Lompat ke konten

Tak Ada Kata Lelah Jika Dilakukan dengan Rasa Syukur

Print Friendly, PDF & Email

Ditulis oleh Masyitatus Darissalamah – Institut Teknologi Sepuluh Nopember
blank

Tepat pada tanggal 9 Maret 2017, mendapatkan sebuah informasi yang luar biasa walaupun awalanya tidak percaya bahwa PKM saya didanai oleh Kemenristekdikti. Rasa syukur yang tiada hentinya, perjuangan tim PKM kami sangat luar biasa mulai mengikuti seleksi tingkat kampus sampai pendanaan. Ketika proses penjurian tingkat Universitas, terjadi hujan deras yang luar biasa. Saya ingin datang ke tempat tersebut namun saat itu saya masih mengikuti tutorial dan Husen yang menjadi ketua dari tim kami belum bisa datang karena dia masih diluar kota.

Awalnya tim kami hanya bertiga ( Husen, Sita, Aldi) kemudian saya bingung mencari teman lagi kurang dua orang, akhirnya saya mencoba mengajak anak teknik Geofisika namun beliau tidak mau, saya mengajak Arum karena dia adalah salah satu tim lomba yang pernah saya ikuti yaitu lomba dari PERTAMINA saat itu saya mendapatkan info dari grup Etos Surabaya, tim saya tidak Lolos, namun tim kami tetap optimis tetapi Allah telah memberikan rencana lain untuk tim kami, namun Arum menolaknya, dan saya mencoba mencari lagi, kebetulan saya bertemu dengan Bima kemudian saya mengajaknya, Alhamdulillah dia mau ikut bergabung dengan tim PKMP kami.

Saya menerima pesan line dari Husen bahwasanya belum ada tandatangan pembimbing PKM tersebut, dan kabar selanjutnya husen belum bisa datang kemudian saya lempar ke Aldi, dia juga belum bisa datang. Dengan tekad saya berhenti mengikuti tutor dan saya langsung pergi ke UPMB. Di pertengahan perjalan saya jatuh dari sepeda motor saat itu hujan deras yang luar biasa, dibalik hujan dan usaha saya ternyata allah memberikan suatu kebanggaan yang luar biasa, rasa syukur yang tiada hentinya.

Dijalan saya teringat Hadist yaitu Manjadda Wajaddah, semua pakaian saya basah dan buku2 saya juga basah. Ketika sampai di UPMB disitu ada Husen dan alhamdulillah si husen sudah mengambil no antrian untuk mendaftar. Waktu itu no antrian pendaftaran tim kita adalah 86 yang mendaftar lebih dari 250 peserta. Dengan menunggu panggilan dari juri tim kita makan pentol karena kelaparan dari pagi sampai siang belum makan, setelah dipanggil oleh salah satu juri perempuan, formatnya salah harus diperbaiki kembali. Cuma itu sih kesalahan tim kami Saya mengikuti PKM sudah 2 kali namun tidak pernah lolos, kadang saya berkhayal ya Allah kenapa PKM hamba tidak diterima, setiap saya mengikuti suatu perlombaan tidak pernah menang ataupun lolos.

Alhamdulillah PKM yang terakhir ini saya masuk babak penyisihan. Judul PKMPnya adalah “ANALISIS RESERVOAR DENGAN METODE RESISTIVITY VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING (VES) UNTUK MENGETAHUI POTENSI AIR BAWAH TANAH DESA KARANG ANYAR KEC. KARANGGENEG KAB. LAMONGAN.

blank

Peta Lokasi di Lamongan

Lokasi tersebut terletak di daerah Lamongan desa Karang anyar kecamatan karanggeneng. Saya simpulkan semua perjuangan tak akan sia-sia jika dilakukan dengan bersungguh-sungguh, usaha dan niat dan didalam hadistpun sudah dijelaskan, barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapat. Bertawaqallah dan percayalah pada Allah, tidak ada yang tidak mungkin didunia ini. Kami memilih judul itu karena kami bersal dari bidang minat Geofisika, perjuangan kami masih belum selesai ini adalah langkah awal menuju perubahan. Mohon doanya kepada semua semoga tim PKM kami juara dan menjalaninya dengan istiqomah serta rasa syukur yang luar biasa.

 

Setelah selesai membaca, yuk berikan artikel ini penilaian!

Klik berdasarkan jumlah bintang untuk menilai!

Rata-rata nilai 0 / 5. Banyaknya vote: 0

Belum ada yang menilai! Yuk jadi yang pertama kali menilai!

Warung Sains Teknologi
Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *