Model Marketing Funnel Dalam Digital Marketing

Halo semua, semoga kita selalu di berikan kesehatan. Dalam digital marketing terdapat istilah Marketing Funnel, apakah itu? Singkatnya Marketing Funnel […]

blank

Halo semua, semoga kita selalu di berikan kesehatan. Dalam digital marketing terdapat istilah Marketing Funnel, apakah itu? Singkatnya Marketing Funnel adalah sebuah konsep yang dipakai oleh pebisnis online untuk menarik perhatian konsumen hingga melakukan “pembelian” produk. Untuk selengkapnya, Anda bisa menyimak penjelasan di bawah.

Mengenal Funnel Marketing

Seperti yang sudah di jelaskan bahwa Marketing Funnel merupakan sebuah konsep yang dipakai oleh pebisnis online untuk menarik perhatian konsumen hingga melakukan “pembelian” produk. Marketing Funnel juga memetakan rute menuju konversi dan seterusnya. Dalam sumber lain menyebutkan yaitu model yang menunjukkan cara calon pelanggan beralih ke merek Anda hingga membeli barang atau jasa. Perlu di ketahui nih bahwa kata funnel di gunakan karena dapat di gambarkan seperti corong atau alat untuk memasukkan cairan ke botol.

Model ini melibatkan beberapa tahap keterlibatan pelanggan dengan merek. Perusahaan menggunakan funnel marketing untuk memahami kebutuhan pelanggan mereka di setiap tahap. Selain itu untuk mengoptimalkan upaya pemasaran mereka, dan menghasilkan lebih banyak penjualan produknya.

Para ahli pemasaran telah menyusun model-model funnel untuk pemasaran atau marketing funnel. Misalnya yang paling dasar adalah AIDA, singkatan dari Attention, Interest, Desire, Action. Model variasi atau pengembangan AIDA antara lain AIDA+R, AICIEP, AICIEP-ARPLRA Hourglass, dan ACCLA.

Manfaat Marketing Funnels

Funnel Marketing mampu menyederhanakan perjalanan pelanggan dan memudahkan perusahaan untuk mengikutinya. Solusi ini dapat memetakan setiap tahap proses pengambilan keputusan client mereka dan merencanakan langkah-langkah yang ingin mereka ambil di setiap tahap. Ini juga berlaku untuk hampir semua interaksi pelanggan. Baik yang sedang mencari penjualan online, menghasilkan lalu lintas untuk toko batu bata dan mortir Anda atau mengumpulkan klik sebagai afiliasi, Anda pasti memerlukan marketing funnel. Cara ini pun menjadi cara ampuh untuk membawa visibilitas ke setiap tahap terhubung dengan pelanggan Anda.

Manfaat terbesar dari marketing funnel adalah keterukurannya. Funnel Anda menunjukkan di mana Anda kehilangan pelanggan, untuk membantu Anda mengubah strategi Anda. Misalnya, jika Anda kehilangan pelanggan sebelum mereka mencapai tahap kedua, Anda memerlukan kampanye kesadaran merek yang lebih baik.

AIDA Model

Model AIDA sendiri merupakan model dasar yang dikenalkan pada 1898. AIDA ini terdiri dari:

  • Awareness atau Attention: konsumen mulai mengetahui ada produk (barang atau jasa) yang Anda promosikan. Konsumen hanya sekedar tahu saja.
  • Interest: konsumen sudah menunjukkan ketertarikan pada barang atau jasa yang Anda promosikan.
  • Desire atau Decision: konsumen berniat membeli barang atau jasa yang Anda tawarkan.
  • Action: konsumen mengambil langkah atau aksi membeli barang atau jasa yang Anda tawarkan.
blank
Model AIDA

Model AIDA sendiri dapat ditambah R (Retention) menjadi AIDA+R. Berikut ini contoh mendapatkan AIDA di media sosial dan web:

  • Attention: Kita menulis untuk membagikan informasi di media sosial tentang produk yang dapat menjadi solusi bagi masalah pelanggan.
  • Interest: Kita membuat konten web berupa teks, gambar, dan video yang berisi informasi lebih lengkap tentang produk kita yang terbukti menjadi solusi bagi masalah pelanggan, misal berisi testimoni pelanggan.
  • Desire: Kita sediakan formulir pengisian alamat email pembaca yang ingin mendapatkan informasi lebih detail seperti biaya dan diskon.
  • Action: Kita membuat kampanye atau penawaran melalui email ditujukan kepada pembaca yang telah mengisi formulir.

AICIEP Model

Ini merupakan variasi AIDA, yang merinci tahap Keinginan menjadi suatu Pertimbangan -> Niat -> Evaluasi.

blank
Model AICIEP untuk B2C dan B2B.

AICIEP-ARPLRA Model

blank

Terdapat 12 tahapan (6 pra-pembelian, dan 6 pasca-pembelian) adalah:

  • Awareness /Attention (Engagement)
  • Interest (Education)
  • Consideration (Research)
  • Intent
  • Evaluation (Evaluation & Justification)
  • Purchase
  • Activation (Adoption)
  • Repeat (Retention)
  • Preference (Expansion)
  • Loyalty (Expansion)
  • Referral (Endorsement, Advocacy)
  • Advocacy (Evangelism)

ACCLA Model

Seperti inilah Model ACCLA yang perlu diketahui

blank
ACCLA Model
blank
Model ACCLA Analitic

Penutup

Itulah sekilas tentang funnel marketing yang harus diketahui oleh digital marketing. Mungkin segitu saja yang dapat di sampaikan. Mohon maaf bila ada kesalahan kata. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *