Penemuan 2 Galaksi Terjauh Yang Pernah Mengejutkan Dunia Astronomi, apakah itu?

Galaksi yang kita tahu adalah sekumpulan bintang yang mengorbit pusat galaksi. Banyak galaksi yang bertebaran di alam semesta termasuk Bimasakti. Ada yang berjarak dekat seperti Andromeda, ada juga yang berjarak sangat jauh seperti 2 galaksi ini. Galaksi apakah itu?

blank

Galaksi yang kita tahu adalah sekumpulan bintang yang mengorbit pusat galaksi. Banyak galaksi yang bertebaran di alam semesta termasuk Bimasakti. Ada yang berjarak dekat seperti Andromeda, ada juga yang berjarak sangat jauh seperti 2 galaksi ini. Galaksi apakah itu?

Penemuan 2 Galaksi Tertua Oleh JWST

Astronom memang beberapa waktu lalu menemukan 2 galaksi tertua di alam semesta dengan usia sekitar 330 juta tahun setelah Big Bang. Objek kuno ini di perkirakan galaksi terjauh kedua dan keempat yang pernah terdeteksi untuk saat ini. Keduanya berada sedikit di bawah galaksi paling awal yang diketahui, yaitu JADES-GS-z13-0 yang berjarak sekitar 300 juta tahun pasca Big Bang. Cahaya dari ketiga galaksi yang sangat tua ini menempuh perjalanan selama lebih dari 13 miliar tahun untuk mencapai lensa JWST.

blank
Galaksi UNCOVER-z13 dan UNCOVER-z12.

Kedua galaksi ini di kenal sebagai UNCOVER-z13 dan UNCOVER-z12. Adapun “z” merupakan lambang untuk pergeseran merah yang terjadi pada kedua galaksi tersebut. Pergeseran merah merupakan sebuah efek dari cahaya galaksi yang jauh sehingga cahaya itu terlihat bergeser ke arah spektrum yang lebih besar atau menjadi merah jika dilihat dari Bumi. Pergeseran merah yang terjadi pada UNCOVER-z12 adalah 12,393 sedangkan UNCOVER-z13 memiliki pergeseran merah sebesar 13,079. Hal ini membuat galaksi UNCOVER-z13 menjadi galaksi terjauh kedua setelah setelah galaksi JADES-GS-z13-0.

Simpan Informasi Alam Semesta Masa Lalu

Penampakan dua galaksi ini terbilang cukup unik karena keduanya berbentuk seperti layaknya kacang dan bola berbulu. Cahaya dari galaksi ini menempuh waktu yang sangat lama untuk mencapai Bumi sehingga keduanya bisa menyimpan informasi alam semesta di masa lampau. Salah satu tim JWST UNCOVER, Joel Leja mengatakan: “Cahaya dari galaksi-galaksi ini bersifat purba, sekitar 3 kali lebih tua dari bumi”.

“Seperti mercusuar, cahayanya dapat menerobos gas hidrogen yang sangat tipis ketika alam semesta pada masa awal terbentuk. Melalui cahayanya, kita bisa mulai memahami fisika eksotis yang mengatur galaksi ketka jagat raya terbentuk,” sambungnya.

Proses Penemuannya

Pada suatu penangkapan gambar JWST pada tahun 2022 lalu, terungkap bahwa dua galaksi kuno yang sangat menakjubkan terletak di antara sekitar 60.000 sumber cahaya dalam Klaster Pandora. Setelah itu, tim UNCOVER melakukan seleksi teliti dan memilih 700 kandidat dari ribuan sumber cahaya tersebut untuk diobservasi lebih lanjut. Dari 700 kandidat tersebut, hanya 8 di antaranya yang diduga memiliki potensi menjadi galaksi, dan akhirnya, kedua galaksi ini berhasil ditemukan oleh peneliti.

Proses identifikasi dilakukan dengan merekam spektra dari 8 kandidat sumber cahaya untuk mendapatkan sidik jari khas yang merepresentasikan detail jumlah sumber pada setiap panjang gelombang. Kemudian, menggunakan lensa pembesar raksasa, para peneliti dapat memperdalam observasi terhadap kedelapan kandidat tersebut. Hasilnya, kedua galaksi kuno yang luar biasa ini berhasil ditemukan. Ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang alam semesta yang sangat luas.

Penutup

Memang banyak sekali misteri luar angkasa yang mulai terdeteksi seperti penemuan galaksi uncover z-12 dan uncover z-13 yang pernah dipublikasikan di Astrophysical Journal Letters ini dan mungkin masih banyak lagi misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini. Mungkin segitu saja yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf bila ada kesalahan kata. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Sumber:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *