Esai: Pengertian, Sejarah, Struktur, Cara Menulis, Contoh Soal [Lengkap]

Esai bukan lagi hal yang aneh, terutama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa. Salah satu jenis karya ilmiah ini memang sering digunakan sebagai tugas sekolah, ujian saringan masuk universitas bahkan terkadang dijadikan sebagai ujian akhir mata kuliah. Namun masih banyak pelajar dan mahasiswa yang kesulitan menulis esai. Yuk langsung simak saja artikel berikut ini.

Pengertian

Secara etimologis, esai diadopsi dari Bahasa Prancis “essayer” yang artinya mencoba. Sedangkan dalam Bahasa inggris, kata essay memiliki makna dasar upaya atau percobaan. Jadi secara etimologis, esai adalah bentuk upaya penulis untuk mengungkapkan pendapatnya.

Menurut KBBI, esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas berdasarkan sudut pandang penulisnya. Menurut Cuddon (2013) esai merupakan tulisan berbentuk prosa yang tersusun dari ratusan kata hingga ratusan halaman yang membahas satu atau berbagai topik baik secara formal ataupun informal.

Jadi dapat disimpulkan bahwa esai adalah suatu bentuk tulisan yang berisi pendapat pribadi mengenai suatu permasalahan, isu, ataupun objek dengan disertai data dan fakta. Oleh karena itu, esai banyak dijadikan sebagai bahan ajar ataupun tugas sekolah untuk mengukur kemampuan siswa dalam menghadapi suatu isu permasalahan.

Sejarah

Esai mulai dikenal manusia sejak tahun 1500-an yakni saat seorang filsuf Prancis, Montaige menulis buku yang memuat beberapa anekdot tentang kehidupan. Buku tersebut berjudul Essais yang artinya upaya. Buku itu ditulis berdasarkan pandangan Montaige terhadap kehiduoan.

Pada tahun 1600-an, Sir Francis Bacon di Inggris juga melakukan hal yang sama. Bukunya yang berjudul Essay memuat beberapa esai formal dan informal. Esai formal lebih berbobot dibanding esai informal (Padede, 2019)

Penulisan esai yang dipelopori dua orang ini menjadi sangat berpengaruh hingga sekarang. Esai sering digunakan sebagai tugas sekolah, ujian saringan masuk kuliah hingga sebagai tugas akhir mata kuliah.

Struktur

Secara umum, esai memiliki tiga bagian yakni:

  • Pernyataan umum (tesis)

Bagian ini memaparkan latar belakang mengenai topik yang akan dibahas pada esai tersebut. Dalam bagian ini terdapata fakta-fakta yang dapat membangun rasa penasaran pada pembaca untuk melanjutkan membaca esai hingga selesai.

  • Rangkaian Gagasan

Merupakan bagian pokok dari esai yang memuat gagasan atau opini lenulis mengenai topik yang dibahas. Bagian ini biasanya memuat argumentasi penulis berupa fakta dan opini terkait topik yang dibahas.

  • Penegasan Ulang

Bagian ini berfungsi menegaskan gagasan yang telah diuraikan pada bagian isi. Pengeasan ulang dapat berupa kesimpulan, saran ataupun ajakan untuk melakukan gagasan.

Cara Menulis Esai

Adapun Langkah-langkah menulis esai adalah sebagai berikut:

1. Menentukan Topik

Topik menjadi kunci utama dalam menulis esai. Esai yang menarik adalah esai yang membahas isu aktual dan terbaru yang terjadi di masyarakat. Topik esai dapat menyangkut banyak hal seperti fenomena alam, isu sosial, budaya, ekonomi, kebijakan pemerintah dan sebagainya.

blank

Gambar 1. Syarat-syarat topik yang baik untuk esai.
(Kosasih, 2018)

2. Menspesifikkan topik yang akan dibahas

Esai juga termasuk gagasan yang singkat sehingga hanya fokus pada satu topik saja.

blank

Gambar 2. Contoh Spesifikasi Topik

3. Mengumpulkan Bahan

Esai sangat berkaitan denga data dan fakta. Jadi sebelum menulis esai, siapkan sumber-sumber yang sesuai denga topik yang akan dibahas, dapat berasal dari buku, jurnal, website resmi pemerintah, hasil wawancara, hasil observasi langsung ataupun sumber lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Semua sumber tersebut harus dicantumkan sebagai daftar pustaka.

4. Perhatikan sasaran pembaca

Langkah ini juga perlu diperhatikan. Pemilihan kata yang digunakan dalam esai harus sesuai denga target pembaca. Esai yang ditulis untuk kepentingan akademik tentu berbeda denga esai yang ditujukan untuk mengedukasi masyarakat. Bahasa yang digunakan dalam esai untuk masyarakat harus lebih sederhana agar lebih mudah dipahami.

Contoh Esai

Contoh Soal

  1.  Bacalah kutipan esai berikut dengan seksama!

Antibiotik merupakan substansi yang dihasilkan organisme hidup yang dalam konsentrasi rendah dapat membunuh organisme lain nya. Dengan kata lain, antibiotik adalah obat yang berfungsi untuk menanggulangi infeksi bakteri. Antibiotik memiliki peran yang sangat penting untuk melindungi tubuh dari penyakit karena infeksi bakteri dapat menyerang di bagian tubuh mana pun. Jika infeksi bakteri sampai menyerang otak, maka akan menjadi penyakit meningitis, sedangkan jika terkena paru-paru, maka akan menjadi penyakit bronkitis.

Topik yang dibahasa dalam kutipan esai tersebut adalah

a. Infeksi yang mengenai paru-paru manusia
b. Infeksi yang menyerang otak manusia
c.Kegunaan antibiotik bagi tubuh manusia
d. Antibiotik yang diproduksi dari tumbuhan tingkat tinggi
e. Infeksi bakteri yang menyerang bagian tubuh tertentu 

Jawaban: C.

Perhatikan cuplikan essay dibawah ini:

Mayoritas penduduk Sumatera Barat adalah suku bangsa Minangkabau, yang terdiri atas delapan kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Agam, Lima Puluh Kota, Solok, Sawah Lunto/Sijunjung, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman. Dari setiap tempat tersebut memiliki kebudayaan dan kesenian yang beragam. Kekayaan budaya Sumatera Barat tersebut meliputi tarian tradisional, makanan khas, alat musik tradisional, rumah adat, pakaian adat, keragaman suku, perayaan adat, lagu tradisional, permainan rakyat dan sebagainya.

2. Deskripsi umum seperti paragraf diatas merupakan bagian……

a. Kesimpulan

b. Isi

c. Argumentasi

d. Pendahuluan

e. Penegasan Ulang

Jawaban: D.

[1] Tari tradisonal telah berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kepribadian masyarakatnya. [2] Dahulu tari-tarian ini hanya digunakan untuk sebuah ritual penting dalam masyarakat akan tetapi saat ini tarian tersebut menjadi sebuah penampilan di setiap acara, baik itu pernikahan, perayaan adat, sunatan, dan lain sebagainya. [3] Tari-tari tersebut juga diajarkan di sekolah-sekolah atau komunitas agar tetap dilestarikan oleh anak-anak sebagai penerus.

3. Yang merupakan kalimat utama dalam cuplikan esai tersebut adalah…..

a. 1 dan 2

b.1 dan 3

c. 1 saja

d.2 saja

e. 3 saja

Jawaban: C

Referensi

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 5 / 5. Banyaknya vote: 1

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Enna Hasna Ainun Nuurul Ma'rifah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *