yabancılar ile çıkıyor farklar fuarı

Pertanyaan Besar Fisika: Apakah Lubang Hitam Berisi Energi Gelap?

Belum genap enam bulan yang lalu, para ilmuwan berbahagia karena berhasil mendapatkan foto pertama lubang hitam. Namun, apa yang ada di dalamnya masih menjadi sebuah misteri besar. Pandangan umum menyatakan bahwa lubang hitam mengandung titik singularitas, sebuah titik di mana ruang dan waktu menjadi lenyap. Baru-baru ini (28 Agustus 2019), dua fisikawan dari Universitas Hawai mempublikasikan sebuah paper pada jurnal The Astrophysical Journal yang menyatakan bahwa sebagian lubang hitam mungkin tidak berisi singularitas. Lalu apa isi dari lubang hitam yang mereka temukan tersebut? Simak uraian berikut. >>> 

Baca Selengkapnya

Bentuk Baru Galaksi Bimasakti

Bentuk Baru Galaksi Bimasakti
Rekaan tentang bentuk baru galaksi bimasakti. Sumber: earthsky.org

Galaksi Bimasakti adalah rumah kita. Sudah semestinya kalau kita ingin tahu bagaimana bentuk dari rumah yang kita tempati ini. Sayangnya hal ini adalah pekerjaan yang sulit. Mencari tahu bentuk galaksi Bimasakti tidak semudah mencari tahu bentuk rumah kita.

Tidak mudah bukan berarti tidak mungkin. Sejarah sudah membuktikan bahwa kita bisa tahu bentuk bumi tanpa harus keluar dari bumi. Maka kita juga pasti bisa tahu bentuk galaksi kita tanpa harus terbang keluar galaksi yang tentunya memakan waktu ribuan tahun. >>> 

Baca Selengkapnya

Materi Negatif, Solusi Teka-Teki Kosmologi

Materi Negatif, Solusi Teka-Teki Kosmologi

Terabaikan tak berarti terlupakan. Begitulah status materi negatif dalam kosmologi saat ini. Setelah terabaikan selama bertahun-tahun, fisikawan kembali melirik keberadaannya. Pasalnya, keberadaan materi negatif memberi janji jawaban bagi teka-teki kosmologi yang belum terpecahkan. Apa teka-teki tersebut dan bagaimana materi negatif menjawabnya? Simak penjelasan berikut. >>> 

Baca Selengkapnya

Pencarian Asal-Usul Alam Semesta Menggunakan Superkomputer

Berdasarkan data gelombang gravitasi, ahli astronomi UChicago tidak menemukan bukti adanya dimensi spasial tambahan dari alam semesta ini.

Sains terus berkembang. Pelan tapi pasti ia terus menjangkau ranah-ranah yang sebelumnya asing di kalangan ilmuwan. Kosmologi, studi tentang asal-usul alam semesta, yang dulu hanya diperbincangkan oleh para teolog dan filsuf kini sudah menjadi kajian aktif sains khususnya fisika. Dibuka dengan teori relativitas umum, dilanjutkan dengan teori kuantum, dan sekarang hendak ditutup dengan teori segalanya (the theory of everything). Dari hanya menggunakan pulpen dan kertas sampai dengan superkomputer. Bagaimanakah proses pencarian asal-usul alam semesta ini? Simak penjelasannya berikut ini. >>> 

Baca Selengkapnya

Menyingkap Keraguan, Teori Relativitas Umum Juga Terbukti pada Skala Intergalaktik

Menyingkap Keraguan, Teori Relativitas Umum Juga Terbukti pada Skala Intergalaktik

Teori relativitas umum merupakan teori Einstein tentang gravitasi, ruang, dan waktu. Menurut teori ini, gravitasi merupakan efek dari kelengkungan ruang-waktu. Gravitasi bukan merupakan gaya seperti yang dikatakan oleh Newton.

Teori relativitas umum ini telah lolos berbagai eksperimen. Akan tetapi, eksperimen-eksperimen yang sudah dilakukan untuk menguji teori ini hanya terbatas dalam skala tata surya saja. Bahkan beberapa fisikawan menyatakan bahwa teori relativitas umum bisa gagal dalam skala intergalaktik. Namun kali ini, untuk pertama kalinya, sebuah penelitian telah membuktikan bahwa dalam skala besar, teori Einstein yang satu ini tetap berlaku. Apa dan bagaimana eksperimen ini bekerja? Simak penjelasan berikut ini. >>> 

Baca Selengkapnya