Lompat ke konten

Membaca Buku Membantu Kontrol Stres

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fedukasi.kompas.com%2Fread%2F2017%2F06%2F28%2F12300071%2Fini.5.buku.baru.pilihan.buat.mengisi.liburan.%3Fpage%3Dall&psig=AOvVaw3VhFElE5jfD2HR7eduQB09&ust=1611471564538000&source=images&cd=vfe&ved=0CAIQjRxqFwoTCKDc2MW9se4CFQAAAAAdAAAAABAD
blank
Print Friendly, PDF & Email

Stres merupakan suatu keadaan dimana seseorang merasa cemas dan gelisah karena banyaknya pikiran yang membebaninya. Stress bisa terjadi karena dipicu oleh beberapa hal diantaranya adalah, adanya masalah dalam keluarga, hubungan sosial yang tidak dinamis, patah hati, atau pun masalah ekonomi, bisa juga disebabkan oleh factor penyakit yang diderita.

Covid 19 memberikan multiple stressors pada kehidupan masyarakat. Mulai dari kekhawatiran akan tertular Covid 19, khawatir akan meninggal dan kehilangan anggota keluarga / teman, dan stress akibat terkena PHK dan mengalami penurunan pendapatan.

Selain itu  pandemi Covid 19 memunculkan era disrupsi pula dalam aspek pendidikan. Menurut Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( Listiyani : 2020 ) banyak peserta didik mengalami tekanan secara psikologi hingga putus sekolah karena berbagai masalah yang  muncul selama mengikuti belajar jarak jauh atau belajar secara online/daring yang dilakukan selama pandemic Covid 19, antara lain banyak anak yang tidak bisa mengakses Pembelajaran Jarak jauh, sehingga banyak dari mereka yang tidak naik kelas sampai putus sekolah. Stres pada peserta didik dapat disebabkan oleh tuntutan akademik yang memberatkan peserta didik pada masa pandemic, hasil evaluasi belajar yang kurang, pekerjaan rumah yang sangat banyak, dan pengaruh lingkungan, menjadi dasar penyebab stres pada peserta didik.

Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan kegiatan yang dapat membantu mengontrol stress baik yang bisa dilakukan diri sendiri atau untuk diarahkan pada orang lain, yang mengalami stress.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi stress adalah dengan membaca buku. Selain aman dan nyaman dilakukan pada masa pandemi seperti sekarang ini, kemurahan biaya dan waktu juga menjadi alasan kegiatan membaca buku menjadi pilihan yang tepat untuk management stress.

Manfaat Membaca Buku

Dilansir dari artikel SehatQ, sebuah penelitian dari University of Sussex, Inggris. Membaca dapat menurunkan stress hingga 68%. Dibandingkan dengan mendengarkan music dan berjalan kaki, membaca buku dianggap lebih ampuh untuk menurunkan tingkatan stress. Para peneliti dari universitas tersebut membuktikan, membaca buku setidaknya selama 6 menit, dapat menimbulkan penurunan detak jantung dan ketegangan otot, sehingga akan membuat seseorang menjadi lebih tenang dan rileks.

Hal tersebut diperkuat oleh peneliti dari Yale University Scholl of Public Health yang menemukan bahwa, membaca dapat meningkatkan konektivitas antar sel otak yang dapat menurunkan risiko penyakit neurodegenerative yang dapat memperpendek usia. Tenggelam dalam bacaan yang mengasyikkan dapat membuat seseorangan melepaskan kekhawatiran dan tekanan dari dunia luar, dan membebaskan diri untuk berimajinasi ( Artikel Halodoc ).

Pemilihan jenis buku yang bisa menjadi pilihan untuk dibaca antara lain buku Fiksi, atau Non Fiksi dan sebagainya. untuk usia anak anak dan remaja bisa dipilihkan buku cerita dengan gambar didalamnya, agar mereka lebih bisa masuk kedalam cerita dari buku tersebut.

Didalam Health Information & Libraries Journal, dari membaca buku pikiran akan lebih terbuka, dan membuat seseorang bisa mendapat pengalaman baru, dari sana mereka bisa memecahkan berbagai masalah yang terjadi di kehidupan mereka.

Selain itu, membaca buku merupakan kunci dari ilmu “ اقْرَأْ “ ( kutipan surat Al Alaq ayat 1 ) dan Sebagaimana Sabda Rasullullah shalallahu alaihi wassalam.

“ Sebaik – baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia .”

( HR. Ahmad, ath-Thabrani, Ad Daruqutni, dihasankan al-Albani ; Shahibul Jami’:3289 )

Dan salah satu orang yang bermanfaat bagi oranag lain adalah orang yang berilmu. Orang yang berilmu memulainya dengan membaca buku.

Semoga bermanfaat.

Referensi

  1. Alawiyah, Susi. 2020. Manajemen Stres dan Motivasi Belajar Siswa Pada Era Disrupsi. Jurnal Kependidikan Islam, 10 ( 2 ), 212-221.
  2. Dr. Fadli, Rizal. 2020. Baca Buku Bisa Meredam Stres, Ini Penjelasannya. Artikel Halodoc. https://www.halodoc.com/artikel/baca-buku-bisa-meredam-stres-ini-penjelasannya diakses pada 24 Januari 2021.
  3. M. Watson, Erin. 2015. The Important of Leisure Reading to Health Sciences Students : Result of a Survey. Health Information and Libraries Journal, 33, 33-48
  4. Dr. Utari, Reni. 2020. 8 Manfaat Membaca Buku Untuk Kesehatan, Termasuk Hilangkan Stres. Artikel SehatQ. https://www.sehatq.com/artikel/8-manfaat-membaca-buku-untuk-kesehatan-termasuk-hilangkan-stres diakses pada 24 Januari 2021.
  5. Dr.Willy, Tijin. Stres. Artikel Alodokter. https://www.alodokter.com/stres diakses pada 24 Januari 2021.
  6. Suriastini, et al. 2020. Gangguan Kesehatan Mental Tajam : Sebuah Panggilan Meluaskan Layanan Kesehatan Jiwa. Research Brief. https://surveymeter.org/id/node/576 diakses pada 24 Januari 2021.
  7. https://tafsirweb.com/37630-quran-surat-al-alaq-ayat-1-5.html diakses pada 24 Januari 2021.
  8. Redaksi DalamIslam. 10 Manfaat Membaca Buku Menurut Islam dan Dalilnya. Artikel Dalamislam.com. https://dalamislam.com/info-islami/manfaat-membaca-buku-menurut-islam diakses pada 24 Januari 2021.

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 0 / 5. Banyaknya vote: 0

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Dewi Fadhilla Aryanti
to be friend
Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *