Author name: Moh Azizul Umar

Alumni di STMIK YMI TEGAL sebagai sarjana (S1 - Teknik Komputer) yang menyukai Menulis/mengetik, Sains, dan Astronomi.

Moh Azizul Umar
Sains Alam

Mengungkap Peran Ganda “Gempa Lambat”: Penyelamat atau Pemicu Bencana?

enelitian terbaru yang dilakukan di zona subduksi Nankai Trough, Jepang, memberikan wawasan mendalam tentang peran kompleks gempa lambat ini dalam siklus tektonik. Apakah mereka bertindak sebagai penyelamat dengan melepaskan tekanan secara aman, atau justru sebagai pemicu bencana besar? Artikel ini akan mengupas temuan menarik dari dua studi terbaru yang mengeksplorasi sifat ganda dari gempa lambat.

Mengungkap Peran Ganda “Gempa Lambat”: Penyelamat atau Pemicu Bencana? Read Post »

Sains Alam

Mengungkap Krisis Iklim di Arktik: Penelitian Sandia yang Mengubah Perspektif

Arktik, kawasan yang selama ini dikenal sebagai “mahkota es” Bumi, kini menghadapi krisis iklim yang mengkhawatirkan. Suhu di wilayah ini meningkat dengan kecepatan empat kali lebih cepat dibandingkan rata-rata global, menciptakan tantangan besar bagi ilmuwan dan aktivis lingkungan.

Mengungkap Krisis Iklim di Arktik: Penelitian Sandia yang Mengubah Perspektif Read Post »

Sains Alam

Membelah Suara Menjadi Pelangi Akustik: Inovasi Baru di Dunia Teknologi Suara

Dalam dunia teknologi, para ilmuwan terus mencari cara untuk memanfaatkan dan mengontrol gelombang suara dengan presisi tinggi. Baru-baru ini, tim peneliti dari Technical University of Denmark dan Universidad Politécnica de Madrid memperkenalkan sebuah perangkat revolusioner yang disebut Acoustic Rainbow Emitter (ARE). Perangkat

Membelah Suara Menjadi Pelangi Akustik: Inovasi Baru di Dunia Teknologi Suara Read Post »

Sains Alam

Bumi yang Semakin Panas: Mengapa Model Iklim Gagal Memperkirakan Perubahan Energi?

Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu masa depan, dampaknya sudah terasa di seluruh dunia. Namun, seberapa cepat perubahan ini terjadi? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa bumi sedang menjebak lebih banyak panas daripada yang diperkirakan oleh model iklim, dengan tingkat akumulasi energi yang telah berlipat ganda dalam 20 tahun terakhir.

Bumi yang Semakin Panas: Mengapa Model Iklim Gagal Memperkirakan Perubahan Energi? Read Post »

Astronomi, Pilihan Editor, Sains Alam

Misi Menghidupkan Mars: Tantangan Menuju Planet Layak Huni

Membuat Mars menyerupai Bumi, atau yang disebut dengan “terraforming,” adalah tantangan besar yang melibatkan berbagai aspek ilmiah, teknologis, dan bahkan etika. Salah satu tantangan terbesar adalah menciptakan atmosfer yang cukup tebal dan kaya oksigen untuk mendukung kehidupan manusia.

Misi Menghidupkan Mars: Tantangan Menuju Planet Layak Huni Read Post »

Sains Alam

Misteri Kilatan Radio Terang: FRB Terbaru yang Mengguncang Kosmos

Fast Radio Burst (FRB), atau kilatan radio cepat, adalah salah satu fenomena paling misterius di alam semesta. Dalam hitungan milidetik, FRB dapat memancarkan energi yang melampaui semua sumber radio di galaksi. Namun, baru-baru ini para astronom berhasil menemukan FRB paling terang yang pernah terdeteksi, memberikan peluang baru untuk memahami fenomena unik ini.

Misteri Kilatan Radio Terang: FRB Terbaru yang Mengguncang Kosmos Read Post »

Reptil laut raksasa seperti Shastasaurus pernah menjadi predator puncak lautan-tetapi akan menghilang pada akhir Trias.
Sains Alam

Misteri Punahnya Reptil Laut Raksasa di Zaman Trias: Apa yang Terjadi?

Lebih dari 230 juta tahun yang lalu, laut dipenuhi oleh predator raksasa yang menguasai ekosistemnya. Plesiosaurus berleher panjang dan ichthyosaurus berbentuk seperti lumba-lumba menjadi penguasa samudra, dari perairan terbuka hingga pesisir dangkal. Namun, hanya dalam kurun waktu 30 juta tahun, banyak dari reptil laut ini mengalami kepunahan. Penelitian terbaru kini mulai mengungkap misteri di balik peristiwa besar ini.

Misteri Punahnya Reptil Laut Raksasa di Zaman Trias: Apa yang Terjadi? Read Post »

Ichthyosaurus dan plesiosaurus adalah bagian utama dari kehidupan di lautan antara Periode Trias dan Kapur.
Sains Alam

Rahasia Fosil: Cacing Pemakan Tulang yang Telah Membersihkan Lautan Selama 100 Juta Tahun

Ketika hewan besar meninggal di laut dalam, mereka meninggalkan lebih dari sekadar tubuh yang membusuk. Di dasar laut, sisa-sisa mereka menjadi sumber kehidupan bagi komunitas makhluk yang luar biasa. Salah satu penghuni misterius ini adalah cacing pemakan tulang, yang telah memainkan peran penting dalam ekosistem laut selama lebih dari 100 juta tahun.

Rahasia Fosil: Cacing Pemakan Tulang yang Telah Membersihkan Lautan Selama 100 Juta Tahun Read Post »

Mirasaura yang baru diberi nama diadaptasi untuk kehidupan di pepohonan
Sains Alam

Keajaiban Reptil Purba: Mirasaura grauvogeli dan Evolusi Struktur Kulit yang Unik

Dalam dunia paleontologi, penemuan fosil sering kali membawa kejutan yang mengubah cara kita memahami evolusi kehidupan di Bumi. Salah satu penemuan terbaru yang mencengangkan adalah spesies reptil purba bernama Mirasaura grauvogeli, yang memiliki struktur unik menyerupai bulu di punggungnya. Namun, struktur ini bukanlah bulu seperti yang ditemukan pada burung atau dinosaurus, melainkan hasil evolusi independen yang memberikan wawasan baru tentang eksperimen evolusi reptil di masa lampau.

Keajaiban Reptil Purba: Mirasaura grauvogeli dan Evolusi Struktur Kulit yang Unik Read Post »

Scroll to Top