Semesta selalu menyimpan misteri yang tak terhingga, dan salah satu penemuan terbaru yang memukau para astronom adalah disk protoplanet terbesar yang pernah ditemukan, yang dikenal dengan nama unik, Dracula’s Chivito. Berkat Teleskop Luar Angkasa Hubble, kita kini memiliki kesempatan untuk menyelami lebih dalam tentang fenomena kosmik yang luar biasa ini. Artikel ini akan mengungkap detail menarik tentang Dracula’s Chivito dan mengapa ia menjadi pusat perhatian dalam dunia astronomi.
Penemuan Dracula’s Chivito: Disk Sandwich yang Mengagumkan
Dracula’s Chivito ditemukan mengelilingi sebuah bintang muda dan diberi nama unik ini karena menyerupai sandwich khas Uruguay, Chivito. Disk ini tampak seperti “patty hitam” yang terjepit di antara dua “roti terang,” yang memberikan inspirasi untuk penamaannya. Disk ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2024, dengan nama resmi IRAS 23077+6707.
Salah satu hal yang membuat Dracula’s Chivito begitu istimewa adalah ukurannya. Dengan diameter hampir 400 miliar mil, disk ini memiliki ukuran 40 kali lebih besar dari tata surya kita. Ini menjadikannya disk pembentuk planet terbesar yang pernah ditemukan. Selain itu, bintang yang dikelilingi oleh disk ini diperkirakan memiliki massa dua hingga empat kali lebih besar dari matahari kita.
Namun, bukan hanya ukurannya saja yang membuat Dracula’s Chivito menarik perhatian para ilmuwan. Disk ini mengandung lebih banyak material daripada semua planet dan asteroid di tata surya kita digabungkan. Hal ini menunjukkan bahwa ia berpotensi menjadi tempat lahirnya sistem planet yang sangat besar dan kompleks.
Kekacauan di Dalam Disk
Melalui pengamatan menggunakan Teleskop Luar Angkasa Hubble, para ilmuwan menemukan bahwa aktivitas di dalam Dracula’s Chivito sangat kacau. Kekacauan ini telah menyebabkan material di dalam disk terdorong keluar hingga jauh melampaui batas utama disk itu sendiri. Fenomena ini menciptakan bentuk menyerupai kupu-kupu yang unik, dengan filamen memanjang hanya terlihat di satu sisi disk.
Tingkat detail yang ditangkap oleh Hubble memberikan wawasan baru tentang bagaimana planet terbentuk dalam lingkungan ekstrem seperti ini. Para peneliti percaya bahwa proses dinamis, seperti interaksi disk dengan lingkungan sekitarnya dan jatuhnya debu serta gas ke dalam disk, memainkan peran penting dalam membentuk struktur asimetris Dracula’s Chivito.

Sebuah Laboratorium Alam untuk Studi Pembentukan Planet
Dracula’s Chivito telah menjadi laboratorium alam baru bagi para astronom untuk mempelajari proses pembentukan planet. Kristina Monsch, peneliti utama dari Center for Astrophysics | Harvard & Smithsonian (CfA), menjelaskan bahwa tingkat detail yang terlihat pada gambar-gambar Hubble sangat jarang ditemukan dalam pengamatan disk protoplanet lainnya.
“Kami melihat disk ini hampir dari samping, dan lapisan atas yang tipis serta fitur asimetrisnya sangat mencolok,” kata Monsch. “Gambar-gambar baru dari Hubble menunjukkan bahwa tempat kelahiran planet bisa jauh lebih aktif dan kacau daripada yang kami duga sebelumnya.”
Teleskop Luar Angkasa Hubble dan James Webb Space Telescope (JWST) telah memberikan sekilas pandang pada struktur serupa di disk-disk lain, tetapi Dracula’s Chivito menawarkan perspektif yang luar biasa. Pengamatan ini memungkinkan para ilmuwan untuk melacak substruktur disk dalam cahaya tampak dengan tingkat detail yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Apa yang Membentuk Dracula’s Chivito?
Salah satu aspek paling menarik dari Dracula’s Chivito adalah strukturnya yang sangat tidak simetris. Satu sisi disk menampilkan filamen panjang yang memanjang jauh ke luar, sementara sisi lainnya memiliki tepi tajam tanpa filamen yang terlihat. Para ilmuwan percaya bahwa interaksi dinamis dengan lingkungan sekitarnya serta akumulasi debu dan gas dapat menjadi faktor utama di balik fenomena ini.
Joshua Bennett Lovell, seorang astronom dari CfA dan salah satu peneliti studi ini, mengungkapkan kekagumannya terhadap asimetri disk tersebut. “Hubble memberikan kami pandangan mendalam tentang proses-proses kacau yang sedang membangun planet-planet baru,” ujar Lovell. “Meskipun kami belum sepenuhnya memahami proses-proses ini, penelitian ini memberi kami peluang untuk mempelajarinya dengan cara baru.”
Potensi Sistem Planet Raksasa
Menurut para peneliti, Dracula’s Chivito bisa menjadi versi skala besar dari tata surya awal kita. Monsch menjelaskan bahwa meskipun pembentukan planet mungkin berbeda dalam lingkungan sebesar itu, proses dasar yang terlibat kemungkinan besar serupa.
“Dalam teori, IRAS 23077+6707 dapat menjadi tempat bagi sistem planet yang sangat luas,” kata Monsch. “Saat ini, kami memiliki lebih banyak pertanyaan daripada jawaban, tetapi gambar-gambar baru ini adalah titik awal untuk memahami bagaimana planet terbentuk seiring waktu dan dalam berbagai lingkungan.”
Menatap Masa Depan Penelitian Astronomi
Penemuan Dracula’s Chivito membuka babak baru dalam penelitian astronomi tentang pembentukan planet. Dengan bantuan teknologi canggih seperti Teleskop Luar Angkasa Hubble dan James Webb Space Telescope, para ilmuwan dapat terus menggali rahasia alam semesta dan memahami lebih dalam tentang asal-usul sistem planet.
Dracula’s Chivito adalah pengingat akan betapa luas dan misteriusnya alam semesta kita. Setiap penemuan baru tidak hanya memperluas wawasan kita tentang kosmos tetapi juga menginspirasi kita untuk terus mengeksplorasi dan mempelajari dunia di luar batas Bumi. Siapa tahu, mungkin suatu hari nanti kita akan menemukan sistem planet lain yang mirip dengan tata surya kita — atau bahkan lebih menakjubkan lagi.
Referensi
- Center for Astrophysics | Harvard & Smithsonian (CfA). Studi tentang struktur ekstrem dan dinamika disk protoplanet raksasa. Diakses 30 Desember 2025.
- European Space Agency (ESA). Disk pembentuk planet dan perannya dalam evolusi sistem planet. Diakses 30 Desember 2025.
- Encyclopaedia Britannica. Protoplanetary disk, pembentukan planet, dan evolusi sistem bintang. Diakses 30 Desember 2025.

