Lompat ke konten

Mitosis dan Meiosis : Pengertian, Langkah-Langkah, dan Perbedaan [Lengkap + Contoh Soal]

Print Friendly, PDF & Email

Untuk memperbanyak diri, sel dapat melakukan dua metode pembelahan diri yaitu mitosis dan meiosis. mitosis bertujuan untuk membelah sel menjadi dua anak sel dengan karakteristik yang sama. Sedangkan meiosis bertujuan untuk menghasilkan sel gamet (sel reproduksi) dengan sifat berbeda. Kedua metode tersebut memiliki lima tahapan, yaitu Interfase, Profase, Metafase, Anafase, Telofase, dan Sitokinesis, namun pada meiosis tahap Profase, Metafase, Anafase, dan Telofase terjadi dua kali. Proses mitosis dan meiosis dikendalikan oleh sistem yang dikenal sebagai siklus sel, yang terdiri atas Fase G1, Fase S, Fase G2, Fase M, dan Fase G0


Manusia memilki rata-rata 30-40 triliun sel. Namun tahukah anda, manusia berasal dari satu buah sel telur yang dibuahi oleh sel sperma. Bagaimana dari satu sel manusia bisa menjadi 30-40 triliun sel? Jawabannya adalah mitosis dan meiosis. Pada artikel ini, akan dijelaskan terkait mitosis dan meiosis, pengertiannya, langkah-langkahnya, dan perbedaan antara keduanya.

Pengertian Mitosis dan Meiosis

Menurut Campbell (2010), mitosis adalah proses pembelahan dari satu sel menjadi dua anak sel yang identik. Sedangkan meiosis adalah proses di mana satu sel membelah diri sebanyak dua kali untuk menghasilkan empat sel yang mengandung setengah jumlah informasi genetik dari sel sperma dan sel telur. Dalam hal ini, pada meiosis terjadi pewarisan sifat.

Tahapan Mitosis

blank
tahapan mitosis

Ada lima tahapan mitosis, yaitu Interfase, Profase, Anafase, Telofase, dan Sitokinesis. Cara mudah menghafalkannya adalah dengan disingkat menjadi IPMAT-S.

  • Interfase

Pada tahapan ini, kromosom memisahkan diri menjadi dua bagian. Kedua bagian dari kromosom ini kemudian membelah diri lagi sehingga didapat empat pasang kromosom yang berbeda. Sehingga terjadi penambahan kromosom dari 46 kromosom pada satu sel (23 pasang kromosom) dapat menjadi 92 kromosom (46 pasang kromosom). Pada sentrosom terdapat sepasang sentriol yang mengandung mikrotubulus (sejenis benang), mikrotubulus ini melebar selama tahap interfase.

  • Profase

Pada tahapan ini, kromosom dengan informasi genetik yang sama bersatu dan memadat (terkondensasi). Kedua sentriol pada sentrosom mulai bergerak menuju ke arah yang berlawanan (kutub yang berbeda). Kedua sentrosom ini kemudian membentuk benang dari mikrotubulus, benang ini biasa dikenal sebagai benang spindle.

  • Metafase

Pada tahapan ini, membran inti pecah. Dua kromosom yang telah memadat pada tahapan profase mulai bergerak dan terikat pada benang spindle tepat di tengah sel.

  • Anafase

Pada tahapan ini, benang spindle mulai memendek. Hal ini menyebabkan kedua pasangan kromatid bergerak ke dua kutub berlawanan dari sel.

  • Telofase

Pada tahapan ini, kedua kromosom mulai membentuk membrannya masing-masing.

  • Sitokinesis

Oleh karena sel dalam keadaan tidak stabil, sel akhirnya membelah diri menjadi dua. Pada tahapan ini sel menjadi dua anak sel dengan masing-masing sel memiliki 23 pasang kromosom.

lebih jelasnya terkait proses mitosis dapat dilihat pada video berikut :

Tahapan Meiosis

blank
Tahapan Meiosis

Meiosis memiliki tahapan yang serupa dengan mitosis. Namun pada meiosis, masing-masing tahapan, kecuali interfase, terjadi sebanyak dua kali.

  • Interfase

Pada tahapan ini, kromosom memisahkan diri menjadi dua bagian. Kedua bagian dari kromosom ini kemudian membelah diri lagi sehingga didapat empat pasang kromosom yang berbeda. Sehingga terjadi penambahan kromosom dari 46 kromosom pada satu sel (23 pasang kromosom) dapat menjadi 92 kromosom (46 pasang kromosom). Pada sentrosom terdapat sepasang sentriol yang mengandung mikrotubulus (sejenis benang), mikrotubulus ini melebar selama tahap interfase.

  • Profase I

Pada tahapan ini, kedua kromosom yang menggandakan diri langsung menyatu dan memadat (terkondensasi). Ini berbeda dengan tahapan pada mitosis. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar. Kedua sentriol pada sentrosom mulai bergerak menuju ke arah yang berlawanan (kutub yang berbeda). Kedua sentrosom ini kemudian membentuk benang dari mikrotubulus, benang ini biasa dikenal sebagai benang spindle. Yang membedakan tahapan ini dengan mitosis adalah adanya sedikit pertukaran informasi yang prosesnya dikenal sebagai rekombinasi atau persilangan.

  • Metafase I

Pada tahapan ini, membran inti pecah. Dua kromosom yang telah memadat pada tahapan profase mulai bergerak dan terikat pada benang spindle tepat di tengah sel.

  • Anafase I

Pada tahapan ini, benang spindle mulai memendek. Hal ini menyebabkan kedua pasangan kromatid bergerak ke dua kutub berlawanan dari sel.

  • Telofase I

Pada tahapan ini, kedua kromosom mulai membentuk membrannya masing-masing. Lalu kemudian terjadi tahapan sitokinesis.

Tahapan serupa terjadi kembali pada Profase II, Metafase II (untuk Metafase II menyerupai tahap Metafase pada Mitosis), Anafase II, dan Telofase II. Dan hasil akhir dari pembelahan meiosis adalah :

  • Pada jantan, keempat sel ini adalah sperma.
  • Pada betina, salah satu sel adalah sel telur dan sel lainnya adalah badan polar ( sel yang tidak berkembang jadi sel telur)

lebih jelasnya dapat dilihat pada video berikut :

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Perbedaan mitosis dan meiosis dapat dilihat pada tabel berikut :

 MitosisMeiosis
TujuanTujuan dari mitosis dalam makhluk hidup uniseluler adalah untuk berkembang biak. Namun pada makhluk hidup multiseluler adalah untuk pertumbuhan, atau untuk memperbaiki atau regenerasi bagian jaringan tubuh yang rusak.Untuk membuat sel gamet (sel reproduksi) yang membawa sifat genetik. Proses meiosis memungkinkan peluang keragaman genetik pada keturunan organisme, yang merupakan dasar dari evolusi.
Produk2 sel dengan informasi yang serupa4 sel dengan informasi yang beragam
OrganismeDilakukan oleh makhluk hidup uniseluler dan multiselulerHanya dapat dilakukan oleh makhluk hidup yang memiliki jenis kelamin
Lama Proses10 jam pada mamalia, 80 menit pada ragi, 20 menit pada bakteriBergantung pada lingkungan. Pada ragi bisa mencapai 6 jam, pada manusia betina bisa mencapai 40 tahun, dan pada manusia jantan bisa mencapai 24 hari
KelainanKelainan yang dapat terjadi pada mitosis adalah kanker, dimana sel akan membelah terus menerus tanpa terkendali.Kelainan yang dapat terjadi misalkan down syndrome, dimana bisa terjadi kelebihan kromosom pada salah satu anak sel
Tahapan IPMAT-SHanya terjadi satu kaliTerjadi dua kali, kecuali interfase
ProfaseWaktu proses cenderung pendek Tidak terjadi rekombinasi DNA  Waktu proses cenderung lama Terjadi rekombinasi DNA
SitokinesisTerjadi sekali, bahkan terkadang tidak terjadiTerjadi dua kali

Siklus Sel

blank
siklus sel

Bagaimana sel mengatur terjadinya mitosis dan meiosis? Ternyata sel memiliki sebuah mekanisme yang dikenal sebagai siklus sel. Tahapan siklus sel terdiri dari Fase G1, Fase S, Fase G2, Fase M, dan Fase G0.

  • Fase G1

Tahapan ini , perubahan metabolisme mempersiapkan sel untuk pembelahan. Pada titik tertentu , sel berkomitmen untuk membelah dan bergerak ke fase S.

  • Fase S

Pada tahap ini, sintesis DNA mereplikasi materi genetik. Setiap kromosom sekarang terdiri dari dua kromatid serupa.

  • Fase G2

Pada tahapan ini, perubahan metabolik mengumpulkan bahan sitoplasma yang diperlukan untuk mitosis dan sitokinesis.

  • Fase M

Adalah tahap pembelahan inti (mitosis) diikuti oleh pembelahan sel (sitokinesis).

  • Fase G0

Pada fase G0, sel memasuki tahap istirahat, dan melakukan tugasnya tanpa membelah diri.

Kesimpulan

Untuk memperbanyak diri, sel dapat melakukan dua metode pembelahan diri yaitu mitosis dan meiosis. mitosis bertujuan untuk membelah sel menjadi dua anak sel dengan karakteristik yang sama. Sedangkan meiosis bertujuan untuk menghasilkan sel gamet (sel reproduksi) dengan sifat berbeda. Kedua metode tersebut memiliki lima tahapan, yaitu Interfase, Profase, Metafase, Anafase, Telofase, dan Sitokinesis, namun pada meiosis tahap Profase, Metafase, Anafase, dan Telofase terjadi dua kali. Proses mitosis dan meiosis dikendalikan oleh sistem yang dikenal sebagai siklus sel, yang terdiri atas Fase G1, Fase S, Fase G2, Fase M, dan Fase G0.

Contoh Soal

Gambar di bawah ini menunjukkan fase …

Soal nomor 5

A. Interfase

B. Profase

C. Anafse

D. Metafase

E. Telofase

Pembahasan

Ingatlah urutan IPMAT-S, sehingga
Metafase = kromosom di tengah bidang pembelahan =equator. seperti yang terlihat pada gambar pembelahan terjadi ditengah.

Jawaban: D

2. Pada pembelahan sel mitosis, pemisahan kromatid dari sentromer terjadi pada………

A. profase

B. metafase

C. anafase

D. telofase

E. interfase

Pembahasan

Ingat, kromatid adalah kromosom yang dibelah dua. Dan sentromer adalah yang menghubungkan antara dua kromatid. Berpisah dari sentromer artinya kromosom kembali terbelah menjadi dua. Proses ini terjadi pada tahap anafase, dimana benang spindle memendek dan memisahkan kromosom menjadi kromatid.

Jawaban : C

Referensi

[1] https://www.technologynetworks.com/cell-science/articles/mitosis-vs-meiosis-312017 diakses pada tanggal 19 Desember 2020

[2] https://www.yourgenome.org/facts/what-is-mitosis diakses pada tanggal 19 Desember 2020

[3] https://www.yourgenome.org/facts/what-is-meiosis diakses pada tanggal 19 Desember 2020

[4] https://www2.le.ac.uk/projects/vgec/highereducation/topics/cellcycle-mitosis-meiosis diakses pada tanggal 19 Desember 2020.

[5] Campbell, N. A. & J. B. Reece. (2010). 3. Biologi, Edisi Kedelapan Jilid 3 Terjemahan: Damaring Tyas Wulandari. Jakarta: Erlangga.

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 5 / 5. Banyaknya vote: 1

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Cari artikel lain: Baca artikel lain:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.