Memiliki Kemampuan Self-Control, Tanda Memiliki IQ Tinggi!

Tuhan menganugerahkan kepada setiap manusia berupa kecerdasan dan kemampuan yang berbeda-beda. Namun, tidak banyak orang yang mampu mengenali dan menggali anugerah atau potensi yang telah diberikan Tuhan tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya suatu upaya belajar dan pengasahan potensi tersebut agar dapat menemukan kecerdasan tinggi yang selama ini mungkin tidak disadari.

Berbeda halnya dengan orang yang telah menyadari akan potensi kecerdasan dirinya, maka orang tersebut terlihat seperti orang yang memiliki potensi kecerdasan alami dari pertama dia lahir. Yang ditandai dengan daya ingat yang baik, dapat memahami materi dengan mudah, serta mampu menyelesaikan masalah berdasarkan pengetahuannya.

Padahal berdasarkan hasil penelitian Howard Gardner dan Elisabeth Hobbs (dosen sekaligus peneliti Kognisi dan Pendidikan Sekolah Pascasarjana Pendidikan Harvard University) menyatakan bahwa tidak ada orang yang tidak cerdas, sebab setiap orang/individu itu unik. Juga di dunia ini tidak ada istilah orang bodoh, karena yang ada hanyalah orang yang rajin dan orang yang malas dalam mengasah potensi yang terdapat didalam dirinya. Sehingga dari adanya kedua golongan tersebut menyebabkan terjadinya perbedaan tingkat kecerdasan dan kemampuan seseorang. Tidak hanya itu, faktor lingkungan dan motivasi dari orang-orang sekitar pun sangat mempengaruhi seseorang dalam mengasah potensinya.

Seseorang dengan memiliki kelebihan dalam kecerdasan intelektual saja tidak cukup, kalau kemampuan dalam kecerdasan emosionalnya rendah, sebab diantara keduanya saling berhubungan dan harus sejalan dengan seimbang.

blank
Ilustrasi keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan emosional

Kecerdasan emosional merupakan kecerdasan yang mengacu pada kemampuan untuk mengendalikan, mengelola, memahami, mengevaluasi, dan mengontrol emosi dirinya dan orang yang ada di sekitarnya.

Bahkan dalam penelitian lain menyatakan bahwa kecerdasan emosional dapat berkontribusi 2 kali lebih penting dalam mempengaruhi kesuksesan seseorang dibandingkan dengan kecerdasan intelektual. Juga kecerdasan emosional ini sangat berperan dalam proses menghadapi dan menjalani kehidupan sosial yang mengharuskan untuk berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan sekitar.

Salah satu contoh dari bentuk kecerdasan emosional adalah memiliki kemampuan untuk menahan diri (self-control). Bahkan dalam sebuah studi dikatakan bahwa orang yang memiliki kemampuan menahan diri adalah tanda orang yang memiliki IQ atau kecerdasan tinggi.

Salah satunya dalam penelitian yang dilakukan di Yale University (2009) menyatakan bahwa “orang-orang yang terbiasa melatih dirinya dalam menahan diri, baik dikatakan secara lantang maupun didalam pikirannya, ternyata memiliki IQ tinggi dibandingkan dengan orang yang terbiasa impulsif atau tidak punya kendali diri yang baik”.

Serta dalam jurnal ilmiah Psychological Science menjelaskan bahwa “seseorang yang memiliki kemampuan dalam menahan diri (self-control) merupakan tanda ia memiliki kecerdasan yang tinggi”.

Karena pada dasarnya, seseorang yang memiliki kontrol diri yang baik adalah seseorang yang memiliki fungsi otak yang lebih baik terutama ketika dalam situasi mempertimbangkan baik buruknya sesuatu terhadap dirinya.

Dalam mengembangkan self-control dalam diri seseorang, ada beberapa cara untuk dapat mengembangkannya seperti dengan suka berbicara dengan diri sendiri.

Sebagian orang pasti mengira bahwa orang yang suka berbicara sendiri adalah orang yang kurang sehat mentalnya (kurang waras). Namun, faktanya keliru. Karena ada beberapa hasil penelitian yang membuktikan bahwa dengan membiasakan berbicara dengan diri sendiri itu merupakan tanda orang yang memiliki kecerdasan yang tinggi. Juga mampu meningkatkan self-control seseorang menjadi lebih baik.

Seperti dalam sebuah jurnal ilmiah Acta Psychologica menjelaskan bahwa “bicara kepada diri sendiri mampu meningkatkan kemampuan mengendalikan diri sendiri (self-control) dan yang paling penting, juga merupakan tanda kecerdasan otak yang lebih baik”.

Jadi, dalam kehidupannya seseorang harus mampu menyeimbangkan antara kecerdasan intelektual dan emosionalnya (terutama kemampuan menahan diri) agar dapat menjalankan kehidupan dengan baik. Juga upaya untuk meningkatkan kemampuan menahan diri tersebut adalah dengan membiasakan berbicara kepada diri sendiri dengan cara yang baik dan benar karena kesemua itu dapat memberikan dampak positif bagi jiwa, raga, dan kehidupan seseorang.

Referensi:

  • Kirana, F.A. 2021. Penelitian Membuktikan, Suka Bicara Sendiri Tanda IQ Tinggi. Diakses pada tanggal 4 Agustus 2021. <https://today.line.me/id/v2/article/V1em3J>
  • Kirana, F.A. 2021. Penelitian Membuktikan, Mampu Mengendalikan Diri Tanda IQ-mu Tinggi. Diakses pada tanggal 4 Agustus 2021. <https://www.fimela.com/lifestyle/read/4616183/penelitian-membuktikan-mampu-mengendalikan-diri-tanda-iq-mu-tinggi>
  • Pipunpad. 2020. Ternyata Kecerdasan Emosional Memegang Peran Penting dalam Kesuksesan Seseorang. Diakses pada tanggal 4 Agustus 2021. <https://pip.unpad.ac.id/postdetail/Ternyata-Kecerdasan-Emosional-Memegang-Peran-Penting-dalam-Kesuksesan-Seseorang>
  • Wulandari, T. 2021. 9 Jenis Kecerdasan Manusia Peneliti Harvard, Bantu Cara Belajar. Diakses pada tanggal 4 Agustus 2021. <https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5587544/9-jenis-kecerdasan-manusia-menurut-peneliti-harvard-bantu-cara-belajar>

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 5 / 5. Banyaknya vote: 1

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Baca juga:
Siti Rahmawati
Artikel Berhubungan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *