https://warstek.com/online-arkadalk-sohbet-eden-kimse-grmek/

Berbicara mengenai sejarah, Pasti tidak bisa lepas dari ruang tempat manusia beraktivitas atau locus. Faktor geografis merupakan aspek penting dari sebuah peristiwa sejarah karena tempat lahirnya berbagai peradaban besar sangat ditentukan oleh faktor geografis yang menyebabkan motif manusia untuk melakukan langkah-langkah perubahan sekaligus mengukir sejarah peradabannya. Begitu juga dengan keadaan sosial dan lingkungan alam Banjarmasin abad ke-15 sedikit banyaknya mempengaruhi motif dan gerak sejarah yang menjadi bagian penting dalam memahami Islamisasi Banjarmasin, setidak-tidaknya keterkaitan antara kekayaan alam Banjarmasin dengan motif kedatangan para pedagang Muslim. Daya dukung sumber daya alam memiliki daya tarik pasar, yang sejak zaman kuno membawa pengaruh besar dalam perubahan masyarakat. >>> 

Baca Selengkapnya

Orang Tua Harus Paham, Pembelajaran Calistung (Baca, Tulis dan Hitung) Bisa Berdampak Buruk Bagi Perkembangan Otak Anak

The Golden Age, Adalah suatu masa yang amat penting bukan hanya untuk para orang tua ataupun keluarga, serta individu itu sendiri, tapi lebih dari itu adalah untuk kemajuan bangsa dan negara. Karenanya, melalui mereka akan lahir generasi-genersi emas, para intelektual, serta para pemimpin yang kelak nasib bangsa dan negara kita berada di tangan mereka. Jadi amat penting untuk menjaga masa-masa emas mereka, tentunya dengan melalui pendididikan. >>> 

Baca Selengkapnya

Benarkah Indera Manusia Ada 5? Nampaknya Bisa Lebih

Sejak sekolah dan mungkin sampai saat ini, kita meyakini bahwa indera yang dimiliki manusia ada lima atau biasa disebut dengan panca indera. Panca indera tersebut meliput indera penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba. Tetapi, tahukah kita siapa yang meneorikan panca indera pertama kali? Teori panca indera dikemukakan pertama kali oleh Aristoteles dengan tulisannya berjudul On Sense and the Sensible pada tahun 350 SM[1]>>> 

Baca Selengkapnya

Perubahan Iklim: Saintis Harus Mulai Memahami Politik

“Dalam peradaban manusia, ilmu yang paling pertama maju adalah fisika karena kebutuhan manusia saat itu adalah melawan gangguan dan batasan oleh alam, tapi sekarang kita sadar bahwa yang mengganggu dan membatasi kita adalah manusia itu sendiri.”

Hal ini diungkapkan oleh Roby Muhamad, seorang doktor sosiologi dari Universitas Indonesia dengan latar belakang fisika teori, yang mulai menggunakan pendekatan interdisipliner sejak kuliah doktor di New York. Beliau berpendapat bahwa segala masalah yang kita hadapi seperti krisis air, kemiskinan, kerusakan lingkungan, hingga pemanasan global perlu menggunakan pendekatan interdisipliner dan teori kompleksitas yang mana mengombinasikan penggunaan ilmu sains dan sosial dalam menyelesaikan permasalahan.[1] >>> 

Baca Selengkapnya