Teknologi

Aplikasi Nanorefrigerant Hidrokarbon TiO2-R600a pada Kulkas

Telah dijelaskan dalam artikel ilmiah sebelumnya, Refrigeran Hidrokarbon = Refrigeran Masa Depan , bahwa penggunaan refrigerant Chloro flouro carbon (CFC)  telah berkontribusi 25 persen terhadap pemanasan global. Jika penggunaan refrigerant tersebut tidak segera dihentikan maka akan menyebabkan suhu atmosfer bumi menjadi semakin tinggi. Salah satu solusi untuk mengatasi refrigerant yang dapat menyebabkan pemanasan global dan penipisan lapisan ozon adalah refrigerant hidrokarbon. Refrigeran hidrokarbon adalah refrigeran yang saat ini banyak diteliti karena ramah… Selengkapnya »Aplikasi Nanorefrigerant Hidrokarbon TiO2-R600a pada Kulkas

blank

Mentransmisikan Listrik Tanpa Kabel

Seperti yang telah dijelaskan dalam artikel ilmiah sebelumnya, Menangkap Energi Listrik dari Lingkungan Kosong (Frekuensi Radio). Jika listrik dapat dihasilkan dari lingkungan kosong, berarti medium udara mampu mentransfer listrik dari transmitter (tower GSM, BTS, dll) ke receiver (radio frequency harvester). Tanpa kabel. Dan hal tersebut telah kami buktikan, kami mampu mentransfer daya yang dipancarkan oleh handy talky ke alat yang kami buat, yang kami beri nama SMAGER (Smart Gadget Charger). Daya yang… Selengkapnya »Mentransmisikan Listrik Tanpa Kabel

blank

Menangkap Energi Listrik dari Lingkungan Kosong (Frekuensi Radio)

Energi yang berasal dari lingkungan contohnya adalah energi angin, energi matahari, energi frekuensi radio, energi panas tubuh, energi getaran tubuh, dll. Diantara banyaknya sumber energi tersebut, sumber energi yang saat ini berpotensi besar untuk dimanfatkan adalah frekuensi radio dengan rentang frekuensi 3 Hz hingga 300 GHz yang berarti mencakup frekuensi TV, GSM, CDMA, 3G,  WiFi, dll. Gelombang radio merupakan bagian dari spektrum elektromagnetik yang terdiri dari gelombang magnet dan gelombang… Selengkapnya »Menangkap Energi Listrik dari Lingkungan Kosong (Frekuensi Radio)

blank

Korosi pada Sistem Geothermal

Oleh Nur Abdillah Siddiq – Definisi korosi adalah kerusakan material oleh aksi kimia atau elektrokimia dari lingkungan sekitar. Efek korosi fluida geotermal pada permukaan logam tergantung dari komposisi kimia fluida tersebut dan material logam. Fluida geotermal memiliki rentang komposisi yang luas, dari fluida dengan kadar keasaman tinggi yang berisi sulfur dan asam halogen yang secara aktif mengkorosi banyak campuran  logam hingga air dengan kebasaan yang tinggi yang berisi kalsium dan… Selengkapnya »Korosi pada Sistem Geothermal

blank

Scaling, Permasalahan Utama dalam Sistem Geotermal

Definisi dari scale adalah endapan padatan pada permukaan logam, batu, atau material lain. Pada sistem geotermal, scale terbentuk dari fluida geotermal yang berfase liquid (air). Terdapat 3 kelas mineral pada fluida geothermal yang dapat menyebabkan terjadinya scaling, yakni: Silika dan silikat Karbonat dari kalsium dan besi Sulfida dari besi dan logam berat Air merupakan pelarut universal sehingga air selalu berada dalam proses melarutkan atau mengendapkan mineral tersebut menjadi scale. Fenomena… Selengkapnya »Scaling, Permasalahan Utama dalam Sistem Geotermal