Lompat ke konten

citra rahma niar

Saya citra rahma niar,mahasiswi semester 5 di Institut Pertanian Bogor dengan jurusan Geofisika dan Meteorologi. Saya ingin bergabung di sini untuk mengolah softskill saya dan mengembangkan ide ide saya.

Mengenal Model Hysplit, Sistem Untuk Menghitung Lintasan Udara

Model Hysplit (HYBRID SINGLE-PARTICLE LAGRANGIAN INTEGRATED TRAJECTORY) adalah sistem yang lengkap untuk menghitung lintasan udara parsel sederhana,  serta  transportasi yang kompleks, dispersi, transformasi kimia, dan simulasi deposisi. Hysplit juga  telah  digunakan  dalam berbagai simulasi yang menggambarkan atmosfer   transportasi,dispersi,   dan   deposisi polutan  dan  bahan berbahaya.  Beberapa contoh aplikasi yang termasuk pelacakan dan peramalan pelepasan bahan radioaktif, asap api, debu  yang  tertiup  angin,  polutan  dari  berbagai sumber emisi stasioner dan mobile, alergen… Selengkapnya »Mengenal Model Hysplit, Sistem Untuk Menghitung Lintasan Udara

Fluktuasi Konsentrasi Pencemar NO dan NO2

Polusi nitrogen oksida (NOx) terbentuk saat bahan bakar terbakar pada suhu tinggi.  Banyak senyawa nitrogen oksida yang tidak berwarna dan tidak berbau, namun nitrogen dioksida (NO2)  di udara atas perkotaan seringkali dapat dilihat sebagai lapisan berwarna coklat kemerahan.  NOx adalah salah satu bahan utama yang terlibat dalam pembentukan ozon di permukaan tanah, yang dapat memicu masalah pernapasan yang serius. Partikulat nitrat yang dihasilkan dari NOx berkontribusi pada partikel halus atmosfer… Selengkapnya »Fluktuasi Konsentrasi Pencemar NO dan NO2

Potensi Fitoteknologi Terhadap Pengelolaan Sumber Daya Air

Air merupakan sumber kehidupan dan sangat penting bagi manusia. Kebutuhan manusia akan air sangat kompleks, antara lain untuk minum, masak, mandi, mencuci dan sebagainya. Dengan demikian untuk kelangsungan hidup, air harus tersedia dalam jumlah yang cukup dan berkualitas yang memadai (Suryani 2016). Permasalahan umum dalam pengelolaan sumber daya air pada dasarnya terdiri atas 3 aspek yaitu terlalu banyak air, kekurangan air dan pencemaran air. Terlalu banyak air atau banjir sering… Selengkapnya »Potensi Fitoteknologi Terhadap Pengelolaan Sumber Daya Air

Identifikasi Faktor Bioklimat Hama Ulat Bulu pada Wilayah Tanjung Priok dan Bogor tahun 2001-2010

Letak geografis Jakarta Utara berada pada 106020’ 00” Bujur Timur dan 06010’ 00’’ Lintang selatan, serta ketinggian 20 meter di atas permukaan laut.  Suhu maksimum, minimum, dan rata-rata Tanjug Priok ialah 35,4 oC, 23 oC, dan 28,7oC. Kelembaban maksimum, minimum, dan rata-rata Tanjug Priok ialah 97%, 42%, dan 75%. Tekanan udara di Tanjung Priok ialah 1010 mb. Kecepatan angin 4,2 knot, curah hujan 196,3 mm, dan penyinaran matahari sebesar 5,2%… Selengkapnya »Identifikasi Faktor Bioklimat Hama Ulat Bulu pada Wilayah Tanjung Priok dan Bogor tahun 2001-2010

Analisis Penyebab Banjir di Jakarta dan Bandung serta Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Sekitar

Sejarah mencatat banjir sudah mengakrabi Jakarta sejak awal pendirian kota ini oleh Pemerintah Hindia Belanda. Awalnya pada tahun 1619, Jan Pieterszoon Coen meminta Simon Stevin merancang sebuah kota di muara Sungai Ciliwung yang sering kebanjiran sebagaimana Kota Amsterdam di Belanda. Kota Batavia (sekarang menjadi Jakarta) dibangun dengan dikelilingi parit-parit, tembok kota, lengkap dengan kanal. Dengan kanal-kanal itu, Coen berharap bisa mengatasi banjir, sekaligus menciptakan sebuah kota yang menjadi lalu lintas… Selengkapnya »Analisis Penyebab Banjir di Jakarta dan Bandung serta Dampaknya Terhadap Perekonomian Masyarakat Sekitar

blank

Estimasi Temperatur Permukaan Wilayah Tasikmalaya

Suhu udara dipermukaan bumi adalah relatif, tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti misalnya lamanya penyinaran matahari. Hal itu dapat berdampak langsung akan adanya perubahan suhu di udara. Temperatur permukaan tanah atau Land Surface Temperature (LST) merupakan keadaan yang dikendalikan oleh keseimbangan energi permukaan, atmosfer, sifat termal dari permukaan dan media bawah permukaan tanah. Temperatur permukaan suatu wilayah dapat diidentifikasikan dari citra satelit Landsat yang diekstrak dari band thermal. Dalam penginderaan… Selengkapnya »Estimasi Temperatur Permukaan Wilayah Tasikmalaya

Karakteristik Iklim Regional Di Daerah Tropis

Ciri dari daerah yang beriklim tropis lembab seperti Indonesia adalah temperatur udara relatif panas yang mencapai nilai maksimum rata-rata 27◦C-32◦C, temperatur udara minimum rata-rata 20◦C-23◦C,  kelembaban udara rata-rata 75%-80%,  curah hujan selama setahun antara 1000-1500 mm, kondisi langit umumnya berawan antara 60%-90%, radiasi matahari global harian rata-rata 2-4 w/ , luminansi langit yang tertutup awan tipis cukup tinggi mencapai lebih dari 7000 kandela/  dan tertutup awan tebal 850 kandela/  (Nasrullah… Selengkapnya »Karakteristik Iklim Regional Di Daerah Tropis

Klasifikasi Citra: Unsupervised Tasikmalaya

Daerah Selat Sunda dan Jawa bagian selatan menghadap Lautan India bagian timur. Daerah tersebut membujur sejajar khatulistiwa dan bagian pinggir dari daerah tekanan tinggi subtropik selatan. Pada waktu menjelang akhir musim dingin utara, udara di daerah tersebut diwarnai oleh sifat udara Laut Cina Selatan yang sudah melalui banyak daerah dan udara tropik Lautan India bagian timur. Tetapi pada waktu musim dingin selatan, udara diwarnai oleh sifat udara benua Australia dan… Selengkapnya »Klasifikasi Citra: Unsupervised Tasikmalaya