Lompat ke konten

Misi Orbital Pertama Korea Selatan ke Bulan sedang dalam perjalanan

  • oleh
Print Friendly, PDF & Email
blank
Grafik yang menunjukkan jalur orbit yang akan diambil oleh pesawat ruang angkasa Danuri Lunar Pathfinder untuk mengorbit di sekitar Bulan. Kredit: Institut Penelitian Dirgantara Korea (KARI)

Korea Selatan meluncurkan misi robotik pertamanya ke Bulan minggu lalu, saat SpaceX Falcon 9 berhasil meluncurkan misi Danuri Lunar Pathfinder pada 4 Agustus 2022 dari Stasiun Luar Angkasa Cape Canaveral Florida. Diterjemahkan, Danuri berarti “menikmati Bulan.”

Pesawat ruang angkasa ditempatkan ke orbit transfer bulan hemat bahan bakar, dan akan tiba di orbit bulan pada bulan Desember.

blank
Pengorbit bulan Danuri, yang dibawa oleh roket Falcon 9 SpaceX, lepas landas dari Stasiun Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida, 4 Agustus 2022. Via The Korea Times/ Joint Press Corps

Misi tersebut akan mengelilingi Bulan selama sekitar satu tahun pada ketinggian sekitar 100 km di atas permukaan, mencari kemungkinan lokasi pendaratan untuk misi masa depan, melakukan penelitian ilmiah tentang lingkungan bulan dan menguji teknologi internet luar angkasa, kata Kementerian Sains dan ICT Korea Selatan dalam sebuah pernyataan. penyataan. Misi ini akan membantu mempersiapkan program luar angkasa kecil negara itu untuk eksplorasi masa depan, karena mereka berharap dapat mengirim pendarat ke Bulan pada tahun 2030.

Jika berhasil mengorbit di Bulan, Korea Selatan akan menjadi negara ketujuh yang melakukan eksplorasi bulan.

Pengorbit dikembangkan oleh Korea Aerospace Research Institute (KARI), serta di lembaga penelitian dan universitas Korea. Ini memiliki enam instrumen di dalamnya dan berat 678 kilogram (1.500 pon) kerajinan memiliki enam muatan, termasuk peralatan buatan Korea dan kamera yang disebut ShadowCam yang dibangun bekerja sama dengan NASA.

Peluncuran Danuri yang sukses mengikuti keberhasilan peluncuran satelit Korea Selatan ke orbit dengan roket Nuri buatannya sendiri. Ini adalah langkah penting bagi program luar angkasa yang sedang berkembang.

Peluncuran roket telah lama menjadi masalah rumit di semenanjung Korea, di mana Korea Utara menghadapi sanksi internasional atas program rudal balistik bersenjata nuklirnya. Awal tahun ini, Korea Utara menyerukan untuk memperluas situs peluncuran roket luar angkasanya untuk memajukan ambisi luar angkasanya sendiri, setelah Korea Selatan dan Amerika Serikat menuduhnya menguji rudal balistik antarbenua baru dengan kedok meluncurkan kendaraan luar angkasa.

blank
Grafik yang menunjukkan pesawat ruang angkasa Danuri mengorbit Bulan. Kredit: KARI di Instagram

Korea Selatan mengatakan program luar angkasanya adalah untuk tujuan damai dan ilmiah dan setiap penggunaan teknologi oleh militer, seperti pada satelit mata-mata, adalah untuk pertahanannya.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol merayakan keberhasilan peluncuran Danuri, dan di Korea Times dikutip mengatakan, “Danuri adalah pelopor negara yang akan memajukan era ekonomi ruang angkasa dan menjadikan negara itu sebagai pembangkit tenaga sumber daya alam.”

Sumber : CNNKorea TimesKARI, Universe Today. pada 24 Agustus 2022

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 0 / 5. Banyaknya vote: 0

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Cari artikel lain: Baca artikel lain:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.