Optimalisasi Finansial dengan Total Lifetime Operating Cost dalam Kajian Reliability Sistem Pengukuran

Dalam dunia industri, sistem pengukuran yang handal dan akurat adalah pondasi utama untuk menjaga kualitas dan produktivitas. Namun, seringkali fokus hanya pada biaya awal pembelian peralatan pengukuran, tanpa mempertimbangkan biaya operasionalnya selama masa pakai. Untuk mengatasi ini, pendekatan Total Lifetime Operating Cost (TLOC) menjadi semakin penting.

Total Lifetime Operating Cost

Dalam dunia industri, sistem pengukuran yang handal dan akurat adalah pondasi utama untuk menjaga kualitas dan produktivitas. Namun, seringkali fokus hanya pada biaya awal pembelian peralatan pengukuran, tanpa mempertimbangkan biaya operasionalnya selama masa pakai. Untuk mengatasi ini, pendekatan Total Lifetime Operating Cost (TLOC) menjadi semakin penting. Kajian reliabilitas yang mendalam dalam sistem pengukuran memainkan peran sentral dalam mengoptimalkan TLOC ini.

Total Lifetime Operating Cost (TLOC)

TLOC mencakup biaya keseluruhan yang terkait dengan kepemilikan, operasi, dan pemeliharaan suatu peralatan atau sistem selama masa pakainya. Hal tersebut mencakup biaya awal, biaya operasional harian, biaya perbaikan dan pemeliharaan, serta biaya terkait lainnya. Pendekatan ini memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang nilai sebenarnya dari investasi dalam suatu sistem pengukuran.

Persamaan matematis dari TLOC adalah sebagai berikut,

TLOC = biaya awal/investasi (pembelian, pengiriman, instalasi dan commissioning) + biaya kegagalan dan pemeliharaan selama masa pakai sistem + biaya kesalahan pengukuran selama masa pakai sistem

Urgensi dari TLOC adalah bisa jadi bahwa biaya awal/investasi atas pembelian suatu sistem pengukuran itu mahal di awal namun biaya-biaya lainnya menjadi lebih murah seperti biaya pemeliharaan dan biaya kesalahan pengukuran. Atau sebaliknya, bisa jadi biaya awal/investasinya murah, namun biaya-biaya lainnya menjadi mahal. Jadi dalam membuat suatu keputusan pembelian, seorang instrumen engineer diharapkan dapat melakukan analisis TLOC, tidak semata-mata biaya investasi saja atau biaya maintenance saja.

Reliabilitas dalam Sistem Pengukuran

Reliabilitas adalah kemampuan suatu sistem untuk melakukan fungsi yang diinginkan di bawah kondisi lingkungan yang ditentukan untuk periode waktu tertentu. Dalam konteks sistem pengukuran, reliabilitas menjadi kritis karena hasil pengukuran yang akurat bergantung pada konsistensi dan keandalan peralatan pengukuran. Faktor-faktor seperti ketepatan, kestabilan, dan konsistensi hasil pengukuran sangat dipengaruhi oleh reliabilitas sistem pengukuran.

Hubungan Antara Reliabilitas dan TLOC

Peningkatan reliabilitas dalam sistem pengukuran dapat secara langsung mengurangi TLOC. Berikut adalah beberapa cara di mana reliabilitas mempengaruhi TLOC:

  1. Minimalkan Downtime: Sistem pengukuran yang handal cenderung memiliki waktu henti yang lebih sedikit karena kegagalan atau perawatan. Downtime yang berkurang berarti produksi yang lebih konsisten dan biaya operasional yang lebih rendah.
  2. Biaya Perawatan yang Lebih Rendah: Sistem yang lebih dapat diandalkan cenderung memerlukan perawatan yang lebih sedikit dan lebih terencana. Biaya perbaikan dan pemeliharaan yang rendah berkontribusi pada menurunkan TLOC.
  3. Meningkatkan Efisiensi Operasional: Dengan hasil pengukuran yang konsisten dan akurat, sistem pengukuran yang handal membantu mengoptimalkan proses produksi secara keseluruhan. Ini dapat mengurangi biaya kesalahan pengukuran selama masa pengoperasian sistem pengukuran.
  4. Umur Pakai yang Lebih Lama: Sistem pengukuran yang dijaga dengan baik dan andal cenderung memiliki umur pakai yang lebih panjang. Ini mengurangi biaya penggantian dan upgrade yang sering terkait dengan peralatan yang kurang dapat diandalkan.

Strategi untuk Meningkatkan Reliabilitas dan Mengurangi TLOC

Untuk mengoptimalkan TLOC melalui peningkatan reliabilitas dalam sistem pengukuran, berikut adalah beberapa strategi yang dapat diadopsi:

  • Pemeliharaan Preventif yang Terjadwal: Melakukan pemeliharaan preventif secara teratur dapat membantu mencegah kegagalan sistem yang tidak terduga dan memperpanjang umur pakai peralatan.
  • Pelatihan dan Sertifikasi Karyawan: Memiliki personel yang terlatih dengan baik dalam pengoperasian dan pemeliharaan sistem pengukuran dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kemungkinan kesalahan yang dapat menyebabkan kerusakan.
  • Pemilihan Peralatan yang Tepat: Memilih peralatan yang andal dan sesuai dengan kebutuhan aplikasi spesifik dapat membantu menghindari kegagalan sistem dan meminimalkan biaya perbaikan yang tidak terduga.
  • Monitoring dan Analisis Kinerja: Melakukan pemantauan terus-menerus terhadap kinerja sistem pengukuran dan menganalisis data dapat membantu mendeteksi masalah potensial sebelum menjadi serius, serta memberikan wawasan untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Baca juga: Rancangan Acak Lengkap dalam Desain Eksperimen: Mengoptimalkan Keakuratan dan Keandalan Hasil Penelitian – Warung Sains Teknologi (warstek.com)

Kesimpulan

Dalam dunia industri yang kompetitif, mengoptimalkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya keseluruhan adalah prioritas utama. Dengan mempertimbangkan Total Lifetime Operating Cost (TLOC) dan memperhatikan reliabilitas dalam sistem pengukuran, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah proaktif untuk meningkatkan kinerja operasional mereka sambil meminimalkan biaya jangka panjang. Dengan demikian, investasi dalam reliabilitas sistem pengukuran bukan hanya merupakan kebutuhan, tetapi juga merupakan strategi bisnis yang cerdas.

Referensi

Long, J., Shenoi, R. A., & Jiang, W. (2009). A reliability-centred maintenance strategy based on maintenance-free operating period philosophy and total lifetime operating cost analysisProceedings of the Institution of Mechanical Engineers, Part G: Journal of Aerospace Engineering223(6), 711-719.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *