Articulate Storyline : Teknologi Pembuat Media Pembalajaran Interaktif Mudah dan Menarik

Covid-19 menjadikan teknologi informasi semakin marak dan berperan penting dalam berbagai sektor atau bidang.  Salah satu sektor yang terdampak pandemi […]

blank

Covid-19 menjadikan teknologi informasi semakin marak dan berperan penting dalam berbagai sektor atau bidang.  Salah satu sektor yang terdampak pandemi COVID-19 adalah bidang pendidikan. Aktivitas fisik seperti tatap muka di kelas terpaksa harus dilakukan secara virtual. Agar pembelajaran online tidak membosankan seorang pendidik perlu melakukan sebuah inovasi pembelajaran terutama dalam menyampaikan materi diharapkan siswa bisa memahami dan tertarik untuk belajar lebih dalam. Dalam hal ini teknologi sangat membantu pendidik dalam melakukan inovasi, misalnya dalam pembuatan media pembelajaran. Nah, kali ini penulis ingin berbagi sebuah aplikasi media pembelajaran interaktif yang cocok untuk pendidik dalam menyampaikan materi di kelas online maupun offline agar siswa tidak bosan dan malas belajar. Namanya Articulate Storyline. Berikut penjelasan lebih lanjut !!

Transformasi Media Pembelajaran selama Pandemi Covid-19

blank
Gambar 1. Pembelajaran Online (Sumber : lpmpjatim.kemdikbud.go.id)

            Transformasi digital digadang-gadang merupakan salah satu cara untuk mencegah adanya penyebaran COVID-19. Teknologi digital memberikan kemudahan untuk berbagi, mengolah, maupun menyimpan informasi. Namun dalam penerapannya, transformasi digital banyak yang masih belum paham karena faktor usia, gaptek (gagap teknologi), orang tidak mau mencari tahu dan bersifat bodoamat.

Kondisi pandemi Covid-19 ini mengakibatkan perubahan yang luar biasa, termasuk dalam bidang pendidikan. Seolah seluruh jenjang pendidikan ‘dipaksa’ bertransformasi untuk beradaptasi secara tiba-tiba drastis untuk melakukan pembelajaran dari rumah melalui media daring (online). Ini tentu bukanlah hal yang mudah, karena belum sepenuhnya siap. Problematika dunia pendidikan yaitu belum seragamnya proses pembelajaran, baik standar maupun kualitas capaian pembelajaran yang diinginkan. Berbagai aplikasi media pembelajaran pun sudah tersedia, baik pemerintah maupun swasta (Herliandry et al., 2020).

Hal ini menjadi tantangan besar bagi seorang pendidik dan peserta didik untuk lebih ekstra dalam hal pendidikan. Bagi pendidik, dituntut kreatif dalam penyampaian materi melalui media pembelajaran daring dan bagi siswa harus bisa memahami materi dan mengaplikasikannya untuk masa depan. Masa pandemi Covid-19 ini bisa dikatakan sebagai sebuah peluang dalam dunia pendidikan, baik pemanfaatan teknologi seiring dengan industri 4.0, maupun orangtua sebagai mentor.

blank
blank
Gambar 2. Contoh Media Interaktif (Ridwan et al., 2021)

Menurut Nasution (2008) terkait pembelajaran online ada beberapa media pembelajaran yang bisa dijadikan pilihan, di antaranya, yaitu:

  1. Media Pembelajaran Online yang pertama dan paling banyak digunakan adalah whatsapp group.
  2. Media Pembelajaran Online selanjutnya berasal dari google, yaitu google suite for education.
  3. Media Pembelajaran Online selanjutnya adalah ruangguru.
  4. Media Pembelajaran Online yang bisa dijadikan pilihan selanjutnya adalah zenius.
  5. Media Pembelajaran Online yang juga sering digunakan adalah Zoom.

Berdasarkan hal di atas melihat situasi dan kondisi pada masa pandemi COVID-19 pendidik harus cerdas memilih media pembelajaran yang harus digunakan dalam proses pembelajaran supaya tidak ketinggalan materi. Oleh sebab itu, para pendidik diharus menguasai banyak media pembelajaran. Keuntungan penggunaan media pembelajaran online sendiri adalah pembelajaran bersifat mandiri dan interaktivitas yang tinggi, mampu meningkatkan tingkat ingatan, memberikan lebih banyak pengalaman belajar, dengan teks, audio, video dan animasi yang semuanya digunakan untuk menyampaikan informasi, dan juga memberikan kemudahan menyampaikan, meng-update isi, mengunduh, para siswa juga bisa mengirim email kepada siswa lain, mengirim komentar pada forum diskusi, memakai ruang chat, hingga link video conference untuk berkomunikasi langsung. (Herliandry et al., 2020).

Articulate Storyline : Media Pembelajaran Interaktif

Dalam proses pembelajaran, teknologi seperti komputer adalah alat dalam multimedia dan jaringan web terluas di dunia yang sangat besar pengaruhnya terhadap peserta didik. Program multimedia interaksi merupakan salah satu media yang terdiri dari teks, grafik, foto, video, animasi dan musik. Salah satu media pembelajaran interaktif yang mudah digunakan adalah Articulate Storyline.

Menurut articulate.com lebih dari 112 juta pelajar di 161 negara telah mempelajari keterampilan baru, memperoleh wawasan baru, dan menerima pelatihan peningkatan karier yang diperoleh dengan menggunakan aplikasi Articulate Storyline.

Articulate Storyline adalah sebuah perangkat lunak yang dapat digunakan untuk membuat presentasi mirip seperti Microsoft Power Poin. Articulate Storyline dapat dikatakan dengan perangkat lunak yang menggabungkan teks, gambar, video, animasi dan suara sehingga dapat memberikan bentuk penyajian secara visual yang menarik.Perbedaannya ada pada fitur yang ada di dalam Softwarenya seperti timeline, movie, picture, character dan lain-lain yang mudah digunakan.  Articulate storyline disebut dengan multimedia authoring tools yang berfungsi untuk membuat aplikasi multimedia interaktif dengan konten berupa teks, gambar, grafik, suara, video bahkan animasi dan simulasi. Hasil publikasi Articulate Storyline berupa media berbasis web (html5) atau application file (.exe) yang dapat dijalankan pada berbagai perangkat seperti laptop, tablet dan smartphone. Aplikasi ini memungkinkan pendidik untuk dapat merealisasikan kreativitasnya ke level yang lebih tinggi. Pendidik juga dapat dengan mudah memvisualisasikan cerita yang dibawakannya ke dalam bentuk storyline. Berikut ini gambaran dari aplikasi Articulate Storyline.

blank
Gambar 3. Aplikasi Articulate Storylin
blank
Gambar 4. Tampilan Awal Articulate Storyline

Sebelum memasang aplikasi ini perlu kita ketahui dahulu persyaratan Hardware dan Software yang diperlukan untuk pemasangan Articulate Storyline, sebagai berikut (Suardi, 2021) :

HardwareSoftware
CPU 2 GHz processor or higher (32-bit or 64-bit)
Memory 2 GB minimum
Display 1,280 x 800 screen resolution or higher
Multimedia sound card, microphone, and webcam for recording narration and video
Operating system windows 10 (32-bit or 64-bit) windows 8 (32-bit or 64-bit) windows 7 SP1 or later (32-bit or 64-bit) Mac OS X 10.6.8 or later with parallels Deskop 7+ or VMware Fusion 4+.
NET Runtime Microsof .NET Framework 4.5.2 or later (gets installed if not present)
Visual C++ Microsoft visual C++ 2017 Redistributable (gets installed if not present)
Adobe Flash Player Adobe Flash Player 10.3 or later

Kelebihan Articulate Storyline

blank
Gambar 5. Tampilan Tools Aplikasi Articulate Storyline

Aplikasi ini memiliki fungsi yang ahmpir mirip dengan Microsoft PowerPoint. Namun ada beberapa perbedaan dan fitur seperti timline, movie, picture, character dan lainnya. Kelebihan fitur membuat aplikasi ini lebih menarik dan memudahkan siswa untuk berinteraksi langsung dan mendemonstrasikan materi yang dipelajari. Berikut kelebihan Articulate storyline yang dikutip amiroh.web.id :

  • Memiliki fitur AS ini sangat mirip dengan fitur yang ada pada Ms PowerPoint
  • Mudah dipelajari bagi para pemula yang telah memiliki dasar membuat media menggunakan Ms PowerPoint
  • Mendukung pembelajaran berbasis Game karena bersifat Interaktif
  • Konten dapat berupa gabungan dari teks, gambar, grafik, suara, animasi dan video
  • Hasil publikasi dapat dijalankan melalui:
    • Desktop, berupa file aplikasi (.exe)
    • Web browser, berupa file HTML5
    • Smartphone Android, dengan mengkonversinya menjadi APK
    • LMS (Learning Management System) seperti Moodle, berupa file SCORM
  • Memiliki ukuran file hasil publikasi maupun konversi APK yang relatif kecil sehingga ringan dipasang di smartphone
  • Memiliki banyak dokumentasi dari komunitas pengguna Articulate Storyline sehingga memudahkan kita dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi saat pembuatan media/aplikasi.
blank
Gambar 6. Animasi Karakter pada Aplikasi Articulate Storyline

Kekurangan Articulate Storyline

Kelemahan dari articulate storyline terletak pada harga lisensi software. Harga aplikasi yang cukup mahal. Berdasarkan data yang didapat dari situs resmi Articulate storyline, dengan asumsi 1 dollar AS adalah Rp14.539, mencapai US $ 1.398.00, dan harga lisensi paket software Articulate Storyline mencapai Rp 20,326 Juta. Bagi perorangan, harga tersebut tentunya bukan harga yang terjangkau. Adapun kekurangan Articulate Storyline yang lainnya sebagai berikut :

  • Tampilan media ketika dijalankan di smartphone tidak bisa benar-benar full screen. Jadi masih ada margin kira-kira 1-3 pixel dari batas layar smartphone. Namun dari sisi konten, semua dapat dijalankan dengan baik.
  • Penggunaan backsound pada media hanya bisa berjalan pada slide/layer dimana media tersebut ditambahkan. Namun jika ingin backsound dijalankan sepanjang media, kalian dapat menambahkan script tertentu untuk mensiasatinya.

Langkah-langkah Pembuatan Media Articulate Storyline

            Menurut (Suardi, 2021) ada langkah-langkah yang harus diperhatikan ketika mau membuat media pembelajaran berbasis articulate storyline. Simak langkah-langkah berikut ini :

  1. Sebelum anda memulai belajar Articulate storyline, ada baiknya anda mempersiapkan PC/Laptop anda terlebih dahulu.
  2. Instalasi Articulate Storyline dapat diunduh dari website resminya dengan alamat https://articulate.com/p/downloads.
  3. Buka Aplikasi Articulate Storyline
  4. Membuat Project baru
  5. Jika sebuah project telah terbuka, maka sebuah scene dengan blank slide siap digunakan.
  6. Untuk menyimpan project yang telah dibuat, dapat menekan tombol Ctrl + S
  7. Untuk menampilkan hasil project sementara sebelum di publish, klik ikon preview pada Ribbon menu.
  8. Mempublish Project. Bertujuan untuk mempersiapkan project agar menjadi media yang siap digunakan di kelas. Untuk mempublish project, anda dapat mengklik ikon Publish pada Ribbon menu. Atau klik file > Publish

Fungsi Fitur pada Articulate Storyline

  1. Penggunaan Timeline : Timeline digunakan untuk mengatur kapan dan berapa lama sebuah objek akan ditampilkan pada media.
  2. Penggunaan Layer : Layer (lapisan) merupakan bagian yang penting dalam articulate storyline. Layer digunakan untuk memisahkan objek (konten) yang satu dengan lainnya.
  3. Penggunaan Trigger : Trigger merupakan perintah/control yang anda berikan kepada objek tertentu agar dia melakukan aksi (action) yang anda inginkan.
  4. Penggunaan player : player pada Articulate storyline adalah fitur yang berada disekitar slide. Fitur ini bisa mencakup menu, slide notes, glossary, resources, seekbar, tombol navigasi dan komponen lain yang ditambahkan disekitar slide

Pekembangan teknologi yang cukup pesat ini menjadi tantangan bagi seluruh umat di dunia terutama dalam sektor pendidikan. Teknologi dan pendidikan adalah bagian yang tak terpisahkan, bahkan komunikasi dalam pendidikan saat ini telah menggunakan handphone, komputer, dan internet sebagai media yang paling sering digunakan. Pendidik harus pintarmelakukan inovasi proses pembelajaran yang menarik dan meninggalkan kesan yang baik bagi siswa.

DAFTAR PUSTAKA

  • Baca Nasution, S, Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara, 2008), 65
  • Herliandry, L. D. et al. (2020) ‘Transformasi Media Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid-19’, Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(1), pp. 65–70. Available at: http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jtp.
  • Ridwan, Y. H. et al. (2021) ‘Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Fisika Peserta Didik’, ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 7(1), p. 103. doi: 10.31764/orbita.v7i1.3832.
  • Santyasa, I. W., Juniantari, M. and Santyadiputra, G. S. (2020) ‘Efektivitas Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Untuk Guru-Guru Di Sma N 2 Singaraja’, Proceeding Senadimas Undiksha, (4), pp. 1784–1790.
  •  Suardi, Nopi Paradila. 2021. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Ariculate Storyline pada Kelas VI Tema 9 Subtema 2 Madrasah Ibtidaiyah Nurul Iman Pematang Gajah. SKRIPSI. Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin

https://articulate.com/about

https://www.itb.ac.id/news/read/57613/home/dampak-positif-pandemi-covid-19-bagi-akselerasi-transformasi-digital

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *