Teknologi Tanaman Transgenik

Teknologi Tanaman Transgenik

Salah satu kendala dalam produksi suatu komoditas tanaman di negara yang beriklim tropis dan lembab adalah serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) seperti serangga hama dan patogen tumbuhan. Bahkan pada tanaman tertentu seperti padi, serangga hama masih merupakan kendala utama dan menjadi masalah serius, misalnya wereng coklat dan penggerek batang. >>> 

Baca Selengkapnya

Mengenal Rizal Fajar Hariadi: Ilmuwan Biologi dan Fisika di Arizona State University

Mengenal Rizal Fajar Hariadi: Ilmuwan Biologi dan Fisika di Arizona State University

Rizal Fajar Hariadi adalah ilmuwan biologi dan fisika yang berpengalaman dan berkomitmen tinggi membantu mahasiswa dalam perjalanan penelitian mereka.  Sebagai Asisten Profesor Jurusan Fisika dan Biodesign Institute di Arizona State University sejak 2016, Rizal melakukan penelitian bersama mahasiswanya di BIOMAN Lab (Biomolecular Mechanics And anotechnology Laboratory). Kerja keras Rizal dan timnya dalam merencanakan dan menyelesaikan berbagai penelitian telah membawa kemajuan pada BIOMAN Lab. >>> 

Baca Selengkapnya

Kisah Transkripsi Balik : Pembobolan Sandi Informasi Genetis

Kisah Transkripsi Balik : Pembobolan Sandi Informasi Genetis

Dogma sentral biologi molekuler menyatakan bahwa DNA ditranskripsikan ke RNA, yang pada gilirannya diterjemahkan ke dalam protein.

Namun, konsep ini ditantang pada 1970-an ketika dua tim ilmiah, satu dipimpin oleh Howard Temin di University of Wisconsin dan yang lain dipimpin oleh David Baltimore di MIT, secara independen mengidentifikasi enzim baru yang terkait dengan replikasi virus RNA yang disebut retrovirus [1, 2]>>> 

Baca Selengkapnya

CRISPR – Penyunting Gen Canggih

CRISPR – Penyunting Gen Canggih

Kisah Awal Mula CRISPR

Sekelompok peneliti Jepang, Ishino et al., melaporkan temuan adanya susunan (sequences) asing tidak dikenal yang menyusup di antara susunan DNA bakteri Escherichia coli, yakni materi genetik yang bukanlah milik E. coli di tahun 1987. Namun, ketika itu Ishino et. al tidak melakukan karakterisasi sifat susunan genetik yang ditemukan. Bakteri E. Coli ini normal ditemukan di dalam usus besar manusia atau hewan yang juga berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan.  Di belahan bumi lain, tepatnya di Costa Blanca Spanyol, pada tahun 1989, susunan DNA yang tidak dikenali pada bakteri Haloferax mediterranei – bakteri yang hidup di lingkungan kadar garam tinggi, teramati oleh Francisco Mojica yang membawanya untuk meneliti lebih jauh dengan pemikiran bahwa adanya materi genetik yang tidak dikenali ini pasti menandakan adanya suatu fungsi penting pada organisme prokariotik tersebut (organisme tanpa membran sel) [8]. >>> 

Baca Selengkapnya

[Press Release]: Peraih Nobel Kedokteran atau Fisiologi Tahun 2017

[Press Release]: Peraih Nobel Kedokteran atau Fisiologi Tahun 2017

Dewan Nobel di Karolinska Institutet pada 02 Oktober 2017 telah menganugerahkan Nobel Prize 2017 di bidang Fisiologi atau Kedokteran kepada kolaborasi ilmuwan Jeffrey C. Hall, Michael Rosbash dan Michael W. Young untuk penemuan tentang mekanisme molekuler pada pengaturan ritme sirkadian (circadian rhythm) >>> 

Baca Selengkapnya