Peran Zink Terhadap Pertumbuhan Anak

Peran Zink Terhadap Pertumbuhan Anak

Zink adalah salah satu mikromineral esensial yang terpenting setelah besi. Tubuh memerlukan mikromineral ≤ 100 mg setiap harinya. Tubuh manusia diperkirakan mengandung 2-2,5 gram zink yang tersebar di hati, pankreas, ginjal, otot dan tulang. Jaringan yang kaya akan zink adalah bagian-bagian mata, kelenjar prostat, sprematozoa, kulit, rambut dan kuku. Zink memiliki peran penting dalam proses sintesis dan degradasi dari karbohidrat, lipid, protein serta asam nukleat. Selain itu zink juga berperan dalam aktivasi dan sintesis Growth Hormon (GH), menjaga kekebalan tubuh, sebagai antioksidan, fungsi pengecapan dan fungsi reproduksi, serta stabilisasi membran sel. >>> 

Baca Selengkapnya

Apa itu Humor dan Mengapa Kita Tertawa? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Humor adalah bentuk motivasi sosial dan cara mengekspresikan kebencian. Humor menyediakan sarana untuk mengekspresikan diri dan mencapai agresi, karena humor “dianggap tidak serius.” Humor sering melibatkan konten agresif dan digunakan untuk menunjukkan superioritas. Humor juga dapat digunakan untuk meningkatkan status sosial. Namun, substansi saraf yang mendasari kognisi sosial dan agresi reaktif humor yang mewakili daya tarik afektif belum dapat dipahami dengan baik.[2] Humor juga sering dilabeli dengan attention-gaining strategy, serta cara menciptakan efek positif.[5] >>> 

Baca Selengkapnya

PETase: Enzim Penolong Permasalahan Sampah Plastik di Dunia?

Perbedaan Enzim PETase dan Enzim Lain
Perbedaan enzim PETase dan enzim lain (Sumber: https://2016.igem.org/Team:TJUSLS_China/Description)
Perbedaan Enzim PETase dan Enzim Lain (Sumber: https://2016.igem.org/Team:TJUSLS_China/Description)

Permasalahan Sampah Plastik sebagai Ancaman Dunia

Penyu laut memakan sampah plastik
Penyu Laut Memakan Sampah Plastik (Sumber: National Geographic Indonesia)

Keadaan di Indonesia saat ini menunjukkan perkembangan di bidang industri yang sangat pesat. Kemajuan di bidang industri selain dapat menopang kehidupan manusia, tetapi dapat pula mengancam kehidupan manusia, seperti bertambahnya buangan limbah yang tergolong B3 (Bahan Beracun Berbahaya). Beberapa limbah plastik tergolong ke dalam B3, dimana bahan kimia yang dilepaskannya dapat mengancam kesehatan dan lingkungan hidup. Plastik dapat menutup saluran air, bahkan dilansir oleh National Geographic Indonesia pada Januari 2019, diketahui beberapa hewan laut mengira bahwa sampah plastik adalah makanannya. Hal ini diakibatkan karena laut di dunia saat ini sedang darurat sampah plastik. Beberapa kali telah ditemukan sampah plastik kemasan makanan yang berasal dari belasan tahun lalu, terbawa dari daratan ke laut. Dibutuhkan waktu yang cukup lama agar sampah plastik tersebut dapat terurai. Polimer plastik memang tidak mudah untuk dipecah oleh organisme. Jika permasalahan ini dibiarkan, maka populasi hewan-hewan laut di dunia akan terus menurun. >>> 

Baca Selengkapnya

Cryonic: Pembekuan Jasad Manusia sebagai Kunci Keabadian yang Penuh Kontroversi

Teknologi Cryonic
Sumber: https://wonderfulengineering.com/cryogenics/

Keabadian (immortality) merupakan suatu impian bagi setiap makhluk hidup. Seiring dengan berkembangnya teknologi yang menjangkau berbagai aspek kehidupan, termasuk revolusi pada dunia medis, memunculkan pemikiran agar makhluk hidup dapat terhindar dari penyakit dan kematian. Manusia ingin dapat hidup lebih lama di dunia tanpa menderita penyakit atau menjadi abadi dengan orang-orang yang disayanginya. Para ilmuwan mengupayakan berbagai cara untuk mewujudkan kehidupan yang abadi, salah satu cara yang kontroversial adalah cryonic. Teknologi cryonic mulai berkembang di Amerika dan beberapa negara di Eropa. Teknologi tersebut mencakup dua konsep, yaitu anti-aging dan immortality (Budiyanti, 2016). Kontroversi pun muncul pada tahun 1967, karena cryonic berpotensi menimbulkan masalah etika dan hukum. >>> 

Baca Selengkapnya

Benarkah Indera Manusia Ada 5? Nampaknya Bisa Lebih

Sejak sekolah dan mungkin sampai saat ini, kita meyakini bahwa indera yang dimiliki manusia ada lima atau biasa disebut dengan panca indera. Panca indera tersebut meliput indera penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba. Tetapi, tahukah kita siapa yang meneorikan panca indera pertama kali? Teori panca indera dikemukakan pertama kali oleh Aristoteles dengan tulisannya berjudul On Sense and the Sensible pada tahun 350 SM[1]>>> 

Baca Selengkapnya