Sebenarnya apa sih Novavax?
Novavax (NVX-CoV2373) merupakan vaksin Covid-19 berbasis protein nanopartikel dengan teknologi platform rekombinan protein subunit glikoprotein spike menggunakan vaksin adjuvant Matrix-M1 berbasis saponin. Vaksin ini mampu melawan virus SARS-CoV-2 (Reimer, J. M. et al. 2012).
Vaksin Novavax disebut juga sebagai vaksin Covovax loh. Kok bisa ya vaksin Covid-19 ini punya dua nama? Eittsss. Menurut Kepala BPOM RI, kedua vaksin ini memiliki beberapa perbedaan. Salah satunya adalah perbedaan tempat produksi. Novavax yang dibuat di India diberi nama Covovax, sedangkan di Amerika Serikat (AS) dikenal Nuvaxovid. Perbedaan tempat produksi ini tidak bisa memastikan jika proses produksinya sama dan stabil ya. Namun, kedua vaksin tetap memiliki persamaan, yaitu keduanya merupakan vaksin dengan teknologi nanopartikel protein rekombinan.
Kenapa ya AS memilih vaksin ini sebagai vaksin Covid-19 ke-4?
Bagaimana keefektivitasannya? Menurut jurnal Heath, P. T. et al. (2021), data klinis untuk studi vaksin Novavax atau Covovax menunjukkan bahwa penggunaannya aman dan dapat memberikan respon imun yang kuat pada orang dewasa yang sehat. Percobaan dilakukan dengan memberikan dua dosis regimen vaksin Novavax pada orang dewasa, terbukti dapat memberikan proteksi sebesar 89,7% terhadap Covid-19 dan memperlihatkan efikasi tinggi untuk melawan virus SARS-CoV-2 varian α (B.1.1.7.).
Akan tetapi, penelitian ini masih memiliki kekurangan. Selama penelitian, dilaporkan bahwa observasi hanya dilakukan dalam waktu yang singkat, yaitu dengan rerata tiga bulan pasca dosis kedua. Hal ini menyebabkan, penelitian belum dapat mengeksklusi berbagai case, terutama untuk efek samping jangka panjang yang mungkin saja terjadi. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah kurangnya data sequencing dari isolate virus yang membuktikan adanya virus varian α. Di sisi lain, vaksin Novavax ini terbukti memiliki keamanan yang efikasi yang cukup tinggi. Efikasinya dalam mencegah COVID-19 pada orang dewasa, yaitu sebesar 89,7% terhadap virus varian α dan 96,4% terhadap varian non-α. Penelitian mencakup ras kulit putih sebanyak 94,5%, ras Asia 2,9%, dan ras kulit hitam 0,4%.
REFERENSI :
- Reimer, J. M., Karlsson, K. H., et al. 2012. Matrix-M™ Adjuvant induces Local Recruitment, Activation, and Maturation of Central Immune Cells in Absence of Antigen. PloS On, 7(7):e41451. <https://doi.org/10.1371/journal.pone.0041451>
- Heath, P. T., Galiza, E. P., et al. 2021. Safety and Efficacy of NVX-CoV2373 Covid-19 Vaccine. N. Engl. J. Med., 385(13):1172-1183. <https://doi.org/10.1056/NEJMoa2107659>
- https://publichealth.jhu.edu/2022/what-you-need-to-know-about-the-novavax-protein-based-vaccine
Hii, I am Tia. I have keen interest in Biotech, Molecular Biology, and Nanotech.
Enjoy with my articles guys!