Inspiration4: Misi Penggalangan Dana dan Kenapa Peluncuran Ini Bersejarah

kru Inspiration4 wefie dengan pemandangan bumi dari cupola kapsul Dragon

Beberapa hari lalu roket Falcon9 meluncurkan kapsul Dragon dengan 4 orang di dalamnya. Mereka tergabung ke dalam misi Inspiration4, sebuah misi penggalangan dana untuk rumah sakit penelitian kanker anak, sekaligus menjadi misi pertama yang keseluruhan krunya adalah masyarakat sipil.

Inspiration4 adalah misi peluncuran luar angkasa non-pemerintah, dan tidak ada dari krunya berasal dari kalngan asronot profesional. Inspiration4 merupakan hasil kerjasama SpaceX dengan Jared Isaacman, seorang biliuner dan juga salah satu kru sekaligus kapten dari misi ini. Peluncuran ini memiliki misi pengalangan dana (crowd funding) untuk Rumah Sakit Peneltian Kanker Anak St. Jude, berlokasi di Tennessee, Amerika Serikat.

Inspiration4 meluncur tanggal 16 September menggunakan roket Falcon9, dan kru duduk di kapsul Dragon, kapsul yang sama yang membawa astronot ke ISS. Kapsul ini dirancang khusus (custom) untuk Inspiration4, dimana bagian ujung (tip) yang semula adalah bagian yang menempel di ISS (docking), diganti menjadi jendela cembung yang dapat melihat pemandangan indah bumi, dan lebih luas dari yang terlihat dari ISS.

Selama tiga hari kru mengorbit bumi di ketinggian di ketinggian 589 km (untuk perbandingan, ISS mengorbit di ketinggian 400 km), dan kemudian akan mendarat di laut dekat pantai Florida tanggal 18 September.

Misi penggalangan dana untuk rumsah sakit penelitian kanker anak

Kampanye penggalangan dana Inspiratio4 berhasil mengumpulkan lebih dari $210 juta USD (hampir 3 triliun rupiah) sampai artikel ini ditulis. Jumlah ini melebihi target yakni sekitar $200 juta USD (sekitar 2.8 triliun rupiah). $100 juta USD pertama disumbangkan oleh Jared Isaacman sendiri, biliuner yang mengisiasi program ini, sekaligus kapten misi. $50 juta USD kemudian disumbangkan oleh Elon Musk setelah kapsul Inspiration4 mendarat. Sisanya, sekitar $60 juta USD dikumpulkan dari penggalangan dana online di website rumah sakit.

blank
Halaman situs donasi rumah sakit St Jude, diakses 22 September 2021

Rekor baru: Jumlah manusia terbanyak di luar angkasa

Ada empat orang yang ‘menunggangi’ kapsul Dragon di Inspiration4 ini. Beberapa ratus kilometer dibawahnya ada ISS yang sedang mengorbit dengan membawa 7 astronot. Kemudian ada stasiun luar angkasa Tiongkok, Tiangong, yang ditumpangi 3 taikonot (istilah astronot Tiongkok). Dihari kedua Inspiration4 di orbit, ketiga taikonot tersebut sudah kembali ke bumi setelah bertugas selama tiga bulan penuh.

Rekor lain: astronot Amerika termuda dan misi all-civilian

Salah satu kru Inspiration4 adalah Hayley Arceneaux, seorang asisten dokter di Rumah Sakit Penelitian Kanker Anak St. Jude, dan juga merupakan pasien sembuh kanker anak. Di peluncuran ini, dia memecahkan rekor menjadi warga negara Amerika termuda ke orbit, di usia 29 tahun.

Ketika kecil Hayley Arceneaux didiagnosis kanker tulang di kakinya. Anggota tubuh prostetik harus digunakan untuk ditempatkan di kaki kirinya. Sejak saat itu Hayley mengurung mimpinya untuk menjadi astronot. Namun semua terbantahkan, karena dia menjadi manusia pertama yang ke luar angkasa dengan anggota tubuh prostetik.

blank
Hayley Arceneaux, menjadi astronot Amerika termuda, sekaligus orang pertama yang keluar angkasa dengan kaki prostetik (kredit: St. Jude Hostpital)

Inspiration4 juga menjadi misi luar angkasa yang semua krunya berasal dari masyarakat sipil. Ada Jared Isaacman sebagai kapten, yang juga inisiator misi dan sudah menyiumbangkan $100 juta USD untuk penggalangan dana St. Jude. Jared juga merupakan ilot militer terlatih. Kemudian ada Hayley Areneaux dan Chris Sembroski sebagai perwakiran rumah sakit St. Jude. Terakhir ada Dr. Proctor yang berasal dari perusahaan yang sama dengan Jared Isaacman.

Apakah kru Inspiration4 bisa disebut astronot?

FAA (lembaga Amerika yang meregulasi penerbangan dan peluncuran) memiliki program astronot komersil. Siapapun yang mencapai ketinggilan minimal 80 km, akan mendapatkan titel astronot komersil, dan mendapat wings khusus.

blank
wings astronot komersil Amerika (kredit: FAA)

Namun sejak peluncuran berawak Blue Origin dan Virgin Galactic beberapa bulan lalu akan membuat akses ke luar angkasa lebih umum. FAA membatasi definisi astronot, dengan menambahkan “mendapatkan pelatihan memadai dan mendemostrasikan/melakukan eksperimen sains di luar angkasa”.

Jeff Bezos tidak berhak dipanggil astronot, tapi kru Inspiration4 yang sudah menyelesaikan latihan astronot di fasilitas SpaceX, dan juga melakukan eksperimen yang berkaitan dengan kesehatan astronot. Data generik seperti darah, detak jantung, ECG, bahkan perilaku dan kognitif. Eksperimen ini bekerjasama dengan Weill Cornell Medicine dan Translational Research Institute for Space Health (TRISH) at Baylor College of Medicine.

Sekarang adalah jamannya space tourism, dimana kesempatan terbuka bagi siapa saja untuk bisa pergi ke luar angkasa. Kita tidak sedang berbicara tentang perang dingin atau Space Shuttle dimana astronotnya harus memiliki gelar master sains, atau punya 1,000 jam terbang pilot pesawat tempur (seleksi astronot NASA sekarangpun meminta syarat seperti itu). Di jaman sekarang, yang menggunakan prostetik pun bisa untuk menjelajah luar angkasa. Kesempatan semakin lembar, namun pertanyaannya, apakah ‘sudah cukup lebar’? atau masih ada kesenjangan akses luar angkasa?

Refrensi:

https://www.nytimes.com/2021/09/15/science/inspiration4-crew-astronauts.html (diakses 20 September 2021)

https://inspiration4.com/ (diakses 20 September 2021)

https://www.yahoo.com/lifestyle/29-old-woman-survived-cancer-160145691.html (diakses 20 September 2021)

https://inspiration4.com/donate (diakses 20 September 2021)

https://www.nytimes.com/2021/09/16/science/inspiration4-medical-research.html?smid=tw-nytimesscience&smtyp=cur (diakses 20 September 2021)

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 0 / 5. Banyaknya vote: 0

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Baca juga:
Artikel Berhubungan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *