Penyakit yang Rentan Muncul di Saat Lebaran karena Makan Sepuasnya

blank

Halo Sobat Warstek !! Sebelumnya penulis izin mengucapkan minal ‘aidin walfaizin ya, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, aamiin. Semoga kita juga terhindar dari berbagai penyakit karena moment lebaran ya!

Berhubung sekarang masih suasana lebaran, pasti banyak tersedia segala jenis makanan dari mulai makanan ringan hingga berat di rumah sobat Warstek. Karena sudah menjadi tradisi juga saat H-1 lebaran tiba, kebanyakan orang sibuk dalam memasak sebagai hal yang mesti ada di hari raya. Bentuk perbuatan tersebut sah-sah saja dilakukan selama itu tidak berlebihan.

Namun sayangnya, sebagian orang dalam menyambut hari raya yang penuh berkah ini di samping sibuk dalam hal memasak makanan hari raya, ada sebagian orang yang terlelap dalam derasnya rayuan makanan-makanan lezat sehingga secara tidak langsung, sebagian orang tersebut telah makan sepuasnya atau “All You Can Eat”. Tentu jika hal ini terus berlanjut akan menimbulkan berbagai resiko maag, hiperkolesterol (termasuk penyakit kolesterol), dan diabetes. Penyakit-penyakit tersebut muncul akibat dari tingginya kadar gula, garam, dan lemak.

Mindset kebanyakan orang saat hari raya bahwa “All You Can Eat” itu merupakan ajang “balas dendam” setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa sehingga dalam menyantap makanan saat hari raya tidak ada pikir-pikir atau pilih-pilih lagi. Serta selalu adanya anggapan “Tidak apa-apa, hanya satu tahun sekali” padahal dari alasan tersebut sederet komplikasi dapat muncul akibat pola makan yang tidak terkontrol saat hari raya lebaran.

Maka dari itu, dalam pengupayaan terbentuknya jiwa raga yang sehat pasca puasa, perlu adanya edukasi terkait penyakit-penyakit yang rentan muncul saat lebaran. Mari simak pembahasan selengkapnya ya!

Maag

Maag merupakan istilah gangguan pada lambung. Sakit maag mengakibatkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada lambung yang disebabkan oleh beberapa kondisi seperti pola makan yang tidak baik dan sehat. Sehingga ketika seseorang keasyikan makan makanan yang mengandung asam serta pedas akan mengundang sakit maag kambuh. Karena pada umumnya, sakit maag ini memang merupakan gejala dari penyakit lambung yang disebabkan adanya luka terbuka pada lapisan dalam lambung, infeksi bakteri Helicobacter pylori, kebanyakan makan makanan yang tidak sehat seperti yang mengandung asam dan pedas, serta stress.

Gejala yang biasa timbul dari sakit maag ini diantaranya rasa panas pada perut bagian atas, cepat merasa kenyang dan merasakan kenyang berkepanjangan, kembung pada perut bagian atas, mual, sering bersendawa, serta nyeri ulu hati dan nyeri di tengah dada ketika atau sudah makan. Pengobatan sakit maag bervariasi tergantung penyebab spesifiknya. Jika disebabkan karena aspirin atau obat lain maka solusinya adalah dengan berhenti mengkonsumsinya. Dan jika karena pola makan yang tidak sehat maka solusinya dapat dilakukan dengan merubah gaya hidup tersebut.

Namun, sebagian besar gejala sakit maag dapat diobati dengan menetralkan asam lambung dengan antasida atau mengurangi produksi asam. Akan tetapi yang paling penting adalah dalam mengatasi sakit maag atau beberapa komplikasi pada lambung dengan selalu menerapkan hidup sehat.

Hiperkolesterol

Hiperkolesterol juga sering disebut hyperlipidemia dan kadar lemak darah tinggi. Hiperkolesterol merupakan kondisi dimana kadar lemak darah tinggi dengan kata lain kadarnya lebih tinggi dari normal kadar lemak yang seharusnya. Pada dasarnya, memang lemak dalam tubuh sangat diperlukan untuk metabolisme tubuh sehingga tubuh dapat berfungsi dengan normal, namun jika kadar lemaknya berlebihan akan menimbulkan resiko terkena serangan jantung mendadak, stroke, dan komplikasi lainnya.

Salah satu penyebab timbulnya hiperkolesterol adalah gaya hidup yang tidak sehat utamanya kebiasaan mengkonsumsi makanan dengan kadar lemaknya tinggi. Adapun gejala yang ditimbulkannya meskipun tidak spesifik adalah cepat merasa lelah, dan suka mengantuk. Namun semua itu terkadang tidak serta merta dapat dikategorikan sakit bagi penderita. Akan tetapi, perlu diketahui juga terkait tanda-tanda dari hiperkolesterol ini diantaranya berat badan diatas normal, badan secara keseluruhan tidak gemuk tapi hanya bagian perut saja, dan bercak-bercak kuning di kulit bawah mata yang disebabkan oleh penimbunan deposit lemak yang terlalu tinggi.

Salah satu cara untuk mengetahui kadar lemak dalam darah adalah dengan tes darah. Kemudian dalam mengatasi hiperkolesterol dengan cara sederhana adalah dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Tidak banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak berlebihan.

Diabetes

Diabetes sering disebut sebagai salah satu penyakit kronis yang disebabkan akibat tingginya kadar gula darah, dimana tubuh seseorang tersebut tidak dapat mengakomodasikan hormon insulin terhadap tingginya kadar gula darah dalam tubuhnya. Pada akhirnya, akibat kadar gula darah yang tinggi menyebabkan air seni pun mengandung gula dan tubuh pun tidak bekerja secara normal. Tidak hanya itu, glukosa atau kadar gula dalam darah yang menumpuk tidak dapat diserap dengan baik oleh sel tubuh akibatnya organ tubuh yang lainpun terganggu. Jika kondisi ini tidak terkontrol dengan baik maka akan menyebabkan komplikasi hingga dapat membahayakan nyawa penderita.

Penyebab dari timbulnya penyakit diabetes ini tentu karena berlebihannya dalam mengkonsumsi makanan manis terutama di hari raya terdapat banyak makanan manis, maka harus dapat mengontrol diri. Namun tidak hanya itu, makanan yang mengandung karbohidrat olahan, minuman dengan memakai pemanis buatan, makanan yang mengandung lemak jenuh, serta olahan daging merah. Yang kesemuanya itu dapat menjadi penyebab timbulnya diabetes.

Gejala-gejala yang biasa timbul dari penyakit ini adalah selalu merasa haus jadi banyak minum, banyak berkemih, merasa lapar terus menerus sehingga menyebabkan banyak makan, penurunan berat badan, penyembuhan luka yang buruk, mudah lelah, gatal, kesemutan, penglihatan kabur, disfungsi ereksi pada pasien pria, serta gatal pada kelamin wanita. Adapun pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan membiasakan pola hidup sehat seperti mengatur pola makan, perbanyak aktivitas fisik, hindari stress, memantau gula darah, hindari merokok dan minum minuman beralkohol, membiasakan mengkonsumsi makanan sereal dan menghindari makanan cepat saji, mengatur pola tidur, serta menurunkan berat badan.

Dengan adanya gambaran terkait pembahasan penyakit-penyakit yang disebabkan karena pola hidup atau gaya hidup yang tidak sehat khususnya di hari raya, dapat memberikan pencerahan kepada kita akan pentingnya menjaga kesehatan kapanpun, dimanapu, dan bagaimanapun kondisinya. Sehat itu lebih berharga dan mahal harganya. Karena setelah kita berhasil menerapkan pola hidup sehat ketika puasa, maka sangat disayangkan jika semua usaha kita dihancurkan sekejap mata akibat terjerumus pada rayuan makanan di hari raya yang itu dilakukan secara berlebihan. Tidak salah kita menikmati lezatnya sajian di hari raya namun harus tetap memperhatikan porsi serta nutrisinya.

Referensi :

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 4 / 5. Banyaknya vote: 4

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Baca juga:
Siti Rahmawati
Artikel Berhubungan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *