reaktor

Mengenal Lebih Dekat Reaktor Daya Eksperimental, Reaktor Nuklir Desain Anak Negeri

Walau litbang iptek nuklir telah dilakukan sejak hampir 60 tahun yang lalu, tetapi negeri ini belum juga masuk ke era nuklir. Belum ada satupun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang beroperasi di negeri ini. Penerimaan publik terhadap nuklir yang masih kurang dan permainan politik tidak sehat menghambat penerapan moda energi paling murah, bersih, selamat, reliabel dan sustainabel ini [1]. Rencana pembangunan PLTN sebenarnya sudah dimunculkan beberapa kali. Misalnya di Semenanjung… Selengkapnya »Mengenal Lebih Dekat Reaktor Daya Eksperimental, Reaktor Nuklir Desain Anak Negeri

blank

Progres Reaktor Daya Eksperimental, Reaktor Daya Nuklir Desain Anak Negeri

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menapaki langkah baru dalam pengembangan Reaktor Daya Eksperimental (RDE). Setelah pada tahun 2017 BATAN menyelesaikan basic engineering design (BED) RDE, maka pada tahun 2018, diharapkan detailed engineering design (DED) dapat dirampungkan [1]. Peta jalan pengembangan DED RDE diluncurkan pada seminar yang diadakan pada 8 Maret 2018 lalu. DED RDE direncanakan agar dapat terselesaikan tahun ini [2]. “Ada proses panjang yang kita mulai sejak tahun 2014,… Selengkapnya »Progres Reaktor Daya Eksperimental, Reaktor Daya Nuklir Desain Anak Negeri

blank

Peningkatan Nilai Guna Bahan Bakar Nuklir Dengan Kombinasi PWR-CANDU

PLTN kontemporer pada umumnya menggunakan teknologi pressurised water reactor (PWR). Sekitar 64% dari seluruh PLTN di dunia merupakan tipe PWR[1]. Desainnya sudah well-established. Namun, PWR masih memiliki ganjalan pada pemanfaatan bahan bakar. Konfigurasi reaktor nuklir PWR tidak didesain untuk mampu memanfaatkan potensi bahan bakar secara optimal. Nilai pemanfaatan bahan bakarnya hanya berkisar 0,5%. Angka ini didapatkan dari data bahwa tiap tahunnya, PWR berdaya 1.000 MWe membutuhkan 200 ton uranium alam,… Selengkapnya »Peningkatan Nilai Guna Bahan Bakar Nuklir Dengan Kombinasi PWR-CANDU

blank

Pemanfaatan Thorium di Reaktor Nuklir Kontemporer

Thorium merupakan bahan bakar nuklir yang belum populer digunakan. Teknologi reaktor maju seperti molten salt reactor (MSR) diproyeksikan untuk menggunakan thorium sebagai bahan bakar. Sementara, beberapa penelitian telah mengungkapkan potensi thorium untuk digunakan di reaktor maju lain seperti sodium-cooled fast reactor (SFR). Salah satu penelitian (Ismail et al) mengungkapkan bahwa penggunaan thorium dalam SFR dapat memperpanjang usia pakai bahan bakar nuklir dalam reaktor[1]. Baca juga Perkembangan Teknologi Reaktor Maju Bagian 1… Selengkapnya »Pemanfaatan Thorium di Reaktor Nuklir Kontemporer

blank

Perkembangan Teknologi Reaktor Maju, Bagian 2

Teknologi reaktor nuklir telah berkembang pesat sejak pertama kali beroperasi pada tahun 1940-an. Reaktor daya nuklir yang digunakan di seluruh dunia saat ini adalah reaktor nuklir Generasi II dan III. Tidak lama lagi, pada dekade 2020-an, era reaktor nuklir Generasi IV (reaktor maju) akan menyambut kita. Baca juga: Benarkah Radiasi Nuklir Dapat Menyebabkan Kemandulan? Pada Bagian 1 (silahkan baca Perkembangan Teknologi Reaktor Nuklir Maju, Bagian 1), telah dibahas tiga dari enam teknologi reaktor… Selengkapnya »Perkembangan Teknologi Reaktor Maju, Bagian 2