Lompat ke konten

Lagi-lagi, JWST Kembali Mengungkap Cincin Neptunus

blank
Print Friendly, PDF & Email

Kaget ya pastinya? Awalnya penulis juga sama halnya dengan anda. Memang baru-baru ini James Webb Space Telescope (JWST) menangkap momentum ketika Neptunus memiliki cincin layaknya Saturnus. Namun Webb tidak hanya menangkap pemandangan paling jelas dari cincin planet tersebut, artinya ada fakta lain yang perlu diketahui nih. Sebelum lanjut, penulis jabarkan foto Neptunus yang berhasil diabadikan JWST.

Seperti Apakah Penampakannya?

Nah, foto dibawah ini adalah penampakannya:

blank
Penampakan cincin Neptunus. NASA.gov
blank
Beginilah penampakan yang lebih luas lagi. Nasa.gov

Di ketahui, cincinnya ini menjadi sesuatu yang mencolok dan terlihat begitu dalam foto ini. Beberapa di antaranya belum terdeteksi sejak Voyager 2 NASA menjadi pesawat ruang angkasa pertama yang mengamati Neptunus pada tahun 1989 silam. Selain cincinnya, gambar Webb dengan jelas juga menunjukkan adanya pita debu Neptunus yang terlihat lebih redup.

Menurut Heidi Hammel, “Sudah tiga dekade sejak terakhir kali kami melihat cincin samar dan berdebu ini, dan ini adalah pertama kalinya kami melihatnya dalam inframerah.” “Kualitas gambar Webb yang sangat stabil dan presisi memungkinkannya mendeteksi cincin yang sangat redup yang begitu dekat dengan Neptunus,” lanjutnya.

Namun ada hal yang tampak hilang dari foto menakjubkan ini. Yap, warna biru yang khas inilah yang selalu dikaitkan pada Neptunus.

Apa Yang Menyebabkan Hilangnya Warna Biru Pada Neptunus?

Ada alasan kuat di mana tidak adanya warna biru pada Neptunus. Alasannya yaitu karena kamera Inframerah Dekat (NIRCam) Webb memotret objek dalam kisaran inframerah-dekat dari 0,6 hingga 5 mikron. Hal ini masuk akal jika Neptunus tidak tampak biru jika melalui Webb.

Perlu di ketahui juga bahwa gas metana sangat kuat menyerap cahaya merah dan inframerah sehingga planet ini cukup gelap pada panjang gelombang inframerah-dekat ini. Ini tidak berlaku apabila ada awan di ketinggian. Gambar JWST juga menyoroti pita awan lintang tinggi yang terus menerus mengelilingi pusaran yang sebelumnya diketahui terletak di kutub selatan Neptunus.

Fitur Lain Yang Terungkap

Terdapat Fitur yang menonjol lainnya nih sebagaimana yang terlihat pada gambar JWST. Fitur tersebut adalah serangkaian tambalan terang di belahan selatan Neptunus. Hal ini cukup mewakili awan es dengan ketinggian yang cukup tinggi di atmosfer raksasa es yang memantulkan sinar Matahari sebelum metana di awan yang menyerapnya. 

Selain itu, gambar JWST juga menyoroti pita awan lintang tinggi yang terus menerus mengelilingi pusaran. Dimana hal ini sebelumnya diketahui berada di kutub selatan Neptunus. Hal lain yang diungkap James Webb yaitu garis kecerahan tipis dan samar yang terlihat di sekitar ekuator planet. Hal itu mungkin saja mengindikasikan sirkulasi global atmosfer Neptunus yang dapat mendorong angin dan badai melintasi raksasa es tersebut.

Penutup

James Webb memang selalu memberikan kejutan bagi kita semua terutama astronom dan peneliti. Salah satunya dengan mengungkapnya cincin Neptunus yang beberapa masih belum terdeteksi sebelumnya semenjak pemantauan terakhir oleh Voyager 2. Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Sumber:

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 0 / 5. Banyaknya vote: 0

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Rachmat Arief Murditanto
Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *