Ingin Meningkatkan Kemampuan Menulismu? Microsoft Pasang ChatGPT-4 di Word, Simak Cara Pakainya!

Microsoft akan menambahkan fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence) pada produk Microsoft 365 seperti Outlook, PowerPoint, Excel, dan Word. Fitur tersebut […]

Ilustrasi ChatGPT-4 di Word.

Microsoft akan menambahkan fitur kecerdasan buatan (artificial intelligence) pada produk Microsoft 365 seperti Outlook, PowerPoint, Excel, dan Word. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk menggunakan teknologi AI dalam pengolahan data dan informasi. Bagaimana cara memakainya?

.

Fitur ini akan muncul sebagai bot percakapan (chatbot) di samping aplikasi

What is a Chatbot? 9 Reasons Your Business Needs One | Sendinblue

Ilustrasi chatbot.

The Verge melaporkan bahwa Microsoft akan menambahkan fitur kecerdasan buatan yang disebut Copilot ke dalam produk Microsoft 365 seperti Word, Excel, PowerPoint, dan Outlook. Fitur ini akan muncul sebagai bot percakapan (chatbot) di samping aplikasi, dan akan mengandalkan teknologi GPT-4 buatan OpenAI. Copilot mirip dengan Clippy, asisten populer pada Microsoft Office dari era 90-an hingga 2000-an.

Dalam penggunaan Microsoft Office, Copilot akan memberikan bantuan dalam menghasilkan teks pada dokumen, membuat presentasi PowerPoint berdasarkan dokumen Word, dan membantu dalam penggunaan fitur PivotTables di Excel. Pengguna dapat memanggil Copilot untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Jared Spataro, Kepala Microsoft 365, menyatakan bahwa Copilot akan beroperasi di samping pengguna, terintegrasi dalam aplikasi sehari-hari seperti Word, Excel, PowerPoint, Outlook, Teams, dan lainnya yang digunakan oleh jutaan orang.

Copilot adalah cara yang benar-benar baru untuk bekerja,” ujarnya lagi.

Dia juga mengatakan bahwa Copilot merupakan cara yang benar-benar baru untuk membantu pekerjaan.

Pengguna Microsoft 365 akan dapat memanfaatkan Copilot untuk mendapatkan informasi mengenai rapat di Microsoft Teams, menyediakan berita terbaru atau proyek yang berkaitan untuk para anggota, serta menyampaikan kabar terbaru tentang perubahan organisasi seperti karyawan baru atau liburan rekan kerja. Selain di Microsoft 365, Copilot juga tersedia di aplikasi Microsoft Office dan dapat membantu pengguna Word dalam menyusun dokumen dengan menggunakan file lain sebagai acuan.

.

Nantinya, teks hasil karya Copilot akan bebas diedit atau diadaptasi.

Microsoft 365 luncurkan asisten AI Copilot

Ilustrasi Copilot.

Copilot akan menghasilkan teks yang tidak dapat diedit atau disesuaikan oleh pengguna. Dalam bentuk chatbot, pengguna dapat meminta Copilot untuk membuat 10 tampilan presentasi PowerPoint berdasarkan dokumen Word atau menganalisis dan memformat data di Excel.

Dengan demikian, pengguna Excel dapat memanfaatkan Copilot untuk membuat analisis SWOT atau PivotTable secara cepat berdasarkan data yang dimasukkan.

Spataro mengungkapkan bahwa Copilot tidak selalu memberikan jawaban yang benar. Terkadang jawabannya tepat, namun terkadang juga bisa salah. Copilot memberikan ide yang tidak sempurna, namun tetap membantu untuk memulai.

Spataro menegaskan bahwa Copilot tidak hanya mengandalkan GPT-4 saja. Menurutnya, Copilot menggunakan sistem yang menggabungkan aplikasi Microsoft 365 seperti Word, Excel, dan PowerPoint dengan data dari Microsoft Graph, kecerdasan buatan, dan GPT-4. Hal ini menunjukkan bahwa Copilot menggunakan beberapa sumber daya untuk menghasilkan hasil terbaik bagi pengguna.

.

Copilot menggunakan sistem yang disebut grounding

Introducing Microsoft 365 Copilot – your copilot for work - The Official Microsoft Blog

Ilustrasi Sistem Copilot di Word.

Copilot menggunakan sistem grounding untuk meningkatkan kualitas perintah yang diberikan kepadanya. Sistem grounding ini memungkinkan Copilot untuk memahami perintah yang diberikan pengguna dengan lebih baik. Sebagai contoh, jika pengguna membuat dokumen di Word berdasarkan data mereka, Copilot akan mengirim perintah tersebut ke Microsoft Graph untuk memproses data dan memberikan saran terbaik untuk memformat dokumen dengan benar.

Setelah menerima perintah dari pengguna, Copilot akan meneruskan perintah tersebut ke Microsoft Graph untuk dievaluasi secara kontekstual dengan data yang relevan. Kemudian, perintah tersebut akan dimodifikasi dan dikirim ke model bahasa GPT-4. Setelah Copilot menerima respons dari GPT-4, respons tersebut akan dikirim ke Microsoft Graph untuk grounding tambahan, pemeriksaan keamanan dan kelengkapan, dan selanjutnya dikirim kembali ke aplikasi Microsoft 365.

CNN melaporkan bahwa Microsoft telah memperkenalkan sebuah konsep yang disebut Business Chat. Fitur ini akan bekerja secara terintegrasi dengan pengguna saat bekerja dan berusaha untuk memahami data Microsoft 365 mereka.

Business Chat adalah fitur yang bekerja bersama pengguna dan memahami data Microsoft 365 mereka dengan mengakses isi email, kalender, dokumen, presentasi, pertemuan, dan obrolan di platform Teams yang telah mereka lakukan pada hari itu.

Pengguna juga dapat meminta fitur Business Chat untuk melakukan tugas-tugas seperti menyusun laporan proyek dengan menyatukan semua dokumen dari berbagai platform, dan kemudian menyusun rancangan email yang dapat dikirimkan ke tim mereka. Fitur ini akan memanfaatkan data dari berbagai aplikasi Microsoft 365, seperti email, kalender, dan Teams, untuk membantu pengguna dalam menyelesaikan tugas-tugas bisnis mereka.

.

Referensi.

TheVerge, https://www.theverge.com/2023/2/10/23593980/microsoft-bing-chatgpt-ai-teams-outlook-integration Diakses pada 20 Maret, 2023.

CNBC Indonesia, https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230206103600-37-411254/chatgpt-sudah-tersedia-di-word-begini-cara-pasangnya Diakses pada 20 Maret, 2023.

KataData, https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/63e46e7c370f1/cara-pakai-chatgpt-di-microsoft-word Diakses pada 20 Maret, 2023.

Detik, https://inet.detik.com/tips-dan-trik/d-6555904/cara-pasang-chatgpt-di-word-gampang-banget-tapi Diakses pada 20 Maret, 2023.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *