Setiap akhir tahun, ribuan pecinta burung dan pecinta alam dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk mengikuti salah satu kegiatan sains warga tertua di dunia, yaitu Audubon Christmas Bird Count (CBC). Acara ini bukan hanya sekadar ajang untuk mengamati burung, tetapi juga menjadi langkah penting dalam melestarikan keanekaragaman hayati dan memahami perubahan lingkungan. Tahun ini, perhitungan burung yang ke-126 akan berlangsung dari 14 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, dan pendaftaran telah resmi dibuka. Mari kita telusuri lebih jauh tentang kegiatan menarik ini dan bagaimana Anda bisa ikut serta.
Sejarah Singkat Audubon Christmas Bird Count
Kembali ke tahun 1900, tradisi berburu burung di hari Natal cukup populer di beberapa wilayah Amerika Serikat. Namun, seorang ahli ornitologi bernama Frank M. Chapman dari American Museum of Natural History memperkenalkan alternatif yang lebih ramah lingkungan: menghitung burung alih-alih memburu mereka. Pada perhitungan pertama, sebanyak 27 pengamat burung menghitung di 25 lokasi dan mencatat sekitar 89 spesies burung.
Seiring waktu, kegiatan ini berkembang pesat. Pada perhitungan ke-125 yang berlangsung pada tahun 2024-2025, tercatat 2.693 lokasi partisipasi dengan melibatkan 83.186 sukarelawan dari Amerika Serikat, Kanada, Amerika Latin, Karibia, hingga Kepulauan Pasifik. Secara keseluruhan, mereka berhasil mengamati 2.380 spesies burung.

Bagaimana Cara Kerja Christmas Bird Count?
Audubon Christmas Bird Count dirancang dengan sistem yang terorganisir secara baik. Setiap lokasi perhitungan memiliki area berbentuk lingkaran dengan diameter 15 mil (24 km) yang disebut “circle count”. Untuk mengetahui lokasi terdekat dari tempat tinggal Anda, Anda dapat memeriksa peta interaktif yang tersedia di situs resmi Audubon.
Di setiap circle count, terdapat seorang koordinator lokal atau “circle compiler” yang bertanggung jawab mengatur jalannya perhitungan. Pada hari yang telah ditentukan oleh koordinator, para peserta akan menyusuri rute tertentu dalam lingkaran untuk mencatat semua spesies dan jumlah burung yang mereka lihat atau dengar selama sehari penuh. Jika Anda tinggal di dalam area lingkaran tersebut, Anda juga dapat berpartisipasi dengan menghitung burung di halaman rumah atau sekitar tempat makan burung (bird feeder).
Bagi pemula yang ingin bergabung, jangan khawatir! Anda akan dipasangkan dengan pengamat burung yang lebih berpengalaman untuk membantu mengenali spesies burung dengan lebih baik. Partisipasi dalam kegiatan ini gratis, tetapi pastikan Anda mendaftar lebih awal melalui situs resmi Audubon agar koordinator memiliki cukup waktu untuk menyusun jadwal dan tim.
Mengapa Audubon Christmas Bird Count Penting?
Selain menjadi ajang yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan alam, Christmas Bird Count memiliki dampak besar dalam dunia konservasi. Data yang dikumpulkan selama lebih dari satu abad ini digunakan oleh Audubon Society dan berbagai lembaga penelitian lainnya untuk memantau tren populasi burung. Hingga saat ini, lebih dari 300 penelitian ilmiah peer-reviewed telah diterbitkan berdasarkan data CBC. Informasi ini juga membantu lembaga pemerintah dalam merumuskan kebijakan konservasi burung.
Salah satu manfaat utama dari data CBC adalah kemampuannya untuk mengidentifikasi tanda-tanda kerusakan lingkungan. Misalnya, penurunan populasi burung paling tajam tercatat di habitat padang rumput dan pesisir pantai. Selain itu, data ini juga memberikan wawasan tentang dampak perubahan iklim terhadap kehidupan satwa liar. Para ilmuwan di National Audubon Society memprediksi bahwa beberapa spesies burung di Amerika Utara akan sangat terpengaruh oleh perubahan iklim di masa depan.
Keindahan dan Keunikan Dunia Burung
Salah satu daya tarik utama dari Audubon Christmas Bird Count adalah kesempatan untuk mengamati keindahan dan keunikan berbagai spesies burung di habitat alaminya. Misalnya, seorang fotografer bernama Lynzie Flynn dari California berbagi pengalaman menariknya saat mengamati seekor egret kecil yang anggun dengan bulu putih murni. Burung ini aktif mencari makan di air dangkal dengan cara mengaduk-aduk lumpur menggunakan kakinya yang hitam dengan kaki berwarna emas cerah.
Selain itu, Lynzie juga berhasil memotret belted kingfisher, burung berwarna biru tua dengan kepala berbulu runcing yang sering terlihat bertengger di tempat tinggi seperti batang pohon atau batu besar. Dengan gaya khasnya, kingfisher menyelam kepala terlebih dahulu ke dalam air untuk menangkap ikan.
Tidak ketinggalan pula kisah Cecille Kennedy dari Oregon yang mengabadikan keindahan Anna’s hummingbird, satu-satunya spesies hummingbird yang bertahan sepanjang musim dingin di pesisir Oregon. Dengan bulu leher berwarna merah muda terang yang berkilauan dalam cahaya tertentu, burung kecil ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengamat burung.
Bagaimana Cara Bergabung?
Jika Anda tertarik untuk berpartisipasi dalam Audubon Christmas Bird Count tahun ini, langkah pertama adalah mendaftar melalui situs resmi Audubon dan memilih circle count terdekat dari lokasi Anda. Jangan lupa untuk mempersiapkan perlengkapan seperti teropong, buku panduan identifikasi burung, serta pakaian hangat jika Anda tinggal di wilayah dengan cuaca dingin.
Selain itu, Anda juga dapat membagikan pengalaman dan foto-foto hasil pengamatan Anda di media sosial menggunakan tagar #ChristmasBirdCount. Ini adalah cara yang baik untuk berbagi cerita sekaligus menginspirasi orang lain untuk ikut serta dalam kegiatan ini.
Kesimpulan
Audubon Christmas Bird Count bukan hanya sekadar kegiatan menghitung burung; ini adalah upaya nyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan melestarikan keanekaragaman hayati. Dengan berpartisipasi dalam acara ini, Anda tidak hanya menikmati keindahan alam tetapi juga turut berkontribusi dalam penelitian ilmiah dan konservasi lingkungan.
REFERENSI
- National Audubon Society. Audubon Christmas Bird Count.Diakses 31 Desember 2025.
- National Audubon Society. The Science Behind the Christmas Bird Count.Diakses 31 Desember 2025.
- Butcher, G. S., dkk. (1990). Christmas Bird Counts as a tool for monitoring bird populations. American Birds, Vol. 44.
- Soykan, C. U., dkk. (2016). Population trends for North American winter birds based on Christmas Bird Count data. Ecosphere, Vol. 7.
- Audubon Magazine. How Christmas Bird Count data reveals climate change impacts on birds.Diakses 31 Desember 2025.

