PLTN

Mengkritisi Narasi Newsroom: Nuklir Dalam RUU EBT Kontroversial?

Senin (20/9), akun Instagram Narasi Newsroom merilis video tentang Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT). RUU ini sedianya akan disahkan pada bulan Oktober sebagai bentuk dari upaya Indonesia untuk meratifikasi Perjanjian Paris 2015 dan mendukung visi pemerintah Indonesia untuk mengembangkan energi alternatif, dengan bauran hingga 23% EBT pada tahun 2025 [1]. Narasi Newsroom kemudian menggiring opini bahwa RUU EBT ini kontroversial, khususnya bahwa karena dalam nomenklatur EBT ada… Selengkapnya »Mengkritisi Narasi Newsroom: Nuklir Dalam RUU EBT Kontroversial?

blank

Menguak Mitos Bahaya Limbah Radioaktif yang Dihasilkan PLTN

Dibandingkan moda pembangkit energi lain, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dapat dikatakan yang paling “kontroversial”. Energi nuklir memendam potensi yang luar biasa besar dalam jumlah yang kecil. Sebongkah logam uranium seukuran bola golf sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan energi listrik seseorang seumur hidupnya. Namun bagi sebagian kalangan khususnya kalangan anti-nuklir, energi nuklir dianggap menyimpan berbagai persoalan yang tidak bisa diselesaikan. Salah satu isu yang sering diangkat kalangan tersebut adalah limbah… Selengkapnya »Menguak Mitos Bahaya Limbah Radioaktif yang Dihasilkan PLTN

blank

Kecelakaan Chernobyl Adalah Bukti Energi Nuklir Itu Selamat, Bukan Sebaliknya

Tidak ada argumen yang lebih sering digunakan untuk menolak energi nuklir selain kecelakaan Chernobyl. Kecelakaan PLTN yang terjadi pada tanggal 26 April 1986 ini menjadi senjata utama bagi kaum anti-nuklir untuk menunjukkan betapa bahayanya energi nuklir bagi kehidupan manusia. Kata “radiasi” pun seolah menjadi momok yang mengerikan bagi publik. Patut diakui bahwa kecelakaan PLTN Chernobyl adalah kecelakaan parah, dan tidak ada yang berharap kecelakaan sejenis itu terulang lagi. Tapi menjadikan… Selengkapnya »Kecelakaan Chernobyl Adalah Bukti Energi Nuklir Itu Selamat, Bukan Sebaliknya

blank

Bagaimana Jika Proyek Energiewende Jerman Dialihkan Saja Untuk Energi Nuklir?

Ancaman perubahan iklim menjadi salah satu isu lingkungan terkuat pada abad 21. Emisi CO2 dari aktivitas manusia memicu pemanasan global, yang kemudian akan berimbas pada perubahan iklim. Dengan laju emisi CO2 saat ini, temperatur permukaan bumi dapat naik hingga 3°C pada akhir abad 21. Dampaknya adalah bencana iklim; cuaca ekstrem makin merajalela, kekeringan, kebakaran hutan, penyebaran penyakit, hingga krisis pangan [1-3]. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) merekomendasikan untuk mengerem… Selengkapnya »Bagaimana Jika Proyek Energiewende Jerman Dialihkan Saja Untuk Energi Nuklir?

blank

Komentar Terhadap Sanggahan Artikel “Membuang Air Radioaktif Fukushima Daiichi ke Laut, Bahayakah?”

Menarik membaca sanggahan terhadap artikel Penulis berjudul “Membuang Air Radioaktif Fukushima Daiichi ke Laut, Bahayakah?” yang ditulis oleh seorang mahasiswa S3 di Jepang [1]. Dari sanggahan tersebut, tampak bahwa penyanggah membantah dari segi dampak tritium terhadap biota dan manusia, sebagian dari referensi yang cukup obsolete (walau ada juga yang relatif baru). Tampak bahwa penyanggah mendukung argumentasi tentang bioakumulasi tritium pada biota laut. Dari segi bioakumulasi, penyanggah terlihat memiliki argumentasi cukup… Selengkapnya »Komentar Terhadap Sanggahan Artikel “Membuang Air Radioaktif Fukushima Daiichi ke Laut, Bahayakah?”