Skip to content
Warung Sains Teknologi
Warung Sains Teknologi

Sumber Sains dan Teknologi Terkini

  • Beranda
  • Sains
    • Sains Alam
    • Sains Sosial
  • Teknologi
    • 3D Printing
    • Alat Laboratorium
    • Internet of things
    • Kecerdasan Buatan
    • Nuklir
    • Robot
  • Fundamental
    • Astronomi
    • Bahasa
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Kewarganegaraan
    • Kimia
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sosiologi
  • Kontributor
    • Mendaftar Kontributor
    • Panduan Kontributor
    • Panduan SEO
    • Masuk
    • Edit Profil
  • Tentang
Warung Sains Teknologi
Warung Sains Teknologi

Sumber Sains dan Teknologi Terkini

  • Beranda
  • Sains
    • Sains Alam
    • Sains Sosial
  • Teknologi
    • 3D Printing
    • Alat Laboratorium
    • Internet of things
    • Kecerdasan Buatan
    • Nuklir
    • Robot
  • Fundamental
    • Astronomi
    • Bahasa
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Kewarganegaraan
    • Kimia
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sosiologi
  • Kontributor
    • Mendaftar Kontributor
    • Panduan Kontributor
    • Panduan SEO
    • Masuk
    • Edit Profil
  • Tentang
Warung Sains Teknologi
Warung Sains Teknologi

Sumber Sains dan Teknologi Terkini

  • Beranda
  • Sains
    • Sains Alam
    • Sains Sosial
  • Teknologi
    • 3D Printing
    • Alat Laboratorium
    • Internet of things
    • Kecerdasan Buatan
    • Nuklir
    • Robot
  • Fundamental
    • Astronomi
    • Bahasa
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Kewarganegaraan
    • Kimia
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sosiologi
  • Kontributor
    • Mendaftar Kontributor
    • Panduan Kontributor
    • Panduan SEO
    • Masuk
    • Edit Profil
  • Tentang
Warung Sains Teknologi
Warung Sains Teknologi

Sumber Sains dan Teknologi Terkini

  • Beranda
  • Sains
    • Sains Alam
    • Sains Sosial
  • Teknologi
    • 3D Printing
    • Alat Laboratorium
    • Internet of things
    • Kecerdasan Buatan
    • Nuklir
    • Robot
  • Fundamental
    • Astronomi
    • Bahasa
    • Biologi
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Kewarganegaraan
    • Kimia
    • Matematika
    • Psikologi
    • Sosiologi
  • Kontributor
    • Mendaftar Kontributor
    • Panduan Kontributor
    • Panduan SEO
    • Masuk
    • Edit Profil
  • Tentang

Mengukur Tekanan Pengikat di dalam Proton yang Menjaga Kestabilan Alam Semesta

Beni Adi TrisnaDitulis oleh Beni Trisna • 28 May 2018 • 4 minutes of reading

Proton dan Kestabilan Alam Semesta Proton adalah partikel bermuatan positif yang ada di dalam inti sebuah atom. Seluruh materi di […]

Pilihan Editor Teknologi

Bagikan artikel ini:

  • Home
  • Teknologi
  • Mengukur Tekanan Pengikat di dalam Proton yang Menjaga Kestabilan Alam Semesta

Proton dan Kestabilan Alam Semesta

Proton adalah partikel bermuatan positif yang ada di dalam inti sebuah atom. Seluruh materi di alam semesta—termasuk manusia—tersusun dari atom-atom yang terdapat proton di dalamnya. Proton berperan menjaga kestabilan alam semesta karena proton memiliki tingkat kestabilan yang sangat tinggi. Jika proton yang ada di dalam inti atom tidak stabil, maka dapat dipastikan alam semesta akan hancur lebur. Proton yang tidak stabil maksudnya adalah proton yang mudah berubah/rusak/berkurang jumlahnya (decay).

Di dalam cerita fiksi film Star Wars diceritakan terkait penggunaan bom proton untuk meledakkan pesawat Ravager. Ide untuk membuat bom dari partikel proton memang sangat mustahil untuk dilakukan dengan teknologi yang dimiliki oleh umat manusia saat ini karena untuk membuat proton menjadi tidak stabil—agar menjadi bom—diperlukan energi yang sangat besar. Namun, jika teknologi umat manusia sudah mampu membuat proton menjadi tidak stabil, maka bom proton kemungkinan besar bisa dibuat dengan kemampuan ledakan yang sangat besar.

Kemudian pertanyaannya adalah, apakah yang menyebabkan proton ini bisa sangat stabil? Keseimbangan antara dua buah kekuatan yang ada di inti proton disinyalir menjadi sumber kestabilan dari proton tersebut, sebagaimana ditemukan oleh ilmuwan dari Thomas Jefferson National Accelerator Facility, Virginia [1].

Gambar 1. Tanpa kita sadari tekanan yang sangat besar ada di dalam tubuh kita [2]

Tekanan di dalam Inti Proton 10 Kali Lebih Kuat dari Gaya di Bintang Neutron

Dua buah kekuatan yang ada di dalam proton mengarah ke dalam dan ke luar inti. V.D. Burkert adalah co-author dari penelitian itu, dia menyatakan bahwa di dalam inti proton terdapat gaya yang nilainya adalah sekitar 1035 Pa menghadap ke luar [1]. Tekanan ini sangatlah besar, dapat dianalogikan seperti 10 kali gaya yang ada di sebuah bintang neutron. Atau setara juga 1.5 kali milyar trilyun (1.521) tekanan yang dibutuhkan untuk palu untuk memaku di dinding.

Analogi lain, jika tekanan ini dibandingkan dengan tekanan di dasar Palung Mariana (palung terdalam yang diketahui manusia di muka bumi), maka ada setara dengan miliaran miliar kalinya. [3]

Bintang neutron adalah objek luar angkasa seukuran kota yang memiliki gaya gravitasi, medan magnet, massa jenis yang berlebihan dibandingkan ukurannya. Bintang neutron memiliki inti dengan densitas yang sangat tinggi, sehingga dinobatkan sebagai objek luar angkasa terpadat yang bisa diamati [4]. Tekanan di dalam proton bahkan jauh lebih besar daripada gaya yang ada di sebuah bintang neutron.

Sesendok teh sampel bintang neutron, jika ditimbang beratnya akan setara berat kapal feri (500.000 ton) [4]

Di dalam sebuat proton ada dua partikel utama penyusun: kuark dan gluon (lihat Gambar 1). Kuark adalah sekelompok partikel penyusun proton dan gluon adalah partikel yang memberikan gaya antar kuark sehingga dapat merekat dengan erat. Tanpa kita sadari seluruh partikel ini berada di dalam tubuh kita, yang artinya gaya sebesar itu ada di dalam tubuh kita!

Bagaimana Cara Mengukur Tekanan di dalam Inti Proton?

Agar dapat mengukur tekanan di dalam inti proton, V.D. Burkert dan rekan-rekannya menembakkan berkas cahaya (foton) dengan energi sebesar 6 miliar eV ke nitrogen cair yang penuh dengan partikel proton. Ketika mereka mengarahkan tembakan ke pusat proton, cahaya yang ditembakkan tersebut, diserap oleh kuark, untuk dipantulkan kembali menjadi sinar foton lanjutan (lihar Gambar 2). Sinar foton lanjutan ini kemudian di analisa oleh para ilmuwan ini.

Gambar 2. Setup eksperimen Deeply Virtual Compton Scattering untuk mengukur tekanan di dalam proton [5]

Para ilmuwan ini memeriksa elektron yang ditembakkan, foton yang diserap, dan foton yang dilepaskan. Peta 3D dari lokasi kuark di dalam inti proton kemudian bisa dibuat. Video simulasi berikut menunjukkan bagaimana lokasi kuark dan gaya-gaya yang ada di kuark tersebut bisa menjaga proton tetap stabil di dalam inti proton:

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=3QaBDPgZ0xo[/embedyt]

Namun, informasi ini belum cukup untuk menentukan berapa nilai tekanan yang ada di dalam inti proton. Eksperimen tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 2015, namun data terkait kuark dan lokasinya baru bisa digunakan untuk mengestimasi nilai tekanan di dalam inti proton setelah teknik evaluasi data yang lebih komprehensif mereka temukan.

Proyek Selanjutnya

Nilai tekanan ke arah luar di inti proton yang diperoleh V.D. Burkert dan rekan-rekannya adalah nilai estimasi. Artinya, hingga saat ini proton belum sepenuhnya berhasil diteliti. Jika tekanan sebesar itu dialami oleh proton ke arah luar, maka tentunya ada tekanan yang besarnya setara ke arah dalam yang harus melawannya agar proton tidak meledak (tetap stabil). Para ilmuwan ini memprediksi bahwa gluon lah yang memiliki gaya ke arah dalam tersebut. Proyek selanjutnya yang mereka lakukan adalah membangun perangkat Ion-Collider untuk dapat memeriksa gluon dan mendapatkan nilai tekanan yang ada di dalam inti proton lebih akurat lagi.

Dengan penemuan ini, proton yang awalnya kurang begitu menarik untuk diteliti, menjadi menarik untuk mendapatkan perhatian. Masih banyak hal yang belum terungkap dari sifat-sifat/karakteristik dari proton, misalnya: disitribusi tekanan, jari-jari, dan gaya-gaya yang bekerja di dalamnya. Ilmuwan-ilmuwan dari Indonesia bisa turut berkontribusi dalam penelitian-penelitian terkait hal ini.

 Referensi:

  1. V. D. Burkert, L. elouadrhiri, and F. X. Girod., ” The pressure distribution inside the proton“, Nature, Vol. 557
  2. P. Pherry., “The Inside of a Proton Could be the Most Extreme Environment in the Cosmos.“, http://bigthink.com/philip-perry/the-inside-of-a-proton-could-be-the-most-extreme-environment-in-the-cosmos, diakses tanggal 21 Mei 2018
  3. L. Crane., “We’ve measured the pressure inside a proton and it’s extreme“, https://www.newscientist.com/article/2169113-weve-measured-the-pressure-inside-a-proton-and-its-extreme/?utm_campaign=Echobox&utm_medium=SOC&utm_source=Facebook, diakses tanggal 21 Mei 2018
  4. R.M. Muharram., “Mengenal Bintang Neutron”, http://www.infoastronomy.org/2016/10/mengenal-bintang-neutron.html, diakses tanggal 21 Mei 2018
  5. M.Mazouz., “Deeply Virtual Compton Scattering” diakses 27 Mei 2018

 

About The Author

Beni Adi Trisna

Beni Trisna

Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dalam bidang kepakaran Ilmu Pengukuran (Metrologi). Telah menamatkan pendidikan S2 di Jurusan Teknik Elektro dari Chulalongkorn University, Thailand. Memiliki hobby membaca, bermain ping-pong dan mengunjungi tempat-tempat baru. Profil lebih lengkap dapat dilihat di https://www.linkedin.com/in/beni-trisna/.
Email
Previous

Mempertahakan Esensi Puasa di Akhir Bulan Ramadan dengan Menjaga Gizi Seimbang

Next

Fact or Hoax : Kode E pada Produk Tertentu Terindikasi Mengandung Babi

Related Posts

Thunderhead: Alat Pemadam Api Masa Depan dengan Teknologi Angin Elektrik

By Nurlaila

Enki Catena: Fitur Rangkaian Kawah Di Ganymede

By Rachmat Arief Murditanto

Ketika Hantu Ditinjau Secara Fisika

By Jessica Laura Chrisanto

Botol Bekas Jadi Mesin Listrik, Terobosan Energi Bersih dari Plastik PET

By Maratus Sholikah

Chip Silikon-Fotonik Terbaru: Membuka Pintu Menuju Komputasi Kecerdasan Buatan dengan Kecepatan Cahaya

By Nurlaila

Ilmuwan Berhasil Memproduksi Carbon Nanotube (CNT) dari CO2

By Fauzi Yusupandi

Leave a Comment Cancel Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Donasi ke Warstek via Trakteer
Gabung Saluran WhatsApp Warstek

Pilihan Editor

Merkurius: Planet Di Tata Surya yang Seharusnya Tidak Ada

03 July 2026

Superkilonova: Ketika Ledakan Supernova Melahirkan dan Menyatukan Kembali Bintang Neutron

01 July 2026

Little Red Dots Terdeteksi dalam Sinar-X: Mengungkap Misteri Lubang Hitam Supermasif Muda

26 June 2026

Manajemen Perubahan dan Pengembangan Organisasi: Sinergi Kepemimpinan, Mindset, dan Strategi untuk Masa Depan Berkelanjutan

22 May 2026

Komunikasi Bisnis: Fondasi Utama Kesuksesan Organisasi di Era Modern

21 May 2026

Mengenal Brand Management: Definisi, Fungsi, dan Komponen Kunci dalam Membangun Ekuitas Merek

20 May 2026

Mengenal Digital Storytelling: Menciptakan Narasi yang Hidup di Era Digital

18 May 2026

Astronom Temukan Planet Bersuhu Begitu Dingin di Zona Layak Huni

02 May 2026

Ketika Dua Bulan Bertabrakan: Beginilah Masa Lalu Satelit Saturnus Titan

21 April 2026

Artikel Terbaru

  • Bunga Biru yang Cerdas: Inovasi Tinta Anti Pemalsuan Berbasis Alam27 August 2026
  • Ketika Bakteri Usus Mengeringkan Feses: Ilmuwan Ungkap Mekanisme Baru di Balik Sembelit Kronis27 August 2026
  • Rahasia Tersembunyi di Balik Pertumbuhan Rambut: Mengungkap Fakta Baru yang Mengejutkan27 August 2026
  • Botol Bekas Jadi Mesin Listrik, Terobosan Energi Bersih dari Plastik PET27 August 2026
  • Apa Hubungan Lidah Buaya dengan Daging Masa Depan? Penelitian Ini Mengungkap Jawabannya27 August 2026
  • Valuasi Jasa Ekosistem Hutan: Ketika Nilai Tak Terlihat Diabaikan dalam Kebijakan27 August 2026
  • Ular yang Difitnah Internet: Mengungkap Fakta di Balik Golden Lancehead26 August 2026
  • Menyusui, Botol Susu, dan Kesehatan Mental Ibu. Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh?26 August 2026
  • Rahasia Baru Lidah Buaya, Ilmuwan Gunakannya untuk Membuat Nanopartikel Antikanker26 August 2026
seedbacklink
Banner BlogPartner Backlink.co.id

UP TO DATE | TERPERCAYA | SERU
Warstek adalah media SAINS POPULER yang dibuat untuk seluruh masyarakat Indonesia baik kalangan akademisi, masyarakat sipil, atau industri.

Kontak

Alamat: Yogyakarta | Indonesia
No HP: (+62)87750118140
Email: admin@warstek.com
Office Hour: 08.00 WIB  – 15.00 WIB (Senin – Jumat)

Tentang Warstek

Press release

Privacy Policy

Mengundang Warstek

Punya Saran atau Ingin Menerbitkan Artikel di Warstek?

Hubungi kami via email di admin@warstek.com

Copyright © 2016 Warung Sains Teknologi | Didesain oleh Nur Abdillah Siddiq

Scroll to Top