Ketika Amerika Serikat menghidupkan kembali program Cancer Moonshot pada tahun 2022, dunia kesehatan global kembali menaruh perhatian pada upaya besar untuk menurunkan angka kematian akibat kanker. Program tersebut membawa ambisi besar yaitu mengurangi tingkat kematian akibat kanker sebesar 50 persen dalam kurun waktu 25 tahun. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah ambisi sebesar itu dapat dicapai oleh negara lain yang memiliki sistem kesehatan berbeda. Sebuah studi terbaru mencoba menjawab pertanyaan ini dengan menjadikan Kanada sebagai contoh kasus. Penelitian tersebut menilai apakah penurunan setengah dari angka kematian akibat kanker mungkin dicapai pada tahun 2050 dan langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk mendekati target tersebut.
Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di Kanada. Banyak faktor yang mempengaruhi tren ini, mulai dari gaya hidup hingga keterlambatan diagnosis. Tim peneliti dalam studi ini menggunakan model simulasi yang disebut OncoSim untuk memperkirakan bagaimana kondisi kanker di Kanada dalam beberapa dekade ke depan. OncoSim adalah perangkat simulasi yang mampu memetakan dampak perubahan gaya hidup, program skrining, serta berbagai inovasi medis terhadap tingkat kejadian dan kematian akibat kanker.
Baca juga artikel tentang: Inkathazo: Galaksi Radio Raksasa Berukuran 32 Kali Lebih Besar Dari Galaksi Bima Sakti
Para peneliti mengajukan tiga pertanyaan penting untuk memahami tantangan dan peluang dalam upaya mencapai target pengurangan angka kematian sebesar 50 persen. Pertama, mereka mempertanyakan berapa besar jumlah kematian akibat kanker yang diperkirakan terjadi pada tahun 2050 jika Kanada mengikuti tren saat ini tanpa perubahan yang berarti. Kedua, mereka ingin mengetahui sejauh mana penurunan angka kematian dapat dicapai melalui usaha yang sudah dikenal efektif seperti pencegahan dan peningkatan skrining. Ketiga, mereka mencoba memperkirakan jenis inovasi dan penemuan baru apa saja yang dibutuhkan untuk menutupi kesenjangan antara apa yang bisa dicapai dengan metode saat ini dan target ambisius yang diinginkan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa jika tren saat ini berlanjut tanpa peningkatan signifikan, Kanada akan mengalami lebih dari seratus tiga puluh tiga ribu kematian akibat kanker pada tahun 2050. Angka tersebut menggambarkan besarnya tantangan yang harus dihadapi negara tersebut dalam 25 tahun ke depan. Meskipun demikian, penelitian juga menunjukkan adanya harapan. Model simulasi memperkirakan bahwa sekitar tiga puluh persen dari angka kematian tersebut masih dapat dicegah. Pencegahan dapat dilakukan melalui pengurangan faktor risiko, misalnya berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol, mengendalikan berat badan, atau meningkatkan aktivitas fisik. Selain itu, perluasan dan peningkatan program skrining kanker seperti pemeriksaan payudara, kolorektal, serviks, dan paru dapat secara nyata menurunkan angka kematian dini.

Namun, upaya pencegahan dan skrining saja tidak cukup untuk mencapai target pengurangan angka kematian sebesar 50 persen. Setelah dikalkulasikan, masih terdapat kesenjangan sebesar enam belas hingga tujuh belas persen. Kesenjangan ini disebut oleh peneliti sebagai lunar gap, merujuk pada istilah pembidikkan Bulan yang digunakan dalam program Cancer Moonshot. Lunar gap menggambarkan jarak antara kemampuan intervensi saat ini dengan target ambisius yang ingin dicapai. Dengan kata lain, Kanada membutuhkan lebih dari sekadar pencegahan dan skrining untuk bisa memangkas angka kematian hingga setengahnya.
Untuk menutup lunar gap ini, peneliti menekankan perlunya inovasi besar dalam bidang pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan kanker. Sebagian inovasi kemungkinan melibatkan teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan untuk membaca citra medis dengan lebih akurat. Terapi target yang semakin tepat sasaran juga dapat memberikan harapan baru bagi pasien yang sebelumnya memiliki peluang hidup rendah. Selain itu, penelitian genomik dan imunoterapi yang terus berkembang dapat berperan besar dalam menciptakan terapi yang lebih personal dan efektif. Semua perkembangan ini membutuhkan investasi penelitian yang besar, kolaborasi antarlembaga, serta kebijakan publik yang mendukung percepatan penemuan.
Penelitian ini juga menekankan bahwa upaya besar seperti Cancer Moonshot tidak hanya memerlukan teknologi canggih, tetapi juga membutuhkan masyarakat yang teredukasi dan terlibat aktif. Perubahan perilaku masyarakat terhadap gaya hidup sehat memiliki peran yang tidak dapat diabaikan. Mengurangi konsumsi rokok, memperbaiki pola makan, menjaga kebugaran, dan mengikuti skrining berkala adalah langkah yang relatif sederhana, tetapi memiliki dampak besar terhadap penurunan risiko kanker.
Selain itu, akses yang merata terhadap layanan kesehatan dan skrining juga menjadi kunci penting. Daerah dengan akses layanan kesehatan yang rendah cenderung memiliki tingkat deteksi dini yang buruk. Hal ini menyebabkan kasus kanker sering ditemukan pada stadium lanjut ketika pengobatan jauh lebih sulit dan peluang bertahan hidup menurun drastis. Pemerintah Kanada perlu memastikan bahwa seluruh warganya, termasuk kelompok minoritas, masyarakat pedesaan, serta populasi rentan lainnya, mendapatkan akses yang setara terhadap layanan pencegahan dan penanganan kanker.
Penelitian ini pada akhirnya memberikan gambaran yang realistis tentang peluang Kanada dalam mencapai target pengurangan angka kematian kanker secara signifikan. Target sebesar lima puluh persen pada tahun 2050 memang ambisius dan sangat menantang. Namun, peneliti menyimpulkan bahwa peningkatan program pencegahan dan skrining dapat memberikan dampak besar. Untuk mencapai keseluruhan target, Kanada juga membutuhkan penemuan ilmiah baru serta kebijakan publik yang mendukung upaya inovatif dalam pencegahan, deteksi dini, dan terapi kanker.
Jika dilihat secara keseluruhan, penelitian ini mengajak kita untuk melihat pengendalian kanker sebagai upaya bersama. Pemerintah, ilmuwan, tenaga medis, dan masyarakat memiliki peran masing masing. Mewujudkan target sebesar ini memerlukan keberanian, kreativitas ilmiah, serta investasi jangka panjang. Walaupun pengurangan lima puluh persen tampak seperti lompatan menuju Bulan, sejarah telah membuktikan bahwa pencapaian besar sering dimulai dengan langkah sederhana yang dilakukan bersama sama.
Baca juga artikel tentang: NASA Mengungkap Prototipe Teleskop Canggih untuk Deteksi Gelombang Gravitasi
REFERENSI:
Banik, Keaton dkk. 2025. Shooting for the Moon: Can We Cut Cancer Mortality in Canada By 50% By 2050?. Cancer Control 32, 10732748251319485.

