Ketika kebakaran hutan di Siberia semakin sering terjadi, para ilmuwan telah menggunakan komputer untuk memprediksi bahwa hal tersebut akan memiliki dampak besar pada cuaca, kualitas udara, kesehatan, dan ekonomi di Asia Timur dan di sebagian besar dunia bagian utara.
Penelitian oleh tim peneliti dari Hokkaido University, University of Tokyo, dan Kyushu University menunjukkan bahwa kebakaran hutan di Siberia dapat menyebabkan penurunan suhu di sebagian besar belahan bumi bagian utara dan memperburuk kualitas udara di wilayah yang terkena dampak. Mereka menggunakan komputer untuk mensimulasikan bagaimana hal ini bisa terjadi.
Salah satu dampak besar dari kebakaran hutan adalah emisi partikel kecil ke udara, yang dapat mempengaruhi kualitas udara dan iklim secara keseluruhan.
Studi ini menunjukkan bahwa kebakaran hutan di Siberia dapat menghasilkan polusi udara yang dapat menyebar luas hingga Asia Timur dan menyebabkan masalah kesehatan serta kerugian ekonomi yang besar.
Hasil penelitian ini menyarankan bahwa lebih banyak upaya harus dilakukan untuk mencegah dampak buruk dari kebakaran hutan di Siberia, karena sulit untuk mencegahnya terjadi di wilayah yang begitu luas.

Tim peneliti juga memperkirakan bahwa biaya kesehatan akibat polusi udara dari kebakaran hutan ini bisa mencapai miliaran dolar setiap tahun.
Temuan ini menunjukkan bahwa kita perlu lebih memahami dan mengurangi dampak dari kebakaran hutan di Siberia, karena hal ini akan menjadi semakin penting dengan perubahan iklim global yang terus berlanjut.
Referensi :
[1] https://www.global.hokudai.ac.jp/blog/modeling-broader-effects-of-wildfires-in-siberia/ diakses ada 31 Mei 2024
[2] Teppei J. Yasunari, Daiju Narita, Toshihiko Takemura, Shigeto Wakabayashi, Akira Takeshima. Comprehensive Impact of Changing Siberian Wildfire Severities on Air Quality, Climate, and Economy: MIROC5 Global Climate Model’s Sensitivity Assessments. Earth’s Future, 2024; 12 (4) DOI: 10.1029/2023EF004129
