Kompetisi #2

387.500 Ton Feses Ternak!!! Sebuah Masalah Ataukah Anugerah? Upaya Swasembada Energi, Pangan dan Penyehatan Lingkungan Melalui Peran Pemuda Desa Wonoagung

Ditulis Oleh Muhammad Ainurrohman Usaha peternakan sapi di Indonesia sampai saat ini masih mementingkan produktivitas ternak dan belum mempertimbangkan aspek lingkungan atau dampak peternakan terhadap lingkungan. Jumlah stok sapi nasional berjumlah sekitar 13 juta hingga 14 juta ekor, Provinsi Jawa Timur sendiri merupakan salah satu Provinsi penghasil daging nasional, dimana produksi sapi potong pada tahun 2016 diperkirakan mencapai 97.728.512 ekor atau naik 7.564.794 ekor dari tahun sebelumnya (disnak jatim, 2018).… Selengkapnya »387.500 Ton Feses Ternak!!! Sebuah Masalah Ataukah Anugerah? Upaya Swasembada Energi, Pangan dan Penyehatan Lingkungan Melalui Peran Pemuda Desa Wonoagung

blank

Mengenal Lebih Dekat Mikoriza: suatu Simfoni Ekologi Tanah

Ditulis Oleh Ade Brian Mustafa Nama mikoriza adalah nama serapan dari istilah bahasa inggris “mycorrhizae”. Istilah ini berasal dari bahasa yunani kuno, yaitu berasal dari kata “mykes” yang berarti jamur dan kata “rhiza” yang berarti akar. Mikoriza adalah merupakan asosiasi simbiosis mutualistik antara jamur dengan sistem perakaran tanaman. Mikoriza pertama kali dikemukakan pada tanggal 17 April 1855 oleh seorang botaniawan berkebangsaan Jerman bernama Frank. Para ilmuwan sepakat bahwa tanggal 17… Selengkapnya »Mengenal Lebih Dekat Mikoriza: suatu Simfoni Ekologi Tanah

blank

Sinar Gama Untuk Mikroba Tanah: Bioteknologi Pertanian 4.0

Ditulis Oleh Ade Brian Mustafa Permintaan produk pertanian dan perkebunan yang bebas akan bahan kimia saat ini semakin meningkat. Hal ini memacu minat masyarakat, khususnya petani untuk mengurangi penggunaan bahan kimia, seperti pupuk anorganik dan pestisida. Penggunaan pupuk organik terutama yang mengandung mikroba menjadi alternatif cara mengurangi penggunaan bahan kimia. Mikroba dalam tanah memiliki banyak peran penting terutama dalam degradasi unsur organik untuk kehidupan, misalnya seperti daur fosfor. Selain fosfat… Selengkapnya »Sinar Gama Untuk Mikroba Tanah: Bioteknologi Pertanian 4.0

blank

Agen Hayati Penyelamat Lingkungan Sejati: Pendekatan Biologi untuk Mengatasi Pencemaran Minyak Bumi

Ditulis Oleh Ade Brian Mustafa Semua operasi industri berbasis perminyakan, mulai dari eksplorasi dan produksi minyak bumi, transportasi hasil eksplorasi, refining/ penyulingan dan manajemen lainnya yang terkait adalah sumber utama polusi air, tanah, dan udara. Tumpahan minyak yang terjadi dapat menimbulkan masalah yang serius terhadap lingkungan. Apabila terjadi kasus tumpahan minyak, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Metode konvensional meliputi adsoprsi tumpahan minyak dari badan air, penggalian (excavation) dan perlakuan… Selengkapnya »Agen Hayati Penyelamat Lingkungan Sejati: Pendekatan Biologi untuk Mengatasi Pencemaran Minyak Bumi

blank

Bioremediasi Tembaga (Cu) Pada Lahan Basah Buatan Aliran Bawah Permukaan (Subsurface Flow Wet Land)

Ditulis Oleh Ade Brian Mustafa Tembaga (Cu) adalah salah satu contoh logam berat yang digunakan pada berbagai kegiatan industri, seperti pelapisan logam, cat plastik, baterai, pestisida.Kontribusi limbahnya yang masuk ke perairan semakin meningkat dan sangat membahayakan ekosistem perairan dan juga manusia. Salah satu contoh tercemarnya logam berat termasuk Cu adalah Teluk Jakarta. Beberapa hasil penelitian seperti Ningtyas (2002), Fitirani(2003), Destratryanti (2009) menunjukkan hasil monitoring tingkat dan laju akumulasi konsentrasi logam… Selengkapnya »Bioremediasi Tembaga (Cu) Pada Lahan Basah Buatan Aliran Bawah Permukaan (Subsurface Flow Wet Land)