astronomi

Ilmuwan Mengonfirmasi bahwa Matahari akan Mengalami Kristalisasi Pada Fase Katai Putih

Dilansir dari Laman Nature, baru-baru ini tepatnya pada tanggal 9 Januari 2019 sekelompok Tim Peneliti dari Universitas Warwick telah berhasil menemukan bukti bahwa Bintang Katai Putih (White Dwarf) mengalami proses Kristalisasi (mengalami pendinginan dan menjadi bola kristal padat). Observasi telah membuktikan bahwa sisa Bintang Mati termasuk Matahari akan menjadi Bintang Katai Putih. Bintang Katai Putih ini mempunyai inti yang padat, tersusun dari oksigen dan karbon yang terjadi pada fase transisi sebelum fase… Selengkapnya »Ilmuwan Mengonfirmasi bahwa Matahari akan Mengalami Kristalisasi Pada Fase Katai Putih

blank

Berbentuk Kacang, Itulah Bentuk Objek Terjauh dari Tata Surya yang Berhasil Diamati Hingga Saat Ini

Baru-baru ini dunia sains dihebohkan dengan potret foto dari wahana antariksa New Horizons, pasalnya New Horizons ini berhasil memotret objek tata surya terjauh saat ini. Namun temuan tersebut hingga artikel ini dibuat belum dijadikan paper jurnal atau paper conference, masih berbentuk berita/informasi. Apa itu Ultima Thule? Ultima Thule adalah nama resmi dari (486958)2014 MU69. (486958)2014 MU69 ini merupakan objek Trans-Neptunian yang berlokasi di Sabuk Kuiper. Sabuk Kuiper sendiri adalah sebuah wilayah di… Selengkapnya »Berbentuk Kacang, Itulah Bentuk Objek Terjauh dari Tata Surya yang Berhasil Diamati Hingga Saat Ini

blank

Bagaimana Mengukur Jarak Bumi ke Bulan (jarak Lunar)?

Dalam buku SMP kelas IX, pada bab Tata Surya, kita disuguhi secara “cuma-cuma”, bahwa jarak rata-rata bumi ke bulan (jarak lunar) adalah 384.402 km. Bagaimana cara mengukurnya dan seberapa jauh jarak itu secara nalar kita tidak tahu (istilah fisikawannya adalah “seberapa make sense”). Padahal untuk menjadi seorang ilmuan sejati, perilaku seperti ini (rasa ingin tahu yang rendah) harus perlahan-lahan kita ubah. Bahwa sebagai seorang ilmuan, perlu dikembangkan suatu sikap tidak mudah… Selengkapnya »Bagaimana Mengukur Jarak Bumi ke Bulan (jarak Lunar)?

Perubahan Tubuh Saat Hidup di Luar Angkasa

Astronot atau antariksawan yang hidup diluar angkasa selama beberapa waktu, di stasiun luar angkasa misalkan, memiliki tantangan terutama dalam masalah kesehatan. Rendahnya pengaruh gravitasi mengganggu beberapa sistem vital manusia diantaranya: ALIRAN DARAH Gravitasi kecil menyebabkan tekanan hidrostatis pada tubuh turun sehingga aliran darah ke kepala meningkat. 10% fluida (1-2 liter) cairan yang ada di setengah tubuh bagian bawah akan membanjiri kepala dan tubuh bagian atas. Tubuh bagian bawah khususnya kaki… Selengkapnya »Perubahan Tubuh Saat Hidup di Luar Angkasa