Peningkatan Polusi Kereta Api Batu Bara Meningkatkan Risiko Kesehatan dan Disparitas

Studi terbaru dari University of California menemukan bahwa kereta api yang membawa batu bara meningkatkan risiko kesehatan bagi penduduk di sekitarnya. Studi tersebut pertama kali menilai dampak kesehatan dari polusi kereta api batu bara di San Francisco Bay Area.

blank

Studi terbaru dari University of California menemukan bahwa kereta api yang membawa batu bara meningkatkan risiko kesehatan bagi penduduk di sekitarnya. Studi tersebut pertama kali menilai dampak kesehatan dari polusi kereta api batu bara di San Francisco Bay Area. Hasilnya menunjukkan bahwa polusi ini memberikan dampak serius terutama bagi komunitas berkulit warna, anak muda, orang tua, dan mereka dengan pendapatan rendah.

Meskipun studi tersebut berfokus pada wilayah East Bay, implikasinya bisa dirasakan oleh komunitas di seluruh dunia yang tinggal dekat dengan jalur kereta api batu bara. Sebagian besar negara menggunakan listrik batu bara, yang mencakup 40% listrik dunia. Peneliti menyatakan bahwa kereta api batu bara ini sering melintasi wilayah tempat tinggal populasi miskin, sehingga dampaknya bisa dirasakan secara lokal maupun global.

Studi ini melibatkan wilayah Oakland, Berkeley, Martinez, dan Richmond di California, di mana batu bara diangkut dari tambang di Utah menggunakan kereta api. Tim juga meneliti dampak kesehatan dari terminal batu bara yang sedang direncanakan di Pelabuhan Oakland. Hasilnya menunjukkan bahwa polusi dari kereta api batu bara dapat menyebabkan masalah pernapasan, penyakit jantung, dan bahkan kematian.

blank
Area studi dengan konsentrasi PM2.5 yang diperkirakan terkait dengan peningkatan 2,1 μg/m3 pada puncak increment rata-rata tahunan.

Para peneliti menggunakan data kesehatan dan demografi untuk mengetahui dampak kesehatan dari polusi ini. Mereka menemukan bahwa jumlah kematian, rawat inap, dan kasus penyakit tertentu bisa meningkat signifikan karena polusi ini. Hasil studi juga menunjukkan bahwa orang berkulit warna, seperti Hispanic dan Black, memiliki risiko paparan polusi yang lebih tinggi daripada penduduk kulit putih.

Studi ini menegaskan bahwa masalah polusi kereta api batu bara bukan hanya masalah lokal, tetapi juga masalah global yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Ini menekankan perlunya tindakan untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak negatif polusi ini.

Referensi :

[1] https://www.ucdavis.edu/news/coal-train-pollution-increases-health-risks-and-disparities diakses pada 31 Mei 2024

[2] Bart Ostro, Yuanyuan Fang, Marc Carreras Sospedra, Heather Kuiper, Keita Ebisu, Nicholas Spada. Health impact assessment of PM2.5 from uncovered coal trains in the San Francisco Bay Area: Implications for global exposuresEnvironmental Research, 2024; 252: 118787 DOI: 10.1016/j.envres.2024.118787

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *