Radiasi Benda Elektronik, Seberapa Bahaya Bagi Kesehatan?

Tidak dipungkiri bahwa perkembangan teknologi pada saat ini menjadi suatu kebutuhan yang amat penting bagi manusia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi tersebut salah satunya hadir pada wujud benda-benda elektronik yang saat ini sering digunakan seperti gadget, televisi, laptop, dan lainnya. Seiring berjalannya waktu, teknologi tersebut semakin berkembang pesat dan jauh lebih canggih lagi. Benda-benda tersebut ada disekitar kita, digunakan setiap saat dan menjadi benda wajib pada saat ini untuk digunakan dalam menjalankan berbagai aktivitas. Seperti misalnya pada belajar jarak jauh atau daring, online meeting, atau hanya sekedar menghibur diri dengan berselancar di dunia maya.

Namun pernahkah kita bertanya-tanya apakah bahaya yang dapat ditimbulkan dari adanya benda-benda elektronik ini? Apakah mereka memiliki suatu efek yang ditimbulkan dalam penggunaan nya dan apa dampaknya bagi kesehatan kita sendiri?

Dan ternyata, benda-benda elektronik yang kita gunakan sehari-hari itu dapat menimbulkan radiasi dalam penggunaan nya. Dan tentu saja ada bahaya yang disebabkan oleh radiasi tersebut. Sebelum mengenal bahaya nya, mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan radiasi nya.

Tentang Radiasi

blank
Gelombang Radiasi

Dalam ilmu fisika, Radiasi merupakan energi yang berasal dari suatu sumber dan bergerak melalui ruang angkasa dan dapat menembus berbagai bahan. Radiasi digambarkan dengan pancaran atau perambatan energi melalui suatu materi atau ruang. Pancaran tersebut diakibatkan oleh pelepasan energi oleh atom dengan berwujud gelombang elektromagnetik atau partikel.

Ada empat macam jenis umum dari radiasi, yaitu alfa, beta, neutron, dan gelombang elektromagnetik seperti sinar gamma. Pertama ada partikel alfa. Partikel ini mengandung dua proton dan dua neutron yang merupakan jenis paling berat dari partikel radiasi. Banyak kejadian secara alami dari bahan radioaktif di bumi, seperti uranium dan thorium, memancarkan partikel alfa.

Kedua yaitu partikel beta. Partikel beta merupakan elektronik yang tidak terikat pada atom. Partikel beta memiliki massa yang kecil dan sebuah muatan negatif. Tritium, yang dihasilkan oleh radiasi kosmik di atmosfer dan ada di sekitar kita, memancarkan radiasi beta.

Ketiga yaitu neutron. Neutron merupakan partikel yang tidak mempunyai muatan apapun dan ada dalam nukleus dari atom. Atom uranium membelah dalam reaktor nuklir.

Jenis terakhir dari radiasi adalah gelombang elektromagnetik. Seperti sinar-x dan sinar gamma. Gelombang elektromagnetik mungkin merupakan jenis yang familiar karena digunakan sangat luas dalam perawatan medis. Sinar ini seperti sinar matahari kecuali mereka memiliki lebih banyak energi tidak seperti jenis yang lainnya gelombang elektromagnetik tidak memiliki massa atau muatan. Jumlah energi dapat berkisar sangat rendah, seperti dalam sinar-x gigi sampai tingkat yang sangat tinggi seperti di iradiator yang digunakan untuk sterilisasi peralatan medis.

Jenis-jenis ini memiliki perbedaan dalam jarak pancar dan memiliki kemampuan yang berbeda untuk menembus, tergantung pada mereka massa dan energi mereka.

blank

Bahaya Radiasi

Sebagaimana suatu hal yang memiliki sisi positif, pastinya ada juga sisi negatif nya. Dan sisi negatif tersebut tidak bisa dianggap sepele, khususnya bagi kita sebagai manusia yang tak terlepas dari jangkauan radiasi.

Terlalu banyak paparan radiasi dapat merusak jaringan dengan mengubah struktur sel dan merusak DNA. Hal ini dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, termasuk kanker.

Banyaknya kerusakan yang diakibatkan oleh radiasi bergantung pada beberapa faktor, termasuk :

  1. Jenis radiasi.
  2. Dosis (jumlah) radiasi.
  3. Bagaimana cara terpaparnya seperti melalui kontak kulit, menelan atau bernapas, atau terkena sinar yang melewati tubuh
  4. Di mana radiasi itu terkonsentrasi dalam tubuh dan berapa lama radiasi itu tetap berada di sana.
  5. Seberapa sensitif tubuh anda terhadap radiasi. Janin merupakan yang paling rentan terhadap efek radiasi. Bayi, anak-anak, orang dewasa yang lebih tua, wanita hamil, dan orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah lebih rentan terhadap dampak kesehatan daripada orang dewasa yang sehat.

Terkena banyak radiasi dalam waktu singkat, seperti akibat keadaan darurat akibat radiasi, dapat menyebabkan luka bakar pada kulit. Itu juga dapat mengakibatkan Acute Radiation Syndrome (ARS, atau “penyakit radiasi”). Gejala-gejala ARS mencakup sakit kepala dan diare. Biasanya akan mulai terasa dalam beberapa jam. Gejala-gejala tersebut akan hilang dan orang itu akan tampak sehat untuk sementara waktu. Tapi kemudian mereka akan sakit lagi.

Seberapa cepat mereka sakit lagi, gejala-gejala yang mereka alami, dan seberapa parah penyakit itu bergantung pada jumlah radiasi yang mereka terima. Dalam beberapa kasus, ARS mengakibatkan kematian pada hari-hari atau minggu-minggu berikutnya.

Paparan radiasi rendah di lingkungan tidak menyebabkan efek kesehatan segera. Tapi bisa sedikit meningkatkan risiko kanker secara keseluruhan.

Ponsel dan Radiasi

Lalu di zaman modern ini, semua orang dalam kalangan apapun pasti tidak terlepas dari penggunaan ponsel. Tapi tahukah anda bahwa ponsel memiliki bahaya radiasi yang bisa sangat serius?

Ponsel memiliki gelombang elektromagnetik dengan jenis radiasi non-ionisasi. Jenis ini memiliki level golongan rendah, yaitu memiliki tingkat SAR (Specific Absorption Rate) dibawah 1,6 watt/kg. Walaupun dikatakan rendah, namun bila digunakan terus-menerus akan berbahaya juga.

Karena kita biasa menggunakan ponsel dekat dengan tubuh kita, gelombang elektromagnetik dari radiasi hp bisa dengan mudah merambat ke dalam tubuh kita dan mengganggu kinerja sistem tubuh seperti peredaran darah, penglihatan, syaraf, maupun jaringan-jaringan tubuh lainnya yang vital. Jadi efeknya dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti :

  • Kerusakan otak
  • Tubuh mudah lelah
  • Sakit kepala berulang
  • Gangguan telinga
  • Serangan jantung
  • Kanker kulit
  • Meningkatkan tekanan darah
  • Memicu penyakit katarak
  • Keseimbangaan tubuh terganggu

Disarankan untuk penggunaan benda-benda elektronik agar bijak dalam pemakaiannya. Bisa dengan pengaturan waktu (pembatasan), matikan akses dan jauhkan dari tubuh jika tidak digunakan. Atau dapat mengenakan kacamata anti radiasi bila memakai ponsel.

Referensi :

  1. Radiasi adalah Perambatan Energi dalam Bentuk Partikel, Pelajari Lebih Lanjut.

https://m.merdeka.com/jatim/radiasi-adalah-perambatan-energi-dalam-bentuk-partikel-pelajari-lebih-lanjut-kln.html#:~:text=Radiasi%20dapat%20digambarkan%20sebagai%20energi,nirkabel%20adalah%20semua%20bentuk%20radiasi Diakses pada 31 Desember 2020

2. What Are The Different Types of Radiation? Printable Version

https://www.nrc.gov/reading-rm/basic-ref/students/science-101/what-are-different-types-of-radiation.html Diakses pada 31 Desember 2020

3. 20 Bahaya Radiasi Hp Yang Sangat Mematikan

https://www.smknukajen.sch.id/index.php?id=artikel&kode=35 Diakses pada 21 Januari 2021

4. Radiation Exposure

https://medlineplus.gov/radiationexposure.html Diakses pada 21 Januari 2021

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 0 / 5. Banyaknya vote: 0

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Baca juga:
Tiara Indriani
Latest posts by Tiara Indriani (see all)
Artikel Berhubungan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *