Lompat ke konten

Mengenal Planet Kerdil Makemake

Print Friendly, PDF & Email

Pernah mendengar nama planet ini? Pasti kalian merasa asing dengan nama planet ini. Yap inilah Makemake, salah satu planet kerdil yang berlokasi di Sabuk Kuiper atau di luar orbit Neptunus. Planet ini ditemukan pertama kali pada 31 Maret 2005 silam oleh tim astronom di Observatorium Palomar yang juga menemukan planet kerdil Eris. Planet Makemake merupakan planet kerdil paling terang kedua setelah Pluto.

Sekilas Tentang Makemake

Seperti yang di jelaskan sebelumnya bahwa Makemake itu ditemukan pertama kali pada 31 Maret 2005 silam. Tim astronom di Observatorium Palomar yang berhasil menemukan planet kerdil ini bersama dengan planet kerdil Eris. Penemuannya bersama dengan penemuan Eris dan Haumea ini menyebabkan klasifikasi ulang Pluto dari planet menjadi planet kerdil.

Ketika penemuan planet kerdil tersebut di publikasikan, Makemake menerima penunjukan sementara yaitu TA 20059. Namun sebelum ini, tim sempat menggunakan nama kode “Easterbunny”. Ini dikarenakan planet kerdil tersebut ditemukan tak lama setelah perayaan Paskah.

blank
Ilustrasi planet kerdil Makemake

Makemake diketahui memiliki satelit alami bernama MK2 yang ditemukan pada tahun 2016 oleh Wide Field Camera 3 Hubble Space Telescope. (Pelajari Satelit Alami di sini) Makemake merupakan objek sabuk Kuiper klasik. Ini berarti orbitnya terletak cukup jauh dari Neptunus untuk tetap stabil di tepi Tata Surya.

Objek tersebut memiliki eksentrisitas yang relatif rendah dan mengorbit Matahari dengan cara yang hampir sama seperti yang di lakukan planet pada umumnya. Bagaimana pun dia merupakan anggota dari kelas KBO klasik “dinamis panas”. Hal itu berarti bahwa ia memiliki kecenderungan yang tinggi dibandingkan dengan yang lain dalam populasinya.

Jarak, Ukuran, Massa, Rotasi dan Orbit

Makemake cukup besar dan cukup terang untuk dipelajari oleh teleskop amatir kelas atas. Kecerahannya pun hanya 1/5 dari Pluto dan radiusnya pun hanya 1/9 Bumi atau sekitar 715 km. Diameternya mencapai 1.430 km. Ukurannya setara dengan dua pertiga ukuran Pluto atau setara dengan tiga kali ukuran Grand Canyon yang memiliki panjang 277 mil. Dengan ukuran tersebut menjadikan Makemake sebagai objek terbesar ke-25 di Tata Surya kita. Adapun massanya di perkirakan mencapai 4 x 10²¹ kg atau sekitar 4.000 kuintriliun kg. Berat tersebut setara dengan 0.00067 Bumi.

Setahun di Makemake itu mencapai 310 tahun Bumi. Ini lebih lama dari Pluto (248 tahun) dan Haumea (283 tahun). Dan sehari di planet kerdil tersebut itu mencapai 22,5 jam. Orbitnya pun cukup jauh dari Neptunus untuk tetap stabil di tepi Tata Surya yang berkisar dari 38,5 AU di perihelion hingga 52,8 AU di aphelion. Perlu diketahui bahwa Makemake bakal mendekati aphelionnya, diperkirakan terjadi pada tahun 2033 mendatang, sedangkan Haumea sendiri melewati aphelionnya pada awal tahun 1992 silam. Dibutuhkan sekitar 7 jam 22 menit bagi cahaya Makemake untuk mencapai Bumi. Meskipun jaraknya cukup jauh, jarak terdekat dengan Bumi akan terjadi pada tahun 2100 dengan jarak sekitar 47 AU.

Geologi Dan Atmosfer

Mirip dengan Pluto, Makemake pun tampak merah dalam spektrum yang terlihat dan secara signifikan lebih merah dari permukaan Eris. Tanda spektral metana Makemake jauh lebih kuat daripada Pluto dan Eris. Analisis mengungkapkan bahwa metana harus ada dalam bentuk butiran besar setidaknya berukuran 1 cm. Sebagian besar etana, tholin, dan sejumlah kecil etilen, asetilen, dan alkana bermassa tinggi seperti propana mungkin saja ada. Hal ini kemungkinan diciptakan oleh fotolisis metana oleh radiasi matahari. 

Tholins mungkin saja bertanggung jawab atas warna merah dari spektrum yang terlihat. Ada juga beberapa data mengklaim terdapat tingkat es nitrogen yang rendah. Adapun kekurangan relatif ini bisa dikaitkan dengan penipisan selama usia Tata Surya. Namun, bahkan dalam kadar rendah keberadaan es metana akan berubah menjadi warna merah jika terkena radiasi matahari untuk jangka waktu tertentu.

Atmosfer Dan Suhu

Makemake bulan
Makemake dan Satelit Alaminya

Untuk atmosfer Makemake masih menjadi misteri hingga saat ini, setidaknya hingga beberapa waktu mendatang. Sejauh yang di ketahui bahwa atmosfer Makemake sangat tipis yang terbentuk di dekat perihelion atau saat paling dekat dengan Matahari. Dengan semakin dekatnya planet kerdil ini, nitrogen dan es lainnya akan menyublim yang dapat membentuk atmosfer tipis. Atmosfer ini terdiri dari gas nitrogen dan hidrokarbon. Ini juga akan memberikan penjelasan terhadap penipisan nitrogen, yang bisa saja hilang melalui proses pelepasan atmosfer.

Pada 23 April 2011, Makemake lewat di depan bintang berkekuatan 18 magnitudo dan tiba-tiba menghalangi cahayanya. Hasil menunjukkan bahwa Planet kerdil tersebut saat ini tidak memiliki atmosfer yang substansial dan menempatkan batas atas 4-12 nanobar pada tekanan di permukaannya. 

Untuk suhu rata-rata planet kerdil ini biasanya sih sekitar –243 ^C. Ditempat yang cukup dingin tersebut memang sangat tidak mungkin bisa mendukung suatu kehidupan.

Penutup

Sejauh ini memang belum ada informasi lebih lanjut seputar planet kerdil ini, semoga saja penelitian lebih lanjut bisa mengungkap berbagai informasi seputar planet kerdil ini. Mungkin segitu saja yang dapat penulis sampaikan, mohon maaf bila ada kesalahan. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Sumber :

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 5 / 5. Banyaknya vote: 2

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Rachmat Arief Murditanto
Latest posts by Rachmat Arief Murditanto (see all)
Cari artikel lain: Baca artikel lain:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.