Digital Marketing – Pengertian, Keuntungan dan Perbedaannya Dengan Tradisional Marketing

Pada era digital ini, banyak sekali perubahan dan kemajuan dalam segala aspek termasuk aspek pemasaran. Baik bisnis kecil hingga besar […]

Ilustrasi Bisnis Ritel Digital.

Pada era digital ini, banyak sekali perubahan dan kemajuan dalam segala aspek termasuk aspek pemasaran. Baik bisnis kecil hingga besar berbondong-bondong ke media digital dan mengurangi iklan model konvensional. Itulah mengapa banyak orang tertarik untuk belajar digital marketing sampai mahir. Namun sayangnya masih banyak juga yang belum tahu bagaimana cara memulainya.

Untuk itu, kami akan membahas secara terperinci seputar digital marketing supaya dapat memahami teknik pemasaran yang baik. Pada artikel ini, kita hanya sedikit menjelaskan pengertian, keuntungan Digital Marketing dan perbedaannya dengan traditional marketing.

Pengertian digital Marketing

blank

Pasar atau Market (sebagai kata dasar pemasaran) merupakan orang-orang yang mempunyai keinginan untuk puas, mempunyai uang untuk berbelanja, dan mempunyai kemauan untuk membelanjakan uangnya. Sedangkan digital (sebagai istilah teknologi modern) merupakan proses yang diolah dengan perangkat komputer digital, yaitu data dengan dua kode 0 (off) dan 1 (on). Istilah digital memang berbeda dengan istilah elektronik, ini disebabkan karena elektronik belum tentu digital, sedangkan digital sudah pasti elektronik.

Pengertian Digital marketing secara umum adalah serangkaian aktivitas untuk mempromosikan suatu produk, baik barang maupun jasa, menggunakan media digital berupa alat elektronik yang terhubung dengan internet. Adapun tujuannya dapat menjangkau konsumen yang relevan secara tepat waktu. Digital marketing atau pemasaran digital awalnya disebut juga sebagai internet marketing, online marketing, dan electronic marketing.

Komponen dan Proses Pemasaran

Terdapat 3 komponen utama pemasaran yaitu:

  • Orientasi Konsumen: yaitu konsumen mencari nilai (value) dan terpenuhi keinginannya.
  • Organisasi yang Terintegrasi. Kunci sukses perusahaan adalah organisasi yang terintegrasi mulai dari bagian produksi, promosi, penjualan sampai dengan bagian distribusi.
  • Pencapaian Tujuan yang berguna untuk meningkatkan volume penjualan (revenue) dan profit (keuntungan).

Ada juga proses pemasaran yang perlu diketahui yaitu:

  1. Menemukan kebutuhan pasar atau pelanggan terhadap suatu produk, barang dan/atau jasa.
  2. Membuat produk yang memenuhi kebutuhan pasar atau pelanggan.
  3. Melibatkan semua pihak di perusahaan untuk bekerja memuaskan pelanggan

Pentingnya Digital Marketing

Belajar digital marketing bagi para pebisnis online memang cukup penting. Ini dikarenakan digital marketing adalah strategi pemasaran yang menawarkan banyak kelebihan dibandingkan dengan pemasaran tradisional. Dibawah ini merupakan alasan pentingnya belajar Digital Marketing:

  • Mudah dalam menjangkau target pasar yang lebih luas hingga ke jutaan pengguna internet di seluruh dunia.
  • Banyak orang yang menggunakan internet untuk mencari tahu produk daripada iklan tradisional.
  • Membutuhkan biaya relatif lebih rendah dan bisa diatur sendiri karena memakai berbagai platform digital.
  • Menghemat waktu dengan berbagai alat otomatis daripada melakukan kegiatan promosi secara manual atau melibatkan banyak aktivitas fisik.
  • Lebih mudah dan cepat untuk membangun komunikasi dua arah sampai melayani calon pelanggan, hanya sekadar menunjukkan papan iklan/brosur.
  • Bebas menentukan kapan dan waktu pelaksanaan program pemasaran.

Perbedaan Digital Marketing dan Traditional Marketing

Terdapat perbedaan mencolok antara keduanya yaitu, Pemasaran Tradisional atau konvensional menggunakan strategi seperti penjualan langsung, TV, radio, surat, iklan cetak di koran atau majalah, dan materi cetak seperti papan iklan, poster, katalog, atau brosur. Sedangkan Pemasaran Digital adalah promosi produk melalui satu atau lebih bentuk media elektronik. Misalnya, beriklan melalui Internet, situs jejaring sosial, ponsel, dan lain-lain.

blank

Keuntungan dan Kekurangan Traditional Marketing

Ada beberapa Keuntungan yang ada pada Traditional Marketing yaitu:

  • Metode pemasaran secara tradisional mungkin satu-satunya alat untuk menjangkau kelompok konsumen tertentu anda.
  • Penjualan secara “person to person” masih sangat di pertimbangkan oleh banyak strategi pemasaran tradisional.
  • Pemasaran tradisional menawarkan hal yang nyata, misalnya membagibagikan kartu nama atau brosur cetak di acara-acara yang bersifat pribadi.

Kekurangannya:

  • Biaya lebih mahal, seperti membayar iklan di tv, radio, atau media cetak yang bisa sangat mahal khususnya bagi banyak pemilik bisnis rumahan.
  • Sulitnya melacak hasil pemasaran, yang berarti tidak mudah untuk melacak hasil kuantitatif yang nyata.
  • Biasanya membutuhkan bantuan dari pihak luar. Seperti pencetakan, media pembelian dan pembuatan iklan di media dengan bantuan desainer grafis atau penulis skrip, yang dapat menambah biaya.
  • Hanya satu arah. Biasanya pemasaran tradisional dipaksakan pada konsumen, memang ini sering mengganggu para konsumen.

Keuntungan dan Kekurangan Digital Marketing

Kita beralih ke Digital Marketing, berikut ini merupakan keuntungannya:

  • Hasil digital marketing jauh lebih terukur daripada hasil secara tradisional.
  • Keputusan yang akan diambil dapat dilakukan dengan menggunakan data terukur secara kuatitatif maupun kualitatif.
  • Mudah untuk menelusuri demografi untuk mencapai target pasar Anda secara akurat.
  • Kekuatan media sosial, yang pada dasarnya merupakan pemasaran dari mulut ke mulut yang dilakukan secara online.
  • Mudah untuk membangun hubungan langsung dengan pelanggan Anda melalui media sosial dan komunitas terkait.

Kekurangannya:

  • Lebih sulit dilakukan oleh orang yang tidak memiliki keahlian teknologi jika dibandingkan dengan pemasaran tradisional. Selain menuntut keahlian yang lebih kompleks, pemasaran online juga sangat dinamis yang menuntut Anda untuk terus belajar strategi-strategi baru.
  • Persaingan yang ketat dan jangkauan yang luas membuat Anda bersaing dengan siapapun di dunia online.
  • Terdapat kemungkinan untuk melakukan kesalahan dalam mengatur atau tidak konsisten dengan identitas merek Anda di forum, blog, media sosial, dan lain-lain. Pemasaran online yang sukses memerlukan konsistensi di semua platform pemasaran.

Hal Yang Perlu Disiapkan Untuk Memulai Digital Marketing

Untuk memulai pemasaran melalui media digital, ada beberapa hal yang perlu di siapkan terlebih dahulu. Yaitu:

  1. Siapkan alat bantu yang bakal anda digunakan untuk melakukan pemasaran. Contohnya seperti: website, akun media sosial, identitas brand dan produk, unggahan blog, jejak online pelanggan(reviewfeedback dari pelanggan,dan lain-lain). Ini merupakan aset utama Anda yang harus dijaga saat memulai digital Marketing.
  2. Siapkan juga konten yang menarik perhatian dan shareable. Konten dapat berupa foto, video, tulisan atau yang lainnya. Selain itu, Anda juga harus menentukan tujuan pemasaran dan target pasar yang disesuaikan dengan konten.
  3. Anda juga dapat memulai menggunggah dan selanjutnya evaluasi setiap unggahan di setiap social media yang dimiliki. Tentukan juga mana yang memberikan feedback dan fokuslah dalam beberapa aset yang memberikan feedback yang baik bagi bisnis yang Anda kembangkan.
  4. Hal yang tidak kalah penting yaitu masuk dan bergabunglah dengan forum marketplace public. Usahakan profil bisnis Anda bagus, karena akan berpengaruh terhadap citra brand yang Anda buat.

Penutup

Sebenarnya masih banyak materi Digital Marketing yang belum dibahas pada artikel ini seperti strategi Digital Marketing, Riset pasar dan lain sebagainya. Kami akan membahas secara bertahap supaya mudah memahami. Mungkin segitu saja yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyampaian. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Sumber:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *