Manfaatkan Rasio Keuangan untuk Pengelolaan Keuangan Keluarga

Menurut Ramli dan Mulono (2020) mengelola keuangan keluarga artinya mengelola semua jenis pendapatan rutin atau insidentil. Dalam hal ini kemampuan dan kekompakan tiap anggota keluarga menjadi faktor penting dalam menunjang manajemen keluarga yang tepat. Begitu banyak langkah yang dapat dijalankan untuk mengimplementasi pengelolaan keuangan keluarga, seperti perencanaan yang baik, pembagian tugas, keterbukaan finansial, hingga penggunaan alat bantu berupa rasio keuangan.

blank

Setiap orang tentu berupaya untuk mencapai keluarga sejahtera yang dapat menikmati hidup wajar, tercukupi kebutuhan materi dan spiritual, dan dapat mengembangkan kemampuan, bakat, serta minat. Keadaan eksternal seperti gejolak perekonomian menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi setiap satuan unit keluarga sehingga dapat bertahan. Salah satunya dengan strategi mengelola keuangan.

Pentingnya Pengelolaan Keuangan Keluarga

Menurut Ramli dan Mulono (2020) mengelola keuangan keluarga artinya mengelola semua jenis pendapatan rutin atau insidentil. Dalam hal ini kemampuan dan kekompakan tiap anggota keluarga menjadi faktor penting dalam menunjang manajemen keluarga yang tepat. Begitu banyak langkah yang dapat dijalankan untuk mengimplementasi pengelolaan keuangan keluarga, seperti perencanaan yang baik, pembagian tugas, keterbukaan finansial, hingga penggunaan alat bantu berupa rasio keuangan.

Macam-Macam Rasio Keuangan

Beberapa di antara rasio keuangan yang penting untuk diimplementasikan adalah rasio utang terhadap pendapatan. Rasio ini mengukur seberapa besar jumlah utang keluarga dibandingkan dengan pendapatan bulanan yang diterima. Dengan memantau rasio ini, keluarga dapat mengetahui sejauh mana kemampuan mereka untuk membayar utang. Rasio yang tinggi dapat menunjukkan beban hutang yang berlebihan, sementara rasio yang rendah menunjukkan kesehatan keuangan yang baik.

Selanjutnya adalah rasio pengeluaran terhadap pendapatan. Rasio ini mengukur persentase pendapatan keluarga yang digunakan untuk pengeluaran bulanan. Dengan memahami rasio ini, keluarga dapat meninjau dan mengevaluasi pengeluaran mereka. Jika rasio pengeluaran terlalu tinggi, hal ini dapat mengindikasikan adanya pengeluaran berlebihan yang perlu dikurangi untuk menghindari kesulitan keuangan di masa depan.

Selain utang dan pengeluaran, penting bagi setiap keluarga untuk menghitung tabungan dengan rasio tabungan terhadap pendapatan. Rasio ini mengukur seberapa besar persentase pendapatan keluarga yang disisihkan untuk tabungan. Menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan penting untuk membangun cadangan dana darurat dan merencanakan masa depan keuangan keluarga. Dengan memantau rasio ini, keluarga dapat memastikan bahwa mereka memiliki tabungan yang cukup untuk menghadapi kejadian tak terduga atau merencanakan investasi jangka panjang.

Selanjutnya, rasio investasi terhadap pendapata.  Rasio ini mengukur seberapa besar persentase pendapatan keluarga yang digunakan untuk investasi jangka panjang, seperti saham, reksa dana, atau properti. Melalui investasi yang cerdas, keluarga dapat memperoleh keuntungan jangka panjang dan mencapai tujuan keuangan yang lebih besar, seperti pendidikan anak atau pensiun yang nyaman.

Terakhir, tidak kalah penting untuk mempertimbangkan rasio dana darurat terhadap pengeluaran bulanan. Rasio ini mengukur seberapa besar dana darurat yang dimiliki keluarga dibandingkan dengan pengeluaran bulanan. Dana darurat penting untuk menghadapi situasi darurat, seperti kehilangan pekerjaan atau kebutuhan mendesak lainnya. Rasio yang sehat akan menunjukkan bahwa keluarga memiliki cadangan dana yang cukup untuk mengatasi kejadian tak terduga.

Melek Finansial untuk Stabilitas Keuangan

Memanfaatkan rasio keuangan dalam pengelolaan keuangan keluarga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi keuangan keluarga. Dengan memahami rasio-rasio ini, keluarga dapat mengidentifikasi masalah keuangan potensial, mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki keadaan, dan mencapai stabilitas keuangan jangka panjang. Penting juga untuk menyadari bahwa rasio keuangan merupakan satu dari sekian banyak alat bantu dalam pengelolaan keuangan keluarga. Lebih lanjut, setiap keluarga pasti memiliki metode dan cara jitunya yang dapat disesuaikan dengan kondisi, pun jika perlu  bersama menyusun perencanaan keuangan yang komprehensif dengan konsultasi bersama ahli keuangan.

Akhirnya, dengan memanfaatkan rasio keuangan, keluarga dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih efektif, mengurangi risiko keuangan, dan mencapai tujuan keuangan yang diinginkan. Semoga.

Referensi

Ramli, Muhammad, dkk.2020. Manajemen Keuangan untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga di Masa Pandemi. Jurnal Selodang Mayang: 6(3)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *