Kerja praktek di Nano Center Indonesia

Ditulis oleh Usnatun Nafsika Desy Artawiddi – Universitas Internasional Semen Indonesia Awal semester empat, dosen sudah memberi lampu hijau untuk para mahasiswa […]

Ditulis oleh Usnatun Nafsika Desy Artawiddi – Universitas Internasional Semen Indonesia

Awal semester empat, dosen sudah memberi lampu hijau untuk para mahasiswa tingkat satu agar mengikuti kerja praktek (magang) di suatu perusahaan maupun industri. Terserah memilih di perusahaan dan industri mana asal sebidang dengan ilmu perkuliahan. Saya dan teman-teman sebenarnya masih bingung juga. Belum ada gambaran tentang kerja praktek, maklumlah karena kami angkatan pertama dan tidak memilki kakak tingkat. Minim informasi dan bimbang itu yang saya rasakan. Suatu hari, disaat saya sedang melakukan praktikum mikrobiologi dengan teman-teman, mendadak beberapa teman di panggil untuk diskusi bersama kepala departemen. Rasa ingin tahu saya tentang apa yang diskusi tersebut mencuat. Salah satu teman yang mengikuti diskusi tersebut, saya interview diam-diam. Setelah menghimpun informasi, ternyata ada info lowongan kerja praktek di Nano Center Indonesia. Wah, rasa ingin tahu alias kepo saya semakin menjadi. Saya mencari-cari informasi seputar lowongan kerja praktek tersebut di internet, karena teman-teman saya kurang terbuka tentang informasi magang ini. Saat saya membaur dengan teman-teman membahas informasi tersebut salah satu teman berkata, “Tidak perlu kamu tahu informasi apa, lolos saja kamu belum tentu, hahahaa”. Tidak masalah mendapat perkaatan seperti itu, saya anggap itu sebuah ejekan yang menjadi doa untuk memotivasi saya agar berusaha sebaik mungkin. Karena setiap kata merupakan cerminan dari pribadi seseorang. Intinya harus pantang menyerah sebelum berusaha!Sewaktu saya mengecek pada website, terakhir pendaftaran keesokan hari. Gedubrak!! H-1 pendafataran, pikiran seketika kalang kabut. Harus bagimana ini, besok ada praktikum sampai sore dan belum menyiapkan persyaratan dan berkas-berkas yang harus diunggah untuk magang. Keesokan hari saat perkuliahan seperti biasa, teman-teman membicarakan kerja praktek. Sedikit mendengarkan pembicaraan mereka, diantara mereka tidak mendaftarkan diri. Beberapa alasan dari mereka terbilang klasik, yaitu malas. Hmm..disini saya sedikit tersenyum, kemungkinan pesaing semakin sedikit. Sebelum tidur, saya melengkapi persyaratan yang dibutuhkan, seperti membuat motivation letter, mengirim biodata diri dan deskripsi karya yang pernah dihasilkan. Set..Set..wus, sebelum jam registrasi berakhir yakni pukul 23.59, tepat pukul 23.35 berkas saya selesai terunggah. Alhamdulillah, tinggal menunggu hari istimewa pengumuman.

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Kamis 16 Maret, namaku tercantum pada website resmi Nano Center Indonesia sebagai salah satu mahasiswa yang terpilih mengikuti kerja praktek. Salah satu dosen memberi kabar baik ini ke saya, awalnya saya tidak tahu kabar ini karena pesimis tidak akan lolos. Syukur alhamdulillah, diterima. Beruntung sekali ada salah satu teman juga terpilih. Kesempatan ini tidak saya sia-siakan. Setelah berdiskusi dengan kepala departemen dan mendapat persetujuan, saya segera mengurus semua dokumen dan surat yang diperlukan pada keesokan hari. Karena keterbatasan waktu untuk menuju lokasi kerja praktek, akhirnya saya disarankan dosen untuk memilih tranportasi udara. Sungguh, ini semua seperti mimpi. Dapat lolos kerja praktek di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) menjadi kebanggan tesendiri bagi saya. Serta ini pengalaman pertama saya naik pesawat terbang secara gratis tanpa biaya yang membebani orang tua. Sekaligus pengalaman pertama, berada jauh dengan orang tua untuk menuntut ilmu. Kerja praktek ini berlangung selama tiga bulan. Berada dalam lingkungan penelitian dengan berkumpul bersama para peneliti muda Indonesia memacu semangat kerja praktek saya. Semula saya minder, kerena teman-teman kerja praktek sudah lulus kuliah dan akan melanjutkan kuliah S-2 ke luar negeri. Bila saya tetap berada di zona nyaman, kerja praktek ini akan terasa sia-sia. Oleh karena itu, selama kerja praktek saya berusaha menyesuaikan dengan lingkungan. Setelah satu minggu berjalan, ternyata para karyawan dan teman-teman sangat peduli satu sama lain dan asyik. Disela-sela kesibukan menyusun proposal penelitian, kami sering bercanda agar memecah suasana kejenuhan. Pada tanggal libur, kami semua juga menghabiskan waktu bersama. Berlibur ke beberapa tempat wisata alam di Daerah Garut, melepas penat dan memperbarui pikiran sebelum kembali kerja. Nikmat yang tidak boleh terlewatkan. Seusai berlibur ada tugas besar dari atasan. Saya berkesempatan mengenalkan produk saya dalam seminar Pemasyaratan dan Kewirausahaan yang dihadiri oleh Kementerian Koperasi dan UKM (KEMENKOP dan UKM) Republik Indonesia bertempat di salah satu Universitas di Tangerang Selatan. Semoga menginspirasi. Salam Nano!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *