di Kabupaten Banyuwangi dengan luas 2600 Ha dan telah mengekspor lebih dari 1435 ton di berbagai negara [2] . Namun, tingginya produksi… Selengkapnya »Konversi Limbah Kulit Kopi menjadi Briket di Malangsari Banyuwangi

blank

Refrigeran Hidrokarbon = Refrigeran Masa Depan

Rusaknya lapisan ozon dan efek pemanasan global salah satunya disebabkan oleh penggunaan bahan yang mengandung unsur klorin (Cl). Sumber unsur klorin dapat berupa refrigeran/pendingin dari golongan CFC (Chloro Fluoro Carbon). Padahal dalam kehidupan sehari-hari, aplikasi dari refrigeran sangatlah banyak, yakni dipakai pada kulkas, Air Conditioner, dan hampir semua mesin pendingin lainnya. Dimana letak bahayanya unsur klorin? Unsur klorin akan mengikat ozon (O3), dengan klorin sebagai otokatalisator (otokatalisator adalah dirinya sendiri bersifat sebagai… Selengkapnya »Refrigeran Hidrokarbon = Refrigeran Masa Depan

blank

Arang Aktif: Pengertian, Proses Pembuatan, Sifat Adsorbsi [Lengkap+Referensi]

Arang aktif merupakan arang yang telah mengalami pemanasan tinggi atau direaksikan secara kimia, sehingga pori-pori yang dimiliki arang menjadi terbuka dan mampu menjadi adsorben. Arang aktif atau karbon aktif atau activated charcoal sering dipakai dalam produk kosmetik maupun kesehatan. Banyak produk-produk kosmetik yang menjadikan arang aktif sebagai salah satu keunggulan produknya. Tapi tahukah Anda apa itu sebenarnya arang aktif dan bagaimana proses pembuatannya? Kemudian mengapa arang aktif bisa memiliki aplikasi… Selengkapnya »Arang Aktif: Pengertian, Proses Pembuatan, Sifat Adsorbsi [Lengkap+Referensi]

blank

Mengapa Panel Surya Masih Kurang Populer ?

Rendahnya Kontribusi Panel Surya Di tengah isu global warming dan harga listrik yang makin naik, panel surya yang mampu menghasilkan listrik secara gratis seharusnya menghiasi atap rumah kita bukan? Akan tetapi, di Indonesia sendiri, penggunaannya bisa dibilang masih sangat langka. Hanya negara-negara maju yang sudah mulai banyak menggunakannya. Meski penggunaannya berkembang dengan pesat, panel surya hanya menghasilkan 2,4 % dari total produksi listrik di Amerika Serikat [1]. Gambar 1 yang… Selengkapnya »Mengapa Panel Surya Masih Kurang Populer ?

blank

Ketika Hantu Ditinjau Secara Fisika

Video penampakan kuntilanak kembali menghebohkan jagat maya pada 19 September 2019, diunggah oleh akun instagram @lambe_turah dan ditonton oleh lebih dari 2 juta orang. Penampakan hantu paling populer di Indonesia itu diduga berasal dari Kecamatan Campang Raya, Bandar Lampung. Tapi kalian tau gak sih bagaimana fisika berusaha menjelaskan apa itu hantu? Pertama-tama untuk membahas dari sisi sains fisika kita harus tahu dulu hantu itu terbuat dari apa. Ada banyak orang… Selengkapnya »Ketika Hantu Ditinjau Secara Fisika

blank

Bagaimana Jika Investasi Energi Terbarukan Dialihkan Ke Energi Nuklir?

Ditengah isu perubahan iklim yang makin menguat dan polusi udara yang makin parah, usaha-usaha peralihan dari energi fosil ke energi bersih terus dilakukan. Dari moda energi bersih yang ada, energi terbarukan mendapat sorotan paling besar. Panel surya dan turbin angin dianggap menjadi Messiah bagi planet bumi. Jerman dengan percaya diri menjalankan program Energiewende, yang mana mereka berniat menggantungkan diri hanya pada energi terbarukan dibarengi dengan meninggalkan energi nuklir sama sekali… Selengkapnya »Bagaimana Jika Investasi Energi Terbarukan Dialihkan Ke Energi Nuklir?

blank

Membongkar Mitos Negative Pricing Listrik Jerman

Di media sosial, meme tentang Jerman “membayar” pelanggan untuk menggunakan listrik kembali beredar. Klaimnya, hal itu merupakan keberhasilan dari “energi terbarukan,” yang kemudian membuat publik berkhayal hal tersebut bisa diterapkan di Indonesia. Meme tersebut bukan meme baru, tetapi entah kenapa kembali bersirkulasi. Pertanyaannya, benarkah isi meme tersebut? Ramainya penyebaran meme tentang negative pricing dengan sentiment positif mengisyaratkan bahwa publik sama sekali tidak paham tentang sistem kelistrikan di Jerman. Pertama, patut… Selengkapnya »Membongkar Mitos Negative Pricing Listrik Jerman

blank

Seberapa Besar Paparan Radiasi Dari Reaktor Daya Eksperimental?

Sebagaimana telah diketahui, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) berencana untuk membangun Reaktor Daya Eksperimental (RDE) di kawasan Puspiptek Serpong. Ide ini muncul mengingat sulitnya untuk langsung membangun PLTN skala komersial di Indonesia. Sementara, tujuan utama dari program RDE adalah untuk mengembangkan kapabilitas nasional sebagai technology provider reaktor nuklir. Sehingga, alih-alih hanya sebagai pengguna, Indonesia juga bisa menjadi desainer, konstruktor, hingga operator sebuah PLTN [1]. Tentu saja program RDE hanya langkah… Selengkapnya »Seberapa Besar Paparan Radiasi Dari Reaktor Daya Eksperimental?

blank

Mengganti Energi Nuklir Dengan Energi Terbarukan Bukanlah Ide Bagus—Setidaknya di Inggris dan Swedia

Perubahan iklim menjadi salah satu isu lingkungan yang paling disorot di abad 21. Pembakaran energi fosil secara besar-besaran sejak dimulainya Revolusi Industri telah menyebabkan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer semakin bertambah. Alih-alih berkurang, pembakaran energi fosil semakin lama semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, yang meniscayakan peningkatan kebutuhan energi. Tercatat, pada tahun 2017, lebih dari 33 milyar ton CO2 dilepaskan ke atmosfer sebagai imbas konsumsi energi fosil… Selengkapnya »Mengganti Energi Nuklir Dengan Energi Terbarukan Bukanlah Ide Bagus—Setidaknya di Inggris dan Swedia

blank

Meluruskan Salah Kaprah tentang Membaca Kapasitas Terpasang dalam Membangun Pembangkit Listrik

Listrik bisa dikatakan telah menjadi kebutuhan dasar manusia pada abad 21. Dengan isu perubahan iklim yang terus memanas, negara-negara di dunia harus mulai mempertimbangkan ulang strategi pemenuhan energi mereka. Energi fosil harus sesegera mungkin disubstitusi dengan energi bersih [1]. Dinamika transisi menuju energi bersih diwarnai hal-hal menarik. Salah satunya adalah perdebatan terkait moda energi yang paling cepat untuk melakukan transisi dari energi fosil ke energi bersih. Kalangan pro-energi terbarukan mengklaim… Selengkapnya »Meluruskan Salah Kaprah tentang Membaca Kapasitas Terpasang dalam Membangun Pembangkit Listrik

blank

Mengukur Sustainabilitas Energi Nuklir Dengan Uranium dan Thorium Domestik

Nuklir belum digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik di Indonesia. Walau rencananya telah ada sejak puluhan tahun lalu, dinamika politik dalam negeri menghalangi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) hingga sekarang. Namun sejak pertengahan 2010-an, rencana pembangunan PLTN mulai menggaung lagi. Teknologi PLTN kontemporer merupakan teknologi yang paling matang. Namun, teknologi ini memiliki kendala pada waktu pembangunan yang relatif lama dan pemanfaatan bahan bakar yang relatif rendah. PLTN kontemporer baru… Selengkapnya »Mengukur Sustainabilitas Energi Nuklir Dengan Uranium dan Thorium Domestik

blank

Memanen Energi dari Bakteri dan Limbah Cair

Oleh: Bimastyaji Surya Ramadan* Penggunaan energi fosil seperti batu bara, minyak bumi dan gas alam sebagai sumber energi utama bagi sektor industri, transportasi, dan domestik menimbulkan berbagai macam persoalan. Produk akhir dari energi fosil berupa gas CO2 dan emisi gas lainnya telah memicu terjadinya perubahan iklim. Masalah tersebut kemudian melahirkan inisiatif gerakan hijau yang secara global berusaha untuk melakukan tindakan-tindakan preventif, inovatif, dan kreatif dalam mengatasi masalah ini. Energi terbarukan… Selengkapnya »Memanen Energi dari Bakteri dan Limbah Cair